<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257</id><updated>2012-02-11T10:01:07.966+02:00</updated><category term='Syar&apos;ie'/><category term='Seri Biografi Ulama)'/><category term='Kesehatan'/><category term='Komputer'/><category term='Download'/><category term='Opini'/><category term='puisi'/><category term='Wise Word'/><category term='Resonansi'/><category term='Lucu'/><category term='Tasawuf'/><category term='My Feeling'/><category term='Cerpen'/><category term='Berita'/><category term='budaya'/><category term='Sastra'/><title type='text'>Menatap Awan Menggapai Langit</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>83</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-455412788831979937</id><published>2012-02-03T18:12:00.000+02:00</published><updated>2012-02-03T18:12:21.134+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seri Biografi Ulama)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resonansi'/><title type='text'>TEORI MA’RIFAT DZUNNUN AL-MISRI</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jTA3IvMqM4Q/TywHCM61rJI/AAAAAAAAANk/vj4imqk3Lmo/s1600/maqam_zunnun_al-misri.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-jTA3IvMqM4Q/TywHCM61rJI/AAAAAAAAANk/vj4imqk3Lmo/s1600/maqam_zunnun_al-misri.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Maqam Dzun Nun Al-Mishri&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&amp;nbsp;Al-Misri adalah pelopor paharn ma ‘rifat, Penilaian ini sangatlah tepat karena berdasarkan riwayat Al-Qathfi dan Al-Mas’udi—yang kemudian dianalisis Nicholson—dan Abd Al-Qadir dalam falsafah Al-sufiah fi Al-Islam; Al-Misri berhasil mernperkenaikan corak baru tentang ma’rifat dalam bidang sufisme Islam. Pertama, ía membedakan antara ma‘rifat sufiah dengan ma‘rifat aqliyah. Ma’rifat yang pertama menggunakan pendekatan qalb yang biasa digunakan para sufi, sedangkan ma’rifat yang kedua menggunakan pendekatan akal yang biasa digunakan para teolog.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, menurut Al-Misri, ma‘rifat sebenarnya adalah musyahadah qalbiyah (penyaksian hati), sebab ma‘riat merupakan fitrah dalam hati manusia sejak azali. Ketiga, teori-teori ma’rifat Al-Misri menyerupai gnosisme ala Neo-Platonik. Teori-teorinya itu kemudian dianggap sebagai jembatan menuju teori-teori wahdat asy-syuhud dan ittihad. Ia pun dipandang sebagai orang yang pertama kali memasukkan unsur falsafah dalam tasawuf.[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan-pandangan Al-Mishri tentang ma’rifat pada mulanya sulit diterima kalangan teolog sehingga ía dianggap sebagai seorang zindiq dan ditangkap khalifah, tetapi akhirnya dibebas Berikut ini beberapa pandangannya tentang hakikat ma’rifat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sesungguhnya ma’rifat yang hakiki bukanlah ilmu tentang keesaan Tuhan, sebagaimana yang dipercayai orang-orang mukmin, bukan pula ilinu—ilinu hurliwi dan nazliar milik para hakim, mutakalimin, dan ahii balaghah, tetapi ma’rifat terhadap keesaan Tuhan yang khusus dimiliki para wall Allah. Hal iiui karena mereka adalah orang yang nienyaksikan Al lab dengan hatinya, sehingga terbukaia baginya apa yang tidak dibukakan untuk hamba-hamba-Nya yang lain.[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ma’rifat yang sebcnarnya adalah bahwa Allah menyinari hatimu dengan cahaya ma’rifat yang rnurni seperti matahari tak dapat dilihat kecuali dengan cahayanya. Salah seorang hamba mendekat kepada Allah sehingga ía merasa hilang dirinya, lebur dalarn kekuasaan-nya, mereka merasa hamba, mereka bicara dengan ilmu yang telah diletakkan Allah pada lidah mereka, mereka melihat dengan penglihatan Allah, mereka berbuat dengan perbuatan Allah.[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua pandangan AI-Mishri di atas menjelaskan bahwa ma’rifat kepada Allah tidak dapat ditempuh melalui pendekatan akal dan pernbuktian-pembuktian, tetapi dengan jalan ma’rifat batin, yakni Tuhan menyinari hati manusia dan menjaganya dari kecemasan, sehingga semua yang ada di dunia ini tidak mempunyal arti lagi. Melalui pendekatan ini sifat-sifat rendah manusia perlahan-lahan terangkat ke atas dan selanjutnya menyandang sifat-sifat luhur seperti yang dimiliki Tuhan, sampai akhirnya Ia sepenuhnya hidup di dalam Nya dan lewat diri-Nya. Al-Misri membagi pengetahuan tentang Tuhan menjadi tiga macam yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pengetahuan untuk seluruh muslim,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pengetahuan khusus untuk para filosofdan ularna,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pengetahuan khusus untuk para wall Allah.[7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Harun Nasution, pengetahuan jenis pertama dan kedua belum dimasukkan dalam kategori pengetahuan hakiki tentang Tuhan. Keduanya belum disebut dengan ma’rifat tetapi disebut dengan ilmu, sedangkan pengetahuan jenis ketiga harus disebut dengan ma’rifat Dan ketiga macam pengetahuan tentang Tuhan di atas, jelaslah bahwa pengetahuan tingkat auliya—lah yang paling tinggi tingkatan nya, karena mereka mencapal tingkatan musyahadah, sebaiknya para ulama dan filosofi tidak dapat mencapai maqam ini, sebab mereka masih menggunakan akal untuk mengetahui Tuhan, sedangkan akal mempunyai keterbatasan dan kelemahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan rohani Al-Misri mempunyai sistematika sendiri tentang jalan menuju tingkat ma’rifat? Dari teks-teks ajarannya, Abdul Hamid Mahmud mencoba menggambarkan sistematika Al-Misri sebagal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Ketika ditanya tentang siapa sebenarnya orang bodoh itu, Al-Misri menjawab, ‘Orang yang tidak mengenal jalan menuju Allah dan tidak ada usaha untuk mengenal-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Al-Misri mengatakan bahwa jalan itu ada dua macam, yaitu Thariq Al-inabah. adalah jalan yang harus dimulai dengan cara yang ikhlas dan benar, dan thariq ihtiba’, adalah jalan yang tidak mensyaratkan apa-apa pada seseorang karena merupakan urusan Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Di sisi lain Al-Misri menyatakan bahwa manusia itu ada dua macam, yaitu Darij dan wasil. Darij adalah orang yang berjalan menuju jalàn iman, sedangkan wasil adalah orang yang berjalan (melayang) di atas kekuatan ma’rifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunut pengalamannya, sebelum sampai pada maqam Al ma‘rjfat, Al-Misri melihat Tuhan melalui tanda-tanda kebesaran-Nya yang terdapat di alam semesta. Adapun tanda-tanda seorang arif, menurut Al-Misri, adalah sebagai benikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Cahaya ma’rifat tidak memadamkan cahaya kewara’annya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Ia tidak berkeyakinan bahwa ilmu batin merusak hukum lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Banyaknya nikrnat Tuhan tidak mcndorongnya menghancurkan tirai-tirai larangan Tuhan.[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paparan Al-Mishri di atas menunjukkan bahwa seorang arif yang sempurna selalu melaksanakan perintah Allah, terikat hanya kepada-Nya, senantiasa bersama-Nya dalarn kondisi apapun, dan semakin dekat serta menyatu kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan Dzu An-Nun AI-Mishri Tentang Maqamat Dan Ahwal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan Al-Misliri tantang maqarnat, dikemukakan pada beberapa hal saja, yaitu At-taubah, Ash-shabr, Ai-iawakal, dan .ar-rida. Dalam Dairat Al-Ma’rifat Al-Islwniyat terdapat keterangan yang berasal dan Al-Mishri bahwa simbol-simbol zuhud adalah sedikit cita-cita, mencintai kefakiran, dan memiliki rasa cukup yang disertai dengan kesabaran. Kendatipun demikian, dapat dikatakan bahwajumlah maqam yang disebut Al-Misri lebih sedikit dibandingkan dengan penulis sesudahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al-Mishri, ada dua macam tobat, yaitu tobat awam dan tobat khawas. Orang awam bertobat kar kelalaian (dan mengingat Tuhan). Dalam ungkapan lain, ia mengatakan bahwa sesuatu yang dianggap sebagai kebaikan oleh Al-abrar justru dianggap sebagai dosa oleh Al-rn uqarrabin. Pandangan mi mirip dengan pernyataan Al-Junaidi yang mengatakan bahwa tobat adalah engkau melupakan dosamu. Pada tahap mi orang-orang yang mendambakan hakikat tidak lagi mengingat dosa mereka karena terkalahkan oleh perhatian yang tertuju pada kebesaran Tuhan dan zikir yang berkesinambungan. Lebih lanjut Al-Mishri membagi tobat menjadi tiga tingkatan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang yang bertobat dan dosa dan keburukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang bertobat dan kelalaian dan kea!faan mengingat Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang yang bertobat karena memandang kebaikan dan ketaatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian tobat atas tiga tingkatan tidak dapat dikatakan bertentangan dengan apa yang telah disebut di atas. Pada pembagian Al-Misni membagi lagi orang khawas menjadi dua bagian sehingga jenis tobat dibedakan alas tiga macam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Cinta dan ma'rifat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Dzunnun ditanya seseorang : "Dengan apa Tuan mengetahui Tuhan?". "Aku mengetahui Tuhanku dengan Tuhanku ",jawab Dzunnun. "kalau tidak ada Tuhanku maka aku tidak akan tahu Tuhanku". Lebih jauh tentang ma'rifat ia memaparkan : "Orang yang paling tahu akan Allah adalah yang paling bingung tentang-Nya". "Ma'rifat bisa didapat dengan tiga cara: dengan melihat pada sesuatu bagaimana Dia mengaturnya, dengan melihat keputusan-keputusan-Nya, bagaimana Allah telah memastikannya. Dengan merenungkan makhluq, bagaimana Allah menjadikannya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang cinta ia berkata : "Katakan pada orang yang memperlihatkan kecintaannya pada Allah, katakan supaya ia berhati-hati, jangan sampai merendah pada selain Allah!. Salah satu tanda orang yang cinta pada Allah adalah dia tidak punya kebutuhan pada selain Allah". "Salah satu tanda orang yang cinta pada Allah adalah mengikuti kekasih Allah Nabi Muhammad SAW dalam akhlak, perbuatan, perintah dan sunnah-sunnahnya". "Pangkal dari jalan (Islam) ini ada pada empat perkara: â€œcinta pada Yang Agung, benci kepada yang Fana, mengikuti pada Alquran yang diturunkan, dan takut akan tergelincir (dalam kesesatan)".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. Konsep Ma’rifah Dzun-Nun Al-Mishri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memaparkan sekelumit makna dari nama Dzun-Nun Al-Mishri, maka dibawah ini penulis akan menyampaikan sedikit tentang konsep ma’rifah Dzun-Nun Al-Mishri. Konsep ma’rifah Dzun-Nun tidak bisa lepas dengan makna yang ia dapati dari namanya itu karena namanya itu menunjukkan sebuah kepemilikan dan penguasaan terhadap makna dari huruf tersebut. Sebagaimana kita ketahui bahwa huruf Nun yang menjadi sentral kehidupan di dunia ini, maka untuk mencapai sentral tersebut manusia juga harus memakai sentral dari diri manusia untuk bertemu dengan sentral kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentral yang disebut diatas adalah Qalbu, dimana qalbu ini adalah sentral dari manusia dan untuk bertemu dengan sentral yang hakiki maka manusia harus mengoptimalkan sentralnya supaya sampai kepada sentral yang hakiki. Mengapa Qalbu atau hati disebut sebagai sebuah sentral, karena pada qalbu ini berkumpul seluruh kelakuan dan tindakan manusia. Maka menurut Dzun-Nun yang biasa dilakukan oleh hati tersebut adalah : emosi, dekat, shahabat, cinta, mengenal, penyingkapan, menyaksikan, al-ittihad, al-hulul, wahdatul wujud, dan wujudiyah. Ada sebuah perbedaan pengertian yang dimaksud oleh Dzun-Nun dengan penyingkapan, perbedaan ini dibagi kepada tiga bagian, yaitu : al-Mukasyafah, inkisyaf, dan al-kasy-syaf. Yang dimaksud dengan al-Mukasyafah adalah saling keterbukaan dimana seorang hamba yang meminta dan Allah yang memberi; inkisyaf, adalah penyingkapan atau keterbukaan Allah sebagai karunia kepada hambanya dan seorang hamba hanya menerima saja, tidak dengan meminta. Dimana pada bagian ini keterbukaan hanya diartikan sebagai karunia Allah dan manusia tidak meminta untuk keterbukaan tersebut; al-kasysyaf, pada hal ini tidak menggambarkan proses tentang bagaimana keterbukaannya akan tetapi adanya sebuah pengalaman keterbukaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penjelasan diatas disebutkan bahwasanya sentral kehidupan hanya bisa dirasakan oleh sentral manusia, yaitu dimana hati manusia bisa merasakan keterbukaan dengan Allah hanya dengan penglihatan hati yang menjadi sentral kehidupan manusia. Menurut Dzun-Nun hati juga tidak serta merta bisa melihat Allah karena hati yang paling dalamlah yang bisa sampai melihat kepada Allah SWT. Sebelum kita langsung kepada hati yang dalam, maka akan disebutkan beberapa lapisan hati yang harus dilalui seseorang sebelum bisa ma’rifah kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lapisan-lapisan tersebut adalah : as-Suduur, al-Quluub, adh-Dhamaair, al-Fuwaaid, as-sir, sir al-asraar, dan Basyirah. Yang dimaksud dengan as-suduur hati yang paling luar, pada fase ini hati mengalami penyempitan dan perluasan, dia tidak bisa konsisten dalam pendiriannya masih tergoncang dan belum istiqamah. Setelah lulus atau berhasil dalam tahapan ini, maka akan masuk lebih dalam lagi kepada tahapah yang kedua, yaitu al-Quluub. Setelah masuk kepada tahapan ini, maka hati seseorang tersebut akan kokoh dan lebih istiqamah dalam pendiriannya. Selain itu orang yang sudah sampai pada tahap ini maka dia akan merasakan ketenangan dalam hatinya. Kemudian setelah lapisan kedua ini berhasil dan tetap konsisten dengan keduanya, yaitu tahap pertama dan kedua. Maka tahap selanjutnya adalah adh-Dhomaair, yaitu dimana bagian ini juga disebut sebagai bagian terdalam pada tahapan qalbu. Dia menyimpan dan menempatkan cahaya qalbu, kalau dia sudah sampai pada tahap ini, maka dia akan memiliki kepekaan atau biasa disebut dengan indera keenam. Setelah tahap ini maka selanjutnya adalah al-Fuwaaid, pada tahapan ini orang sudah separuh perjalanan untuk menggapai puncak ma’rifah. Jika seseorang sudah sampai tingkatan ini maka orang tersebut tidak akan bisa dibohongi atas apa yang dia lihat atau rasakan. Kemudian tahap selanjutnya as-Sir dan Sir al-Asraar, tahapan ini adalah tahapan yang hampir mendekati kesempurnaan dan mencapai ma’rifah. Tahapan ini adalah proses untuk mempersiapkan diri kepada tahapan akhir, Maka tahapan terakhir, yaitu ketika setiap tahapan tetap terjaga dan saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya, maka sampailah pada tahapan Basyirah, yaitu tahapan akhir yang bisa menyampaikan manusia untuk bisa melihat dan merasakan Allah SWT. Dan hal ini disebut dengan ma’rifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dzun-Nun ma’rifah itu bisa diklasifikasikan kepada tiga bagian, yaitu : pertama, ma’rifah tauhid sebagai ma’rifahnya orang awam. Kedua, al-burhan wa al-istidlal yang merupakan ma’rifahnya Mutakallimin dan para Filosof, yaitu pengetahuan tentang Tuhan melalui pemikiran dan pembuktian akal. dan ketiga, ma’rifah para wali, yaitu pengetahuan dan pengenalan tentang Tuhan melalui sifat dan ke-Esaan Tuhan. Dengan demikian, apabila dilihat dari sisi epistimologi, ada tiga metoda ma’rifah yang berbeda, yakni metoda transmisi, metoda akal budi, dan metoda ketersingkapan langsung. Ma’rifah awam lebih bersifat penerimaan dan kepatuhan semata tanpa dibarengi argumentasi, sedangkan ma’rifah Mutakallimin dan filosof adalah pemahaman yang sifatnya rasional melalui berfikir spekulatif. Lain halnya dengan ma’rifah para sufi atau aulia, adalah penangkapan dan penghayatan langsung terhadap obyek sehingga ia merasakan dan melihat obyek itu. Dan disini Dzun-Nun menegaskan bahwasanya ma’rifah itu sepenuhnya adalah karunia dan pemberian Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kesimpulan menurut Dzun-Nun bahwasanya kalau kita ingin sampai pada tingkat ma’rifah, maka kita harus melaluinya setahap demi setahap dan dilakukan dengan kesungguhan dan keseriusan. Dan dia juga mengatakan bahwasanya adanya perbedaan ma’rifah kepada Allah yang disebabkan oleh kemampuan dan kesadaran dia sebagai makhluk. Ma’rifah juga sepenuhnya diberikan oleh Allah SWT atas karunianya dan kasih sayangnya. Maka seorang hamba tidak akan sampai pada tingkat ma’rifah tanpa usaha dan anugrah serta karunia Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa pandangannya tentang hakikat ma’rifat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sesungguhnya ma’rifat yang hakiki bukanlah ilmu tentang keesaan Tuhan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ma’rifat yang sebcnarnya adalah bahwa Allah menyinari hatimu dengan cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Misri membagi pengetahuan tentang Tuhan menjadi tiga macam yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pengetahuan untuk seluruh muslim,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pengetahuan khusus untuk para filosofdan ularna,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pengetahuan khusus untuk para wall Allah.[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Hamid Mahmud mencoba menggambarkan sistematika Al-Misri sebagal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Ketika ditanya tentang siapa sebenarnya orang bodoh itu, Al-Misri menjawab, ‘Orang yang tidak mengenal jalan menuju Allah dan tidak ada usaha untuk mengenal-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Al-Misri mengatakan bahwa jalan itu ada dua macam, yaitu Thariq Al-inabah. adalah jalan yang harus dimulai dengan cara yang ikhlas dan benar, dan thariq ihtiba’, adalah jalan yang tidak mensyaratkan apa-apa pada seseorang karena merupakan urusan Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Di sisi lain Al-Misri menyatakan bahwa manusia itu ada dua macam, yaitu Darij dan wasil. Darij adalah orang yang berjalan menuju jalàn iman, sedangkan wasil adalah orang yang berjalan (melayang) di atas kekuatan ma’rifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah yang dapat kami susun mengenai perjalanan sang sufi Dzunnun al-Misri yang telah menyumbangkan dan pencetus “Teori Ma’rifat” dalam Ilmu Tasawuf.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-455412788831979937?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/455412788831979937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=455412788831979937' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/455412788831979937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/455412788831979937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2012/02/teori-marifat-dzunnun-al-misri.html' title='TEORI MA’RIFAT DZUNNUN AL-MISRI'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-jTA3IvMqM4Q/TywHCM61rJI/AAAAAAAAANk/vj4imqk3Lmo/s72-c/maqam_zunnun_al-misri.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-6216375552725114137</id><published>2012-01-24T11:26:00.000+02:00</published><updated>2012-01-24T11:26:57.961+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lucu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>Simbol Comment “Chat” di Facebook</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;BAGI YANG BELUM KETEMU YANG DICARI SILAHKAN LIHAT DI KOMENTAR(BAWAH) :) BANYAK SIMBOL-SIMBOL TAMBAHAN DI SANA&lt;br /&gt;Nih ada yang nanya2 dan nyari2 juga ke situs ini tentang simbol  comment di facebook. Berikut saya listkan kode smilies dari Facebook.  Semoga bermanfaat:&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="5" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;th bgcolor="#CCCCCC"&gt;Name&lt;/th&gt; &lt;th bgcolor="#CCCCCC"&gt;Code&lt;/th&gt; &lt;th bgcolor="#CCCCCC"&gt;Preview&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Smile / Happy / Senyum&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:) or :-)&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Smile" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/03.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Big Smile / Really Happy / Nyengir&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:D or :-D&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Big Smile" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/04.jpg" /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Wink / Ngedip&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;;) or ;-)&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Wink" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/05.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Happy Eyes / Senang&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;^_^&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Happy Eyes" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/13.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Laughing eyes / Ketawa mata ilang&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;&amp;gt;:o&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Laughing eyes" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/15.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Cat Smile / Ketawa kayak kucing&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:3&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Cat Smile" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/23.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Grumpy / Angry / Marah&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;&amp;gt;:-(&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Grumpy" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/18.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Sad / Sedih&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:( or :-(&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Sad" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/20.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Cry / Menangis&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:’(&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Crying" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/20.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Shocked / Kaget&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:o or :-o&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Shocked" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/08.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Glasses / Kacamata&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;8) or 8-)&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Kacamata" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/01.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Cool / Gaya&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;8-|&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Cool" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/17.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Rude / Pout / Mencibir&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:p or :-p&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Pout" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/21.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Woot&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;O.o&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Woot" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/14.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Dork&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;-_-&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Dork" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/02.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Duhh&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:/ or :\&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Duhh" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/09.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Devil / Setan&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;3:)&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Devil" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/11.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Angel / Malaikat / Soul / Jiwa&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;O:)&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Angel" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/12.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Kiss / Cium&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:-* or :*&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Kiss" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/10.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Love&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;&amp;lt;3&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Love" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/06.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Pacman&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:v&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Pacman" src="http://www.djod.co.uk/wp-content/uploads/2008/04/22.jpg" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor="#CCCCCC"&gt;&lt;strong&gt;Featured Icons&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor="#CCCCCC"&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt; &lt;td bgcolor="#CCCCCC"&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Robot&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:|]&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Robot" src="http://static.ak.fbcdn.net/images/emote/robot.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Shark / Hiu&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;(^^^)&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Shark" src="http://static.ak.fbcdn.net/images/emote/shark.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Penguin / Pinguin&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;&amp;lt;(")&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Penguin" src="http://static.ak.fbcdn.net/images/emote/penguin.gif" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;Putnam / Weird Guy / Orang Aneh&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;:putnam:&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;img alt="Putnam" src="http://static.ak.fbcdn.net/images/emote/putnam.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-6216375552725114137?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/6216375552725114137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=6216375552725114137' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6216375552725114137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6216375552725114137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2012/01/simbol-comment-chat-di-facebook.html' title='Simbol Comment “Chat” di Facebook'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-4662770238212394490</id><published>2012-01-10T15:46:00.000+02:00</published><updated>2012-01-10T15:46:03.959+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Feeling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resonansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>6 Kekuatan Manusia</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wFA3yfg0zdE/TwxA-eAODjI/AAAAAAAAANM/LyLYGjds7VU/s1600/10-Kekuatan-Manusia.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="195" src="http://4.bp.blogspot.com/-wFA3yfg0zdE/TwxA-eAODjI/AAAAAAAAANM/LyLYGjds7VU/s320/10-Kekuatan-Manusia.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;1 Kekuatan Impian (The Power of Dreams)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai. Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu (termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti: kekuatan/strengths dan kelemahan/weakness dalam diri, peluang di sekitar kita, dan sebagainya) dengan lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya. Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan. Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan (ingredient) yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik. Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita. Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi. Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya. Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini. Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita.   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-4662770238212394490?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/4662770238212394490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=4662770238212394490' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4662770238212394490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4662770238212394490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2012/01/6-kekuatan-manusia.html' title='6 Kekuatan Manusia'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-wFA3yfg0zdE/TwxA-eAODjI/AAAAAAAAANM/LyLYGjds7VU/s72-c/10-Kekuatan-Manusia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-535520829967445415</id><published>2011-11-23T22:30:00.002+02:00</published><updated>2011-11-23T22:36:53.619+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>Cara Mudah Unlock Modem 3G ZTE-MF180</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-07mYT0BRVmc/Ts1Xc2GZHhI/AAAAAAAAANE/atF3rIUzoIw/s1600/3132011040342fe7d51.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="252" src="http://1.bp.blogspot.com/-07mYT0BRVmc/Ts1Xc2GZHhI/AAAAAAAAANE/atF3rIUzoIw/s320/3132011040342fe7d51.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Berikut langkah2 meng-unlock modem 3G ZTE-MF180:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Download program DC – Unlocker dari salah satu link di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/17499778/unlockmodemdccrap.zip.html" target="_blank"&gt;Download disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Hubungkan Modem 3G ZTE MF180 ke PC, namun sebelumnya ganti kartu GSM  etisalat-nya dengan kartu GSM apa aja selain dari operator etisalat,  misalkan telkomsel atau XL atau Tri (&lt;b&gt;INI PENTING&lt;/b&gt;!).&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ketika muncul program dashboard modem berlogo Etisalat (yg meminta memasukkan nomer password), langsung ditutup saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ekstrak file unlock modem dccrap.zip yang sudah didownload tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Masuk ke dalam folder “unlock modem dccrap”, kemudian jalankan program dccrap.exe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ganti opsi Select Manufacturer nya menjadi ZTE dan ganti juga opsi Select Modelnya menjadi _Auto detect&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik pada icon kaca pembesar dibawah, hingga kolom di bawah muncul tulisan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DC – Unlocker 2 Client 1.00.0460&lt;br /&gt;Detecting card :&lt;br /&gt;selection :&lt;br /&gt;manufacturer – ZTE datacards&lt;br /&gt;model – Auto detect&lt;br /&gt;Found modem : MF180&lt;br /&gt;Model : ZTE MF180&lt;br /&gt;IMEI : …………..&lt;br /&gt;Firmware : …………..&lt;br /&gt;SIM Lock status : locked&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Terakhir, klik pada tombol Unlock (disebelah kanan atas), hingga muncul tulisan:&lt;br /&gt;Unlocking, please wait …&lt;br /&gt;Card successfully unlocked !&lt;br /&gt;Credits left : 1308100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, proses unlock modem sudah selesai. gampang bukan?! Cabut modem 3G ZTE MF180 dari PC, kemudian restart komputernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ZTE, modem HUawei juga bisa di unlock. tersedia berbagai macam type modem ZTE &amp;amp; Huawei&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bermanfaat!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-535520829967445415?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/535520829967445415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=535520829967445415' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/535520829967445415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/535520829967445415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/11/cara-mudah-unlock-modem-3g-zte-mf180.html' title='Cara Mudah Unlock Modem 3G ZTE-MF180'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-07mYT0BRVmc/Ts1Xc2GZHhI/AAAAAAAAANE/atF3rIUzoIw/s72-c/3132011040342fe7d51.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-2216492940532207084</id><published>2011-11-20T15:09:00.000+02:00</published><updated>2011-11-20T15:09:20.625+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seri Biografi Ulama)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Biografi Syeikh Ahmad Khatib Sambas</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-UZQCAe5N9GU/Tsj7WkAYUNI/AAAAAAAAAM8/LeHCQk1fBiY/s1600/syech-ahmad-khatib-sambas.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-UZQCAe5N9GU/Tsj7WkAYUNI/AAAAAAAAAM8/LeHCQk1fBiY/s400/syech-ahmad-khatib-sambas.jpg" width="290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Syeikh Ahmad Khatib Sambas adalah seorang ulama yang mendirikan  perkumpulan Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah. Perkumpulan thariqah ini  merupakan penyatuan dan pengembangan terhadap metode dua thariqat sufi  besar. yakni Qadiriyah dan Naqsyabandiyah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ahmad  Khatib Sambas dilahirkan di daerah Kampung Dagang, Sambas, Kalimantan  Barat, pada bulan shafar 1217 H. bertepatan dengan tahun 1803 M. dari  seorang ayah bernama Abdul Ghaffar bin Abdullah bin Muhammad bin  Jalaluddin. Ahmad Khatib terlahir dari sebuah keluarga perantau dari  Kampung Sange’. Pada masa-masa tersebut, tradisi merantau&amp;nbsp; memang masih  menjadi bagian dari cara hidup masyarakat di Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Sebagai sebuah daerah yang dibangun oleh Raja Tengah, keturunan dari  raja Brunei Darussalam, pada tahun 1620 M. dan menobatkan diri sebagai  sebuah kerajaan sepuluh tahun kemudian. Maka wilayah Sambas adalah  daerah yang telah memiliki ciri-ciri kemusliman khusus sejak Raden  Sulaiman yang bergelar Muhammad Tsafiuddin dinobatkan sebagai Sultan  Sambas pertama.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada waktu itu, rakyat Sambas hidup  dari garis agraris dan nelayan. Hingga ditandatanganinya perjanjian  antara Sultan Muhammad Ali Tsafiuddin (1815-1828) dengan pemerintahan  kolonial Belanda pada tahun 1819 M. Perjanjian ini membentuk sebuah pola  baru bagi masyarakat Sambas yakni, perdagangan maritim.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Dalam suasana demikianlah, Ahmad Khatib Sambas menjalani masa-masa  kecil dan masa remajanya. Di mana sejak kecil, Ahmad khatib Sambas  diasuh oleh pamannya yang terkenal sangat alim dan wara’ di wilayah  tersebut. Ahmad Khatib Sambas menghabiskan masa remajanya untuk  mempelajari ilmu-ilmu agama, ia berguru dari satu guru-ke guru lainnya  di wilayah kesultanan Sambas. Salah satu gurunya yang terkenal di  wilayah tersebut adalah, H. Nuruddin Musthafa, Imam Masjid Jami’  Kesultanan Sambas.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Karena terlihat keistimewaannya  terhadap penguasaan ilmu-ilmu keagamaan, Ahmad Khatib Sambas kemudian  dikirim oleh orang tuanya untuk meneruskan pendidikannya ke Timur  Tengah, khususnya ke Mekkah. Maka pada tahun 1820 M. Ahmad Khatib Sambas  pun berangkat ke tanah suci untuk menuntaskan dahaga keilmuannya. Dari  sini kemudian ia menikah dengan seorang wanita Arab keturunan Melayu dan  menetap di Makkah. Sejak saat itu, Ahmad Khatib Sambas memutuskan  untuk&amp;nbsp; menetap di Makkah sampai wafat pada tahun 1875 M.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Sebagian besar penulis Eropa membuat catatan salah, ketika mereka  menyatakan bahwa sebagian besar Ulama Indonesia bermusuhan dengan  pengikut sufi. Hal terpenting yang perlu ditekankan adalah bahwa Syeikh  Ahmad Khatib Sambas adalah sebagai seorang Ulama (dalam arti  intelektual), yang juga sebagai seorang sufi (dalam arti pemuka  thariqat) serta seorang pemimpin umat yang memiliki banyak sekali murid  di Nusantara. Hal ini dikarenakan perkumpulan Thariqat Qadiriyyah wa  Naqsabhandiyyah yang didirikannya, telah menarik perhatian sebagian  masyarakat muslim Indonesia, khususnya di wilayah Madura, Banten, dan  Cirebon, dan tersebar luas hingga ke Malaysia, Singapura, Thailand, dan  Brunei Darussalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peranan dan Karya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Perlawanan yang dilakukan oleh suku Sasak, pengikut Thariqat Qadiriyyah  wa Naqshabandiyyah yang dipimpin oleh Syeikh Guru Bangkol juga  merupakan bukti yang melengkapi pemberontakan petani Banten, bahwa  perlawanan terhadap pemerintahan Belanda juga dipicu oleh keikutsertaan  mereka pada perkumpulan Thariqoh yang didirikan oleh Syeikh Ahmad Khatib  Sambas ini.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Thariqat Qadiriyyah wan  Naqshabandiyyah mempunyai peranan penting dalam kehidupan muslim  Indonesia, terutama dalam membantu membentuk karakter masyarakat  Indonesia. Bukan semata karena Syaikh Ahmad Khatib Sambas sebagai  pendiri adalah orang dari Nusantara, tetapi bahwa para pengikut kedua  Thariqat ini adalah para pejuang yang dengan gigih senantiasa  mengobarkan perlawanan terhadap imperialisme Belanda dan terus berjuang  melalui gerakan sosial-keagamaan dan institusi pendidikan setelah  kemerdekaan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ajarah Syeikh Ahmad Khatib Sambas hingga  saat ini dapat dikenali dari karya Fathul Arifin yang merupakah  notulensi dari ceramah-ceramahnya yang ditulis oleh salah seorang  muridnya, Muhammad Ismail bin Abdurrahim. Notulensi ini dibukukan di  Makkah pada tahun 1295 H. kitab ini memuat tentang tata cara, baiat,  talqin, dzikir, muqarobah dan silsilah Thariqah Qadiriyyah wan  Naqsyabandiyah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Buku inilah yang hingga saat ini  masih dijadikan pegangan oleh para mursyid dan pengikut Thariqah  Qadiriyyah wan Naqsyabandiyah untuk melaksanakan prosesi-prosesi  peribadahan khusus mereka. Dengan demikian maka tentu saja nama Syeikh  Ahmad Khatib Sambas selalu dikenang dan di panjatkan dalam setiap doa  dan munajah para pengikut Thariqah ini.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Walaupun  Syeikh Ahmad Khatib Sambas termasyhur sebagai seorang tokoh sufi, namun  beliau juga menghasilkan karya dalam bidang ilmu fikih yang berupa  manusrkip risalah Jum’at. Naskah tulisan tangan ini dijumpai tahun 1986,  bekas koleksi Haji Manshur yang berasal dari Pulau Subi, Kepulauan  Riau. Demikian menurut Wan Mohd. Shaghir Abdullah, seorang ulama penulis  asal tanah Melayu. Kandungan manuskrip ini, membicarakan masalah  seputar Jum’at, juga membahas mengenai hukum penyembelihan secara Islam.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Pada bagian akhir naskah manuskrip, terdapat pula suatu nasihat  panjang, manuskrip ini ditutup dengan beberapa amalan wirid Beliau  selain amalan Tariqat Qadiriyah-Naqsyabandiyah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Karya lain (juga berupa manuskrip) membicarakan tentang fikih, mulai  thaharah, sholat dan penyelenggaraan jenazah ditemukan di Kampung  Mendalok, Sungai Kunyit, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat, pada 6  Syawal 1422 H/20 Disember 2001 M. karya ini berupa manuskrip tanpa  tahun, hanya terdapat tahun penyalinan dinyatakan yang menyatakan  disalin pada hari kamis, 11 Muharam 1281&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sedangkan  mengenai masa hidupnya, sekurang-kurangnya terdapat dua buah kitab yang  ditulis dalam bahasa Arab oleh orang Arab, menceritakan kisah  ulama-ulama Mekah, termasuk di dalamnya adalah nama Syeikh Ahmad Khatib  Sambas. Kitab yang pertama, Siyar wa Tarajim, karya Umar Abdul Jabbar.  Kitab kedua, Al-Mukhtashar min Kitab Nasyrin Naur waz Zahar, karya  Abdullah Mirdad Abul Khair yang diringkaskan oleh Muhammad Sa'id  al-'Amudi dan Ahmad Ali.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Umar Abdul Jabbar, menyebut  bulan Safar 1217 H (kira-kira bersamaan 1802 M.) sebagai tanggal  lahirnya demikian pun Muhammad Sa’id al-Mahmudi. Namun mengenai tahun  wafatnya di Mekah, terdapat perbedaan. Abdullah Mirdad Abul Khair  menyebut bahwa Syeikh Ahmad Khatib wafat tahun 1280 H. (kira-kira  bersamaan 1863 M.), tetapi menurut Umar Abdul Jabbar, pada tahun 1289 H.  (kira-kira bersamaan 1872 M.).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tahun wafat 1280 H.  yang disebut oleh Abdullah Mirdad Abul Khair sudah pasti ditolak, karena  berdasarkan sebuah manuskrip Fathul Arifin salinan Haji Muhammad Sa'id  bin Hasanuddin, Imam Singapura, menyebutkan bahwa Muhammad Sa'ad bin  Muhammad Thasin al-Banjari mengambil tariqat (berbaiat) dari gurunya,  Syeikh Ahmad Khatib sedang berada di Makkah menjalani khalwat. Manuskrip  ini menyebutkan bahwa baiat ini terjadi pada hari Rabu ketujuh bulan  Dzulhijjah, tahun 1286 H. Jadi berarti pada tanggal 7 Dzulhijah 1286 H.  Syeikh Ahmad Khathib Sambas masih hidup. Oleh tanggal wafat Syeikh Ahmad  Khatib Sambas, yang wafat tahun 1289 H. yang disebut oleh Umar Abdul  Jabbar lebih mendekati kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ajaran Syeikh Ahmad Khatib Sambas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Ajaran Syeikh Ahmad Khatib Sambas adalah Thariqah Qadiriyah  Naqsabandiyah memiliki ajaran yang diyakini kebenarannya, terutama dalam  hal-hal kesufian. Beberapa ajaran yang merupakan pandangan para  pengikut tarekat ini bertalian dengan masalah tarekat atau metode untuk  mendekatkan diri kepada Allah SWT. Metode tersebut diyakini paling  efektif dan efisien. Karena ajaran dalam tarekat ini semuanya didasarkan  pada Al-Qur'an, Al-Hadits, dan perkataan para 'ulama arifin dari  kalangan Salafus shalihin.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Thariqat Qadiriyyah dan  Naqshabandiyyah mempunyai peranan penting dalam kehidupan muslim  Indonesia. Dan yang sangat penting adalah membantu dalam membentuk  karakter masyarakat Indonesia. Bukan karena Syekh Ahmad Khatib Sambas  sebagai pendiri adalah orang lokal (Indonesia) tetapi para pengikut  kedua Thariqat ini ikut berjuang dengan gigih terhadap imperialisme  Belanda dan terus berjuang melalui gerakan sosial-keagamaan dan  institusi pendidikan setelah kemerdekaan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Survey  tentang sejarah Thariqat Qadiriyyah dan Naqshabandiyyah mempunyai  hubungan yang erat dengan pembangunan masyarakat Indonesia. Thariqat ini  merupakan salah satu keunikan masyarakat muslim Indonesia, bukan karena  alasan yang dijelaskan di atas, tetapi praktek-praktek Thariqat ini  menghiasi kepercayaan dan budaya masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Tarekat Qadiriyyah Naqsabandiyyah&amp;nbsp; secara substansial merupakan  aktualisasi seluruh ajaran Islam (Islam Kaffah); dalam segala aspek  kehidupan. Tujuan Thariqat Qadiriyyah dan Naqshabandiyyah&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; adalah  tujuan Islam itu sendiri. Menurut sumber utamanya, Alquran, Islam  sebagai agama diturunkan untuk membawa umat manusia ke jalan yang lurus,  jalan keselamatan yang bermuara pada kesejahteraan di dunia dan  kebahagiaan di akhirat (&lt;em&gt;hasanah fi al-dunya&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;hasanah fil al-akhirat&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; Thariqat Qadiriyyah dan Naqshabandiyyah&amp;nbsp;&amp;nbsp; membawa manusia  kepada Tuhan, dan secara horizontal memberikan rambu-rambu dan  prinsip-prinsip bagaimana seharusnya hidup secara bersama dalam  masyarakat. Tanbih mengandung ajaran moral, menyangkut perbagai  kehidupan. Pandangan Tarekat Qadiriyyah Naqsabandiyyah menyangkut dengan  Negara, misalnya, dapat dilihat dalam huraian Tanbih sebagai berikut:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  “Pun kami tempat orang bertanya tentang Tariqah Qadiriyyah wa  Naqsabandiyyah, menghaturkan dengan tulus ikhlas, wasiat kepada segenap  murid-murid; berhati-hatilah dalam segala hal, jangan sampai berbuat  yang bertentangan dengan peraturan Agama maupun Negara. Insapilah ,  wahai murid-murid sekalian, janganlah terpaut oleh bujukan nafsu,  terpengaruh oleh godaan syaitan, waspadailah akan jalan penyelewengan  terhadap perintah Agama maupun Negara, agar dapat meneliti diri kalau  tertarik oleh bisikan Iblis yang selalu menyelinap dalam hati sanubari  kita”.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pandangan filosofis Thariqat Qadiriyyah dan  Naqshabandiyyah&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mengenai hubungan kemasyarakatan, baik dengan sesama  muslim mahupun dengan yang bukan muslim, dapat dilihat dalam bagian  uraian Tanbih berikut:&lt;br /&gt;1. Terhadap orang-orang yang lebih tinggi  dari kita, baik zahir maupun batin, harus kita hormati, begitulah  seharusnya hidup rukun saling menghargai.&lt;br /&gt;2. Terhadap sesama yang  sederajat dengan kita dalam segala-galanya jangan sampai terjadi  persengketaan, sebaliknya harus bersikap rendah hati bergotong- royong  dalam melaksanakan perintah Agama maupun Negara, jangan sampai terjadi  perselisihan dan persengketaaan, kalau-kalau kita terkena firmanNya  “Adzabun Alim” yang artinya duka nestapa untuk selama-lamanya dari dunia  hingga akhirat;&lt;br /&gt;3. Terhadap orang-orang yang keadaannya di bawah  kita, janganlah menghinanya atau berbuat tidak senonoh bersika&amp;nbsp; angkuh,  sebaliknya harus bersikap belas kasihan dengan kesadaran, agar mereka  merasa senang dan gembira hatinya harus dituntun dan dibimbing dengan  nasihat yang lemah lembut yang akan memberi keinsafan dalam menginjak  jalan kebajikan;&lt;br /&gt;4. Terhadap fakir miskin, harus kasih sayang,  ramah tamah serta bermanis budi, bersikap murah tangan, mencerminkan  bahwa kita sadar. Coba rasakan diri kita pribadi, betapa pedihnya jika  dalam keadaan kekurangan.&lt;br /&gt;Demikianlah sesungguhnya sikap manusia  yang penuh kesadaran meskipun terhadap orang asing karena mereka itu  masih keturunan Nabi Adam as. Mengingat ayat 70 surat Isra yang artinya:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;em&gt;  “Sangat Kami muliakan keturunan Nabi Adam dan Kami sebarkan segala yang  berada di darat dan di lautan, juga Kami mengutamakan mereka lebih  utama dari makhluk lainnya”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kesimpulan dari  ayat ini bahwa kita sekalian seharusnya saling menghargai, jangan timbul  kekecewaan, mengingat surat Al-Maidah yang artinya:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;em&gt;  “Hendaklah kalian saling tolong menolong&amp;nbsp; dalam melaksanakan kebajikan  dan ketakwaan sungguh-sungguh terhadap Agama maupun Negara, sebaliknya  jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan bermusuhan terhadap  perintah Agama maupun Negara”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Intisari tanbih  di atas menjelaskan kepada kita bagaimana model ideal interaksi antara  kita dengan orang yang lebih tinggi dari kita, dengan sesama, dalam erti  yang sedarjat dalam segalanya, dengan orang yang ada di bawah kita dan  dengan fakir miskin. Tanbih menjelaskan bahwa kedamaian zahir batin akan  terwujud di tengah-tengah masyarakat manakala masing-masing individu  berpegang teguh terhadap etika sosial:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;em&gt;“Bukanlah  dari golonganku orang yang tidak kasih sayang kepada yang ada  dibawahnya, dan tidak menaruh hormat kepada orang yang ada di atasnya”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Lebih dari itu, Tanbih juga memuat ajaran bagaimana seharusnya sikap  kita dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dengan orang asing, baik yang  seagama dengan kita maupun yang tidak seagama. Kita harus tetap saling  hormat menghormati, menyangkut hubungan dengan mereka yang bukan muslim,&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-2216492940532207084?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/2216492940532207084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=2216492940532207084' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/2216492940532207084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/2216492940532207084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/11/biografi-syeikh-ahmad-khatib-sambas.html' title='Biografi Syeikh Ahmad Khatib Sambas'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-UZQCAe5N9GU/Tsj7WkAYUNI/AAAAAAAAAM8/LeHCQk1fBiY/s72-c/syech-ahmad-khatib-sambas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-868398916412940296</id><published>2011-11-12T15:04:00.000+02:00</published><updated>2011-11-12T15:04:30.376+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seri Biografi Ulama)'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Kyai Haji Hasyim Asy'ari : Pendiri NU</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-CfvXyt2WpuU/Tr5uwabfreI/AAAAAAAAAM0/heHztidFZJA/s1600/hasyim_asyari1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-CfvXyt2WpuU/Tr5uwabfreI/AAAAAAAAAM0/heHztidFZJA/s320/hasyim_asyari1.jpg" width="251" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Jombang  l933. Terjadi dialog yang mengesankan antara dua ulama besar, KH  Muhammad Hasyim Asy’ari dengan KH Mohammad Cholil, gurunya. “Dulu saya  memang mengajar Tuan. Tapi hari ini, saya nyatakan bahwa saya adalah  murid Tuan,” kata Mbah Cholil, begitu kiai dari Madura ini populer  dipanggil. Kiai Hasyim menjawab, “Sungguh saya tidak menduga kalau Tuan  Guru akan mengucapkan kata-kata yang demikian. Tidakkah Tuan Guru salah  raba berguru pada saya, seorang murid Tuan sendiri, murid Tuan Guru  dulu, dan juga sekarang. Bahkan, akan tetap menjadi murid Tuan Guru  selama-lamanya.” Tanpa merasa tersanjung, Mbah Cholil tetap bersikeras  dengan niatnya. “Keputusan dan kepastian hati kami sudah tetap, tiada  dapat ditawar dan diubah lagi, bahwa kami akan turut belajar di sini,  menampung ilmu-ilmu Tuan, dan berguru kepada Tuan,” katanya. Karena  sudah hafal dengan watak gurunya, Kiai Hasyim tidak bisa berbuat lain  selain menerimanya sebagai santri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;     Lucunya, ketika turun dari masjid usai shalat berjamaah, keduanya  cepat-cepat menuju tempat sandal, bahkan kadang saling mendahului,  karena hendak memasangkan ke kaki gurunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Sesungguhnya  bisa saja terjadi seorang murid akhirnya lebih pintar ketimbang  gurunya. Dan itu banyak terjadi. Namun yang ditunjukkan Kiai Hasyim juga  Kiai Cholil; adalah kemuliaan akhlak. Keduanya menunjukkan kerendahan  hati dan saling menghormati, dua hal yang sekarang semakin sulit  ditemukan pada para murid dan guru-guru kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Mbah  Cholil adalah kiai yang sangat termasyhur pada jamannya. Hampir semua  pendiri NU dan tokoh-tokoh penting NU generasi awal pernah berguru  kepada pengasuh sekaligus pemimpin Pesantren Kademangan, Bangkalan  Madura ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Sedangkan  Kiai Hasyim sendiri tak kalah cemerlangnya. Bukan saja ia pendiri  sekaligus pemimpin tertinggi NU, yang punya pengaruh sangat kuat kepada  kalangan ulama, tapi juga lantaran ketinggian ilmunya. Terutama, kakek  Abdurrahman Wachid (Gus Dur) ini terkenal mumpuni dalam ilmu Hadits.  Setiap Ramadhan Kiai Hasyim punya ‘tradisi’ menggelar kajian hadits  Bukhari dan Muslim selama sebulan suntuk. Kajian itu mampu menyedot  perhatian ummat Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Maka  tak heran bila pesertanya datang dari berbagai daerah di Indonesia,  termasuk mantan gurunya sendiri, Kiai Cholil. Ribuan santri menimba ilmu  kepada Kiai Hasyim. Setelah lulus dari Tebuireng, tak sedikit di antara  santri Kiai Hasyim kemudian tampil sebagai tokoh dan ulama kondang dan  berpengaruh luas. KH Abdul Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri, KH. R.  As’ad Syamsul Arifin, Wahid Hasyim (anaknya) dan KH Achmad Siddiq adalah  beberapa ulama terkenal yang pernah menjadi santri Kiai Hasyim.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Tak  pelak lagi pada abad 20 Tebuireng merupakan pesantren paling besar dan  paling penting di Jawa. Zamakhsyari Dhofier, penulis buku ‘Tradisi  Pesantren’, mencatat bahwa pesantren Tebuireng adalah sumber ulama dan  pemimpin lembaga-lembaga pesantren di seluruh Jawa dan Madura. Tak heran  bila para pengikutnya kemudian memberi gelar Hadratus-Syekh (tuan guru  besar) kepada Kiai Hasyim.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Karena  pengaruhnya yang demikian kuat itu, keberadaan Kiai Hasyim menjadi  perhatian serius penjajah. Baik Belanda maupun Jepang berusaha untuk  merangkulnya. Di antaranya ia pernah dianugerahi bintang jasa pada tahun  1937, tapi ditolaknya. Justru Kiai Hasyim sempat membuat Belanda  kelimpungan. Pertama, ia memfatwakan bahwa perang melawan Belanda adalah  jihad (perang suci). Belanda kemudian sangat kerepotan, karena  perlawanan gigih melawan penjajah muncul di mana-mana. Kedua, Kiai  Hasyim juga pernah mengharamkan naik haji memakai kapal Belanda. Fatwa  tersebut ditulis dalam bahasa Arab dan disiarkan oleh Kementerian Agama  secara luas. Keruan saja, Van der Plas (penguasa Belanda) menjadi  bingung. Karena banyak ummat Islam yang telah mendaftarkan diri kemudian  mengurungkan niatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Namun  sempat juga Kiai Hasyim mencicipi penjara 3 bulan pada l942. Tidak  jelas alasan Jepang menangkap Kiai Hasyim. Mungkin, karena sikapnya  tidak kooperatif dengan penjajah. Uniknya, saking khidmatnya kepada  gurunya, ada beberapa santri minta ikut dipenjarakan bersama kiainya  itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mendirikan NU&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Kemampuannya  dalam ilmu hadits, diwarisi dari gurunya, Syekh Mahfudh at-Tarmisi di  Mekkah. Selama 7 tahun Hasyim berguru kepada Syekh ternama asal Pacitan,  Jawa Timur itu. Disamping Syekh Mahfudh, Hasyim juga menimba ilmu  kepada Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabau. Kepada dua guru besar itu  pulalah Kiai Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, berguru. Jadi, antara  KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan sebenarnya tunggal guru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Yang  perlu ditekankan, saat Hasyim belajar di Mekkah, Muhammad Abduh sedang  giat-giatnya melancarkan gerakan pembaharuan pemikiran Islam. Dan  sebagaimana diketahui, buah pikiran Abduh itu sangat mempengaruhi proses  perjalanan ummat Islam selanjutnya. Sebagaimana telah dikupas Deliar  Noer, ide-ide reformasi Islam yang dianjurkan oleh Abduh yang  dilancarkan dari Mesir, telah menarik perhatian santri-santri Indonesia  yang sedang belajar di Mekkah. Termasuk Hasyim tentu saja. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Ide reformasi Abduh itu ialah &lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;  mengajak ummat Islam untuk memurnikan kembali Islam dari pengaruh dan  praktek keagamaan yang sebenarnya bukan berasal dari Islam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;, reformasi pendidikan Islam di tingkat universitas; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;ketiga&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;, mengkaji dan merumuskan kembali doktrin Islam untuk disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan kehidupan modern; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;keempat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;, mempertahankan Islam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Usaha  Abduh merumuskan doktrin-doktrin Islam untuk memenuhi kebutuhan  kehidupan modern pertama dimaksudkan agar supaya Islam dapat memainkan  kembali tanggung jawab yang lebih besar dalam lapangan sosial, politik  dan pendidikan. Dengan alasan inilah Abduh melancarkan ide agar ummat  Islam melepaskan diri dari keterikatan mereka kepada pola pikiran para  mazhab dan agar ummat Islam meninggalkan segala bentuk praktek tarekat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Syekh  Ahmad Khatib mendukung beberapa pemikiran Abduh, walaupun ia berbeda  dalam beberapa hal. Beberapa santri Syekh Khatib ketika kembali ke  Indonesia ada yang mengembangkan ide-ide Abduh itu. Di antaranya adalah  KH Ahmad Dahlan yang kemudian mendirikan Muhammadiyah. Tidak demikian  dengan Hasyim. Ia sebenarnya juga menerima ide-ide Abduh untuk  menyemangatkan kembali Islam, tetapi ia menolak pikiran Abduh agar ummat  Islam melepaskan diri dari keterikatan mazhab. Ia berkeyakinan bahwa  adalah tidak mungkin untuk memahami maksud yang sebenarnya dari  ajaran-ajaran al-Qur’an dan Hadist tanpa mempelajari pendapat-pendapat  para ulama besar yang tergabung dalam sistem mazhab. Untuk menafsirkan  al-Qur’an dan Hadist tanpa mempelajari dan meneliti buku-buku para ulama  mazhab hanya akan menghasilkan pemutarbalikan saja dari ajaran-ajaran  Islam yang sebenarnya, demikian tulis Dhofier. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dalam  hal tarekat, Hasyim tidak menganggap bahwa semua bentuk praktek  keagamaan waktu itu salah dan bertentangan dengan ajaran Islam. Hanya,  ia berpesan agar ummat Islam berhati-hati bila memasuki kehidupan  tarekat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dalam  perkembangannya, benturan pendapat antara golongan bermazhab yang  diwakili kalangan pesantren (sering disebut kelompok tradisional),  dengan yang tidak bermazhab (diwakili Muhammadiyah dan Persis, sering  disebut kelompok modernis) itu memang kerap tidak terelakkan. Puncaknya  adalah saat Konggres Al Islam IV yang diselenggarakan di Bandung.  Konggres itu diadakan dalam rangka mencari masukan dari berbagai  kelompok ummat Islam, untuk dibawa ke Konggres Ummat Islam di Mekkah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Karena  aspirasi golongan tradisional tidak tertampung (di antaranya: tradisi  bermazhab agar tetap diberi kebebasan, terpeliharanya tempat-tempat  penting, mulai makam Rasulullah sampai para sahabat) kelompok ini  kemudian membentuk Komite Hijaz. Komite yang dipelopori KH Abdullah  Wahab Chasbullah ini bertugas menyampaikan aspirasi kelompok tradisional  kepada penguasa Arab Saudi. Atas restu Kiai Hasyim, Komite inilah yang  pada 31 Februari l926 menjelma jadi Nahdlatul Ulama (NU) yang artinya  kebangkitan ulama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Setelah  NU berdiri posisi kelompok tradisional kian kuat. Terbukti, pada l937  ketika beberapa ormas Islam membentuk badan federasi partai dan  perhimpunan Islam Indonesia yang terkenal dengan sebuta MIAI (Majelis  Islam A’la Indonesia) Kiai Hasyim diminta jadi ketuanya. Ia juga pernah  memimpin Masyumi, partai politik Islam terbesar yang pernah ada di  Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keturunan Raja Pajang&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Lahir  24 Dzul Qaidah 1287 Hijriah atau 14 Februari l871 Masehi, Hasyim adalah  putra ketiga dari 11 bersaudara. Dari garis ibu, Halimah, Hasyim masih  terhitung keturunan ke delapan dari Jaka Tingkir alias Sultan Pajang,  raja Pajang. Namun keluarga Hasyim adalah keluarga kiai. Kakeknya, Kiai  Utsman memimpin Pesantren Nggedang, sebelah utara Jombang. Sedangkan  ayahnya sendiri, Kiai Asy’ari, memimpin Pesantren Keras yang berada di  sebelah selatan Jombang. Dua orang inilah yang menanamkan nilai dan  dasar-dasar Islam secara kokoh kepada Hasyim.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Sejak  anak-anak, bakat kepemimpinan dan kecerdasan Hasyim memang sudah  nampak. Di antara teman sepermainannya, ia kerap tampil sebagai  pemimpin. Dalam usia 13 tahun, ia sudah membantu ayahnya mengajar  santri-santri yang lebih besar ketimbang dirinya. Usia 15 tahun Hasyim  meninggalkan kedua orang tuanya, berkelana memperdalam ilmu dari satu  pesantren ke pesantren lain. Mula-mula ia menjadi santri di Pesantren  Wonokoyo, Probolinggo. Kemudian pindah ke Pesantren Langitan, Tuban.  Pindah lagi Pesantren Trenggilis, Semarang. Belum puas dengan berbagai  ilmu yang dikecapnya, ia melanjutkan di Pesantren Kademangan, Bangkalan  di bawah asuhan Kiai Cholil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Tak  lama di sini, Hasyim pindah lagi di Pesantren Siwalan, Sidoarjo. Di  pesantren yang diasuh Kiai Ya’qub inilah, agaknya, Hasyim merasa  benar-benar menemukan sumber Islam yang diinginkan. Kiai Ya’qub dikenal  sebagai ulama yang berpandangan luas dan alim dalam ilmu agama. Cukup  lama –lima tahun– Hasyim menyerap ilmu di Pesantren Siwalan. Dan rupanya  Kiai Ya’qub sendiri kesengsem berat kepada pemuda yang cerdas dan alim  itu. Maka, Hasyim bukan saja mendapat ilmu, melainkan juga istri. Ia,  yang baru berumur 21 tahun, dinikahkan dengan Chadidjah, salah satu  puteri Kiai Ya’qub. Tidak lama setelah menikah, Hasyim bersama istrinya  berangkat ke Mekkah guna menunaikan ibadah haji. Tujuh bulan di sana,  Hasyim kembali ke tanah air, sesudah istri dan anaknya meninggal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Tahun  1893, ia berangkat lagi ke Tanah Suci. Sejak itulah ia menetap di  Mekkah selama 7 tahun. Tahun l899 pulang ke Tanah Air, Hasyim mengajar  di pesanten milik kakeknya, Kiai Usman. Tak lama kemudian ia mendirikan  Pesantren Tebuireng. Kiai Hasyim bukan saja kiai ternama, melainkan juga  seorang petani dan pedagang yang sukses. Tanahnya puluhan hektar. Dua  hari dalam seminggu, biasanya Kiai Hasyim istirahat tidak mengajar. Saat  itulah ia memeriksa sawah-sawahnya. Kadang juga pergi Surabaya  berdagang kuda, besi dan menjual hasil pertaniannya. Dari bertani dan  berdagang itulah, Kiai Hasyim menghidupi keluarga dan pesantrennya. Dari  perkawinannya dengan Mafiqah, putri Kiai Ilyas, Kiai Hasyim dikarunia  10 putra: Hannah, Khoriyah, Aisyah, Ummu Abdul Hak (istri Kiai Idris),  Abdul Wahid, Abdul Kholik, Abdul Karim, Ubaidillah, Masrurah dan  Muhammad Yusuf. Wafat 25 Juli 1947. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-868398916412940296?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/868398916412940296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=868398916412940296' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/868398916412940296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/868398916412940296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/11/kyai-haji-hasyim-asyari-pendiri-nu.html' title='Kyai Haji Hasyim Asy&apos;ari : Pendiri NU'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-CfvXyt2WpuU/Tr5uwabfreI/AAAAAAAAAM0/heHztidFZJA/s72-c/hasyim_asyari1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-628902074459556458</id><published>2011-11-05T17:52:00.000+02:00</published><updated>2011-11-05T17:52:47.260+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Feeling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syar&apos;ie'/><title type='text'>Lahirnya Firqah Salafi (Hanbaliyyah)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-av6g5zBcdu4/TrVbrA6gmnI/AAAAAAAAAMs/6LZIEAu9RV8/s1600/sf.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-av6g5zBcdu4/TrVbrA6gmnI/AAAAAAAAAMs/6LZIEAu9RV8/s320/sf.jpeg" width="232" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt; Aliran Salaf (Hanbaliyah)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Kalau yang dimaksud aliran salaf dalam masalah akidah dan theologi  adalah mengikuti manhaj salafus saleh (faham Imam Malik, imam Ahmad bin  Hanbal), maka sebenarnya aliran Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Ays’ariyah dan  Maturidiyah) juga mengikuti manhaj salaf tersebut. Maka bisa dikatakan  dalam theologi : aliran Salafiyah-Asy’ariyah dan Salafiyah-Maturidiyah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Namun pada kenyataannya, karena sebagian orang-orang penganut mazhab  fiqih Hanbali masih mencurigai aliran Asy’ariyah (bermazhab Syafi’i  dalam fiqih) dan Maturidiyah (bermazhab Hanafi dalam fiqih) mereka tetap  menentang kedua aliran tersebut. Jadi yang dimaksud aliran salaf dalam  pembahasan sekarang ini adalah aliran salaf pengikut mazhab Hanbali  dalam fikih atau aliran Salafiyah-Hanbaliyah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Istilah aliran Salaf, sering dinisbatkan kepada para pengikut Ibnu  Taimiyah (661-728 H) yang juga bermazhab Hanbali dalam fiqih. Disamping  itu dimasa sekarang ini telah marak gerakan (harokah) dakwah yang  menamakan diri “SALAFI” sehingga seakan-akan aliran Salafi ini aliran  tersendiri yang berbeda dengan aliran Ahlus Sunnah wal Jama’ah, padahal  kalau dalam theologi sebenarnya alirannya sama dengan aliran Ahlus  Sunnah wal Jama’ah (Asy’ariyah / Maturudiyah). Selanjutnya yang dimaksud  istilah aliran / kaum salaf dalam pembahasan disini adalah kaum Salafi  Hanbaliyah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Aliran salaf ini mengalami  perkembangan, pergeseran dan metamorfosa dalam 9 periode waktu yang  diwakili oleh pemikiran tokoh-tokoh utamanya pada masing-masing periode,  yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Periode Generasi Sahabat Nabi.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Pada periode ini belum muncul yang namanya “Aliran Salaf” karena secara  umum tiga generasi awal ini memiliki manhaj dan karakteristik yang  masih “original” sesuai dengan masa kenabian, terutama dalam bidang  akidah dan teologi (ilmu kalam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Periode Imam Malik Bin Anas (91 H – 167 H)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Pada periode ini mulai muncul orang-orang yang menanyakan tentang ayat  Al-Qur’an yang tasybih, yaitu perbuatan Allah yang mirip dengan  perbuatan mahkluk.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Suatu hari ada orang yang  menanyakan kepada Imam Malik : “Bagaimana Allah ber-Istiwa’ (bersemayam)  diatas Arsy ?”&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imam Malik menjawab : “maksud  istiwa’(bersemayam) telah kita ketahui, namun mengenai bagaimana caranya  kita tidak mengetahuinya. Iman kepadanya adalah wajib dan menanyakan  bagaimana caranya adalah bid’ah”.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sikap Imam Malik  yang mengimani ayat-ayat mutasyabih tanpa mau menakwilkannya itulah ciri  “Aliran Salaf” pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Periode Imam Ahmad bin Hanbal ( 164 H – 261 H)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Beliau salah satu darin empat imam mazhab fiqih yang muktabar (terkenal  dan diakui). Ciri fiqihnya adalah mengutamakan hadits dan atsar  daripada dengan qiyas. Imam Ahmad bin Hanbal lebih suka ber hujjah  dengan hadits dhaif dari pada berijtihad dengan qiyas atau ihtihsan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Pada masa itu Aliran Muktazilah sedang mencapai puncak kejayaannya,  karena didukung penuh oleh Khalifah Al-Ma’mun dari Bani Abbas. Aliran  Muktazilah yang didukung penguasa mengkampanyekan pemikiran bahwa  “Al-Qur’an adalah makhluk”.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua ulama dan rakyat  dipaksa mengikuti pemikiran tersebut, semuanya tidak ada yang berani  menentang kecuali Imam Ahmad bin Hanbal, yang berpendapat bahwa  “Al-Qur’an adalah kalamullah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Periode Imam Ibnu Hazm Al-Andalusi (384 H-456)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Beliau seorang ulama kelahiran Cordova Andalusia, mula-mula ber mazhab  Maliki, kemudian berpindah ber mazhab Syafi’ii kemudian berpindah lagi  ke mazhab zahiri, yaitu berpegang pada makna zahir ayat (literalis).&lt;br /&gt;Pada  periode sebelumnya muncul teologi Imam Abu Hasan Asy’ari (260 H-330 H),  yang pada mulanya seorang pengikut Mu’tazilah yang kemudian menyatakan  keluar dari Aliran Muktazilah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imam Abu Hasan Asy’ari  (ber mazhab Syafi’i dalam fikih) merumuskan teologi yang ber pihak  kepada pemikiran ulama salaf sebelumnya yaitu (Imam Malik dan Imam  Hanbali) tapi dengan metode pembahasan yang menggunakan metode  scholastik, ilmu mantiq (logika) kaum Mu’tazilah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Imam Ibnu Hazm telah mempelajari filsafat Yunani, filsafat Islam,  teologi muktazilah, teologi Hanbaliyah dan teologi Asy’ariyah. Imam Ibnu  Hazm merumuskan teologi Hanbali-Literalis, yang lebih memegangi makna  literalis nash dan tidak membolehkan memberi sifat kepada Allah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Menurutnya Allah Maha Melihat, Maha Mendengar, dsb itu adalah “asma”  bukan “sifat” karena memberi sifat kepada Allah dianggap menyerupakan  Allah dengan makhluk. Ibnu Hazm mengakui mu’jizat yang ada pada diri  Nabi dan Rasul, namun beliau menolak adanya karomah pada diri Wali atau  orang-orang saleh. Sikap Literalis-Hanbalis inilah yang menjadi ciri  “Aliran salaf” pada periode Imam Ibnu Hazm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Periode Kaum Hanbaliyin (469 H)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Teologi Asy’ariyah yang telah disebut sebelumnya, walaupun berpihak  kepada Aliran Salaf tetapi masih tetap dicurigai dan tidak diterima oleh  “ahlul hadits/ahlul atsar” dan orang-orang yang mengaku mengikuti  teologi Imam Ahmad bin Hanbal&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan alasan teologi  Asy’ariyah memberikan porsi yang besar kepada “akal” disamping itu krn  Imam Asy’ari ber mazhab Syafi’i. Tampaknya pada masa itu fanatisme  mazhab telah menjalar ke tubuh umat Islam.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejak masa  pemerintahan Khalifah Al-Mutawakkil (205-247 H), banyak menteri yang  diangkat dari kalangan Hanbaliyin, pengikut Imam Ahmad bin Hanbal. Jadi  lingkungan istana didominasi oleh ulama-ulama Hanbaliyin.&lt;br /&gt;Keadaan  seperti itu berlangsung terus sampai pada masa pemerintahan Khalifah  Al-Qaim Biamrillah (391-467 H). Salah seorang menterinya yang bernama  ‘Amid al Mulk sampai-sampai mengeluarkan praturan-peraturan yang  mendiskreditkan orang-orang penganut Asy’ariyah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Setelah masa Khalifah Al-Mutawakkil, pengaruh orang-orang Turki mulai  besar pada pemerintahan dan militer. Banyak orang Turki yang menduduki  kursi menteri dan komandan tentara. Orang-orang turki sangat setia  kepada pemimpin kaum mereka. Demikian besarnya Kekuasaan mereka, hingga  mereka bisa dengan sesuka hati menunjuk dan mencopot Khalifah. Jadi  mereka mengakui Khalifah sebagai Amirul Mukminin sekedar dijadikan  simbol dan icon, kekuasaan secara militer yang sebenarnya ada ditangan  para Sultan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada masa pemerintahan Khalifah Al Qaim  Billah yang menjadi Sultan adalah Alp Arselan (wafat 465 H) dari Turki  Seljuk, beliau mempunyai seorang wazir (perdana menteri) yang sangat  cakap bernama Nizamul Mulk (wafat 485 H).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perdana Menteri  Nizamul Mulk dengan dukungan Sultan Alp Arselan mendirikan Universitas  NIZAMIYAH, pusat ilmu dan study Islam pada jaman itu. Yang menjadi  pemimpin (rektor) Universitas Nizamiyah adalah ulama besar Imam Al  Juwainy, penganut Asy’ariyah dan bermazhab Syafi’i. Nizamul Mulk dengan  Universitas Nizamiyahnya menjadikan Theologi Asy’ariyah sebagai theologi  resmi dan menjadikan ajaran Asy’ariyah satu-satunya theologi yang  diajarkan. Kebijaksanaan Pedana Menteri Nizamul Mulk yang lain adalah  menghapuskan semua peraturan-peraturan yang mendiskreditkan orang-orang  Asy’ariyah yang pernah diberlakukan oleh menteri ‘Amid al Mulk.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Kebijaksanaan itu tentu saja tidak disukai oleh orang-orang  Salafiah-Hanbaliyah. Pada tahun 469 H datang ke Universitas Nizamiyah  seorang ulama bernama Abu Nashr bin Abu Qasim Al Qusyairi memberikan  pengajian umum yang memberi penjelasan yang mendetail mengenai theologi  Asy’ariah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hal itu menjadi pemicu kemarahan  orang-orang Hanbaliyah, maka pada tahun 469 H terjadilah huru-hara dan  keonaran besar di kota Baghdad, yang berupa tindakan anarkis orang-orang  Hanbaliyin terhadap para pendukung teologi Asy’ariyah khususnya dan  para penganut mazhab Imam Syafi’i pada umumnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kaum  Hanbaliyah merusak kedai yang dijumpai menjual khamr, mematahkan papan  catur, menyerang rumah tokoh-tokoh Syafi’iyah dan perbuatan anarkis  lainnya, tercatat sampai menimbulkan korban jiwa yang tentu saja dilawan  oleh para pengikut Asy’ariyah-Syafi’iyah. Peristiwa huru-hara Kaum  Hanbaliyyin di Kota Baghdad ini sangat terkenal dalam sejarah.&lt;br /&gt;Tindakan keras dan agresif kaum Salafiah-Hanbaliyah inilah yang menjadi ciri “Aliran Salaf” pada abad IV Hijriah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Periode Ibnu Taimiyah (661 H – 728 H)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Seorang ulama besar abad 7 H, nama lengkapnya Ahmad Taqiyuddin bin  Syihabuddin Ibnu Taimiyah. Kelahiran Haran Palestina, bermazhab Hanbali  dalam fikih, menguasai hampir semua ilmu ke Islaman dan banyak mengarang  kitab dalam berbagai bidang ilmu.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beliau mengkritik  gejala taqlid dan kemunduran ijtihad yang berjangkit pada umat,  menyerukan agar umat kembali meneladani manhaj dan perilaku para  generasi salafus-saleh. Beliau juga mengkritik pengaruh filasat Yunani,  dalam pemikiran Islam, filsafat Persia dalam konsep Imamah Syiah,  penakwilan ayat-ayat mutasyabih berdasarkan akal, dan filsafat India  dalam Tasawuf (ittihad, hulul).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kritik dan Fatwa Ibnu  Taimiyah yang keras, tajam dan vulgar tentunya membuat merah telinga  ulama-ulama bahkan yang sama-sama ber mazhab Hanbali dan pihak lain yang  tidak sependapat dengan fatwanya, termasuk para penguasa. Apalagi  penguasa Bani Buwaihi dikenal mendukung tarekat-tarekat Tasawuf. Jadi  banyak pihak yang tersinggung dan tidak senang dengan ajaran-ajaran Ibnu  Taimiyah yang disampaikan secara terbuka pada majelis-majelis  pengajiannya.&lt;br /&gt;.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam buku &lt;em&gt;Rihlah Ibnu Batutah&lt;/em&gt;  (catatan perjalanan Ibnu Batutah), salah satu sumber sejarah yang sangat  terkenal dan telah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa, Inggris,  Perancis dan Jerman, Ibnu Batutah telah melakukan perjalanan  pengembaraan selama 29 tahun kebanyak negeri-negeri mulai dari Mesir,  Syria, Palestina, Hijaz (Arab Saudi), Irak, Persia, Turki, Bukhara,  Afghanistan, India, Bangladesh, Cina, Sumatera, Indonesia dan terus ke  Afrika.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Catatan perjalanannya oleh sebagian besar ahli  sejarah, dianggap cukup teliti dan dijadikan salah satu “sumber  sejarah”. Dalam catatan perjalanan Ibnu Batutah diterangkan bahwa dia  singgah di Damaskus Syiria dan kebetulan mendengarkan Ibnu Taimiyah  memberikan pengajian di mimbar Masjid Umayyah, Ibnu Taimiyah mengatakan  bahwa Tuhan Allah itu duduk diatas Arsy dan dudukNya itu serupa dengan  duduknya Ibnu Taimiyah diatas mimbar. Tuhan Allah itu turun tiap-tiap  akhir malam kelangit dunia dan turunnya itu sepeti turunnya Ibnu  Taimiyah dari atas mimbar ke bawah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mendengar uraian  itu, pendengar jama’ah pengajian menjadi ribut, kacau balau, sehingga  ada yang melempari Ibnu Taimiyah dengan sandalnya. Akhirnya perkataan  Ibnu Taimiyah sampai kepada penguasa. Ibnu Batutah memberi komentar  bahwa Ibnu Taimiyah dikenal sebagai ulama besar tetapi “fi aqlihi  syaiun” (pikirannya guncang), demikian keterangan Ibnu Batutah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Namun keterangan tersebut masih perlu diteliti lagi, bisa jadi ada  kesalah pahaman dalam menafsirkan ajaran Ibnu Taimiyah atau bisa jadi  peristiwa kekacauan Majelis pengajian beliau sudah direkayasa  lawan-lawan nya untuk memfitnahnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ajaran dan  fatwa-fatwanya yang dianggap terlalu keras, tidak sopan dan melawan arus  menyebabkan banyak ulama dan penguasa Bani Buwaihi tersinggung dan  tidak suka kepada beliau, disamping itu ajaran theologinya dianggap  cenderung kepada “anthropomorpist” akhirnya menyebabkan beliau ditangkap  oleh pihak penguasa dan keluar masuk penjara, bahkan beliau meninggal  dalam penjara. Pemakamannya diiringi oleh ratusan ribu orang yang  menaruh simpati kepada beliau.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jadi seruan kembali  kepada manhaj salafus-saleh, kritik yang keras kepada taqlid dan  kemandekan ijtihad, penyimpangan akidah (ziarah dan berdoa di kuburan  orang suci), superioritas akal dalam pemahaman agama, konsep imamah kaum  Syiah dan penyimpangan ajaran ittihad, hulul dalam tasawuf itulah ciri  khas ajaran Ibnu Taimiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Periode Muhammad bin Abdul Wahab (1115 H –1206 H)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Terkenal dengan gerakan Wahabi, yang didukung oleh Pangeran Muhammad  bin Saud seorang warlord (kepala suku, komandan lapangan). Duet serasi  ulama-penguasa ini mengantarkan keduanya menduduki tahta kerajaan di  jazirah Arab yang dinamai Arab Saudi (Arabnya Ibnu Saud). Muhammad bin  Abdul Wahab dikenal sebagai ulama bermazhab Hanbali dan seorang penganut  dan pendukung fanatik pemikiran Ibnu Taimiyah. Setelah berkuasa, mazhab  Wahabi ini dijadikan mazhab resmi pemerintah kerajaan Arab Saudi sampai  sekarang. Gerakan wahabi berciri khas pada pemurnian akidah, tauhid dan  menempuh kekerasan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dari semua periode-periode  yang telah diuraikan di atas sampai pada periode Muhammad bin Abdul  Wahab dan gerakan Wahabinya, kaum Salafiyin-Hanbaliyin kalau dapat  dikatakan “berbeda” dan hanya keras dalam masalah akidah dan theologi  saja, tidak sampai pada masalah fikih-amaliah, apalagi sampai pada  masalah furu’iyah (cabang) yang khilafiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Periode Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Dia seorang ulama ahli hadits abad 20 M, sangat dihormati di Kerajaan  Arab Saudi. Beliau menyerukan agar umat mempelajari Al-Qur’an dan Hadits  serta mencela kebiasaan taqlid, yaitu hanya mengikuti saja pendapat  seorang imam tanpa mengetahui dalil dan argumennya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Sepeninggal beliau timbul fenomena baru, yaitu ketika para pengikutnya  mengikuti semua perkataan Syeikh Albani, sehingga yang terjadi bukannya  bebas mazhab melainkan menjadikan beliau sebagai mazhab kelima disamping  empat mazhab fikih yang sudah ada. Fanatik pada ahli hadits inilah yang  menjadi ciri “Aliran Salaf” periode Syeikh Albani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Periode Salafi Kotemporer&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Pada masa kotemporer sekarang ini muncullah kelompok yang menamakan  diri “salafi”. Kelompok inilah yang mewarisi dan meneruskan “Aliran  Salaf” seperti yang telah diuraikan sebelumnya, tentunya dengan  karakteristik yang sedikit banyak juga mewarisi “Aliran salaf”  periode-periode sebelumnya dengan beberapa fenomena baru pula.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Salafi kotemporer tidak mempunyai institusi formal, sebab mereka lebih  bersifat aliran pemikiran umum (aliran theologi sekaligus mazhab fiqih).  Kadang terdiri atas beberapa kelompok yang masing-masing mengaku  sebagai salafiyin, di antaranya :&lt;br /&gt;a Jama’ah Anshar As Sunnah di Mesir dan Sudan.&lt;br /&gt;b Jam’iyyah Ihya’ At-Turats (menghidupkan Qur’an &amp;amp; Hadits) di Kuwait.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tapi ada juga yang tidak berupa organisasi, melainkan pengikut tokoh ulama salafiyin tertentu, seperti :&lt;br /&gt;a. Salafiyun Albaniyun, seperti telah disebut sebelumnya diatas (periode 8), yaitu para pengikut Syeikh Albani.&lt;br /&gt;b.  Salafiyah Politik, adalah salafiyin yang terpengaruh pemikiran Ihwanul  Muslimin dalam mengkritisi pemerintahan yang dianggap kurang berpihak  pada ajaran Islam.&lt;br /&gt;Kelompok ini menentang kebijaksanaan Kerajaan  Arab Saudi menempatkan tentara Amerika di Dahran, mengkritik dukungan  Kerajaan Arab Saudi kepada Sekutu pada perang Teluk II.&lt;br /&gt;Tokoh-tokohnya  diantaranya : Dr. Aidh Al Qarni, Salman Audah, Safat Al Hawali, mereka  pernah ditangkap dan dipenjara oleh penguasa Kerajaan Arab Saudi.&lt;br /&gt;Dr.  Aidh Al Qarni setelah dibebaskan dari penjara, lebih banyak menulis  buku tentang “personality empowerment”. Bukunya yang sedang Best Seller  adalah “ La Tahzan”.&lt;br /&gt;c. Salafiyun Al-Jamiyun (Salafi beringas)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Tokohnya adalah Syeikh Rabi’ Al-Madkhali, kelompok ini tidak punya  kreasi lain kecuali menyalahkan dan menyerang orang lain, termasuk ulama  ulama yang tidak sehaluan dengan mereka.&lt;br /&gt;Tidak ada figur yang  selamat dari serangan kelompok ini, baik ulama klasik maupun modern.  Termasuk Imam Ghazali, Imam Nawawi dan Ibnu Hajar Atsqolani hanya karena  mereka penganut teologi asy’ariah.&lt;br /&gt;Ulama kotemporer pun tidak  segan-segan diserang, seperti : Hasan Al Bana, Syeikh Muhammad  Al-Ghazali, DR. Yusuf Qaradhawi, Muhammad ‘Imarah, Fahmi Huwaidi, Ali  Athj Thantawi, dll.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kelompok Salafi Beringas juga  menulis buku yang menyerang dan membeberkan kejelekan-kejelekan mereka,  melemparkan tuduhan terhadap pemikiran dan tingkah-laku ulama-ulama yang  diluar kalangan mereka.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di samping itu ada juga  kelompok salafiyin pengikut Syeikh Abdul Azis bin Baz dan Syeikh  Muhammad bin Salih Al-Utsaimin. Sudah menjadi opini umum bahwa salafi  kotemporer yang sekarang ini sedikit banyak mewarisi ciri “Aliran salaf”  periode sebelumya, yaitu :&lt;br /&gt;1. Hanbalis-Literalis dalam fiqih.&lt;br /&gt;2. Keras dalam masalah akidah dan tauhid&lt;br /&gt;3. Agresif – tidak toleran.&lt;br /&gt;Di samping itu, pada Salafi kotemporer muncul fenomena ciri baru, yang belum muncul pada periode sebelumnya, yaitu :&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Memperluas (&lt;em&gt;extend&lt;/em&gt;) konsep bid’ah sampai pada masalah &lt;em&gt;furu’iyah-khilafiah&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Memperluas sikap keras-tidak toleran pada masalah &lt;em&gt;furu’iyah-khilafiah&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Meng-generalisir seluruh tasawuf adalah sesat. (Bandingkan dengan Ibnu Taimiyah yang hanya mengkritik konsep &lt;em&gt;ittihad&lt;/em&gt; dan&lt;em&gt; hulul &lt;/em&gt;dalam tasawuf).&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp; Menganggap filsafat adalah sesat.&lt;br /&gt;5. Mudah menilai musyrik amaliah yang tidak sesuai dengan faham mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-628902074459556458?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/628902074459556458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=628902074459556458' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/628902074459556458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/628902074459556458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/11/lahirnya-firqah-salafi-hanbaliyyah.html' title='Lahirnya Firqah Salafi (Hanbaliyyah)'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-av6g5zBcdu4/TrVbrA6gmnI/AAAAAAAAAMs/6LZIEAu9RV8/s72-c/sf.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-8170946653261273024</id><published>2011-10-31T13:52:00.000+02:00</published><updated>2011-10-31T13:52:44.002+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Feeling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syar&apos;ie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Ilmu Kalam - Lahirnya Ahlussunnah wal-Jama'ah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-d7UXUXNT_Eo/Tq6LgSZirgI/AAAAAAAAAMk/1YYPt2YK_3E/s1600/masjid-siluet.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-d7UXUXNT_Eo/Tq6LgSZirgI/AAAAAAAAAMk/1YYPt2YK_3E/s320/masjid-siluet.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;A. Asy’ariyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Aliran ini  disandarkan kepada perumusnya yaitu Imam Abu Hasan Al-Asy’ari (260-324  H). Mula-mula beliau berguru kepada tokoh Mu’tazilah bernama Abu Ali Al  Jubai yang juga merupakan bapak tirinya. Beliau pun juga dikenal sebagai  penganut faham Mu’tazilah yang utama. Imam Abu Hasan Al-Asy’ari juga  sering diminta menggantikan mengajar di majelis pengajian gurunya  Al-jubai. Namun seiring perjalanan waktu, dikemudian hari beliau merasa  ketidakcocokan dengan aliran Mu’tazilah. Hal itu mencapai puncaknya  setelah terjadi diskusi-perdebatan antara Imam Asy’ari dengan gurunya  Al-Jubai ;&lt;br /&gt;Asy’ari : “Bagaimana menurut pendapat anda tentang tiga  orang yang meninggal dalam keadaan berlainan : mukmin, kafir dan anak  kecil.”&lt;br /&gt;Al Jubai : “Orang mukmin masuk surga, orang kafir masuk neraka dan anak kecil selamat dari neraka.”&lt;br /&gt;Asy’ari : &amp;nbsp;“Apabila anak kecil itu ingin masuk surga, apakah mungkin?”&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Al  Jubai : “Tidak mungkin, bahkan dikatakan kepadanya bahwa surga itu  dapat dicapai dengan taat kepada Allah, sedangkan engkau (anak kecil)  belum beramal seperti itu.”&lt;br /&gt;Asy’ari : “Seandainya anak kecil itu  berkata : memang aku belum beramal. Seandainya aku dihidupkan sampai  dewasa, tentu aku akan beramal seperti amalnya orang mukmin.”&lt;br /&gt;Al  Jubai : “Allah akan menjawab : Aku mengetahui bahwa seandainya engkau  sampai umur dewasa niscaya engkau bermaksiat dan engkau akan masuk  neraka. Karena itu Aku sengaja mematikanmu sebelum engkau dewasa.”&lt;br /&gt;Asy’ari  : “Seandainya orang kafir itu bertanya kepada Allah : Engkau telah  mengetahui keadaanku sebagaimana Engkau mengetahui keadaan si anak  kecil, mengapa Engkau tidak menjaga kemaslahatanku dan mematikan aku  selagi aku masih kecil ?”&lt;br /&gt;( Al Jubai terdiam, tidak mampu menjawab)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Beberapa waktu lamanya ia merenungkan dan mempertimbangkan  antara ajaran-ajaran Mu’tazilah dan faham ahli fiqih-Hadits. Ketika  mencapai umur 40 tahun, Imam Abu Hasan Al-Asy’ari mengurung diri di&amp;nbsp;  rumahnya selama 15 hari untuk memikirkan hal tersebut. Pada hari jum’at,  dia naik mimbar Masjid Basrah, menyatakan secara resmi keluar dari  aliran Mu’tazilah dengan berpidato :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Wahai sekalian manusia,  barang siapa mengenalku sungguh dia telah mengenalku. Barangsiapa belum  mengenalku, maka aku mengenalnya sendiri. Aku adalah fulan bin fulan,  dahulu aku berpendapat bahwa Al-Qur’an adalah makhluk; bahwa  sesungguhnya Allah tidak melihat dengan mata; bahwa perbuatan-perbuatan  jelek aku sendiri yang memperbuatnya. Aku bertaubat dan menolak  faham-faham Mu’tazilah dan keluar daripadanya.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Imam Abu Hasan Al Asy’ari setelah keluar dari Mu’tazilah beliau  merumuskan ajaran-ajarannya kembali berdasarkan manhaj salafus saleh,  beliau mengikuti pendapat imam Malik bin Anas dan Imam Ahmad bin Hanbal.  Beliau merumuskan ajarannya berada ditengah-tengah antara kaum  Mu’tazilah yang rasionalis-liberalis dengan kaum  Anthropomorpis-literalis.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beliau kembali ke manhaj  salaf dengan mendasarkan kepada nash Al-Qur’an dan Hadits, tetapi  menerangkannya dengan menggunakan metode scholastis yang rasional  sebatas memperkuat dan menjelaskan pemahaman nash. Ternyata perumusan  ajaran-ajaran beliau diterima oleh mayoritas umat Islam.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imam Abu Hasan Asy’ari pernah mengatakan :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya  banyak pengikut aliran Mu’tazilah dan Qadariyah yang menuruti hawa  nafsu mereka untuk bertaqlid pada pimpinan-pimpinan mereka dan  orang-orang yang mendahului mereka, sehingga mereka mentakwilkan  Al-Qur’an menurut pendapat mereka sendiri, degan suatu ta’wilan dimana  Allah tidak menurunkan padanya suatu kekuasaan dan tidak menjelaskan  padanya suatu bukti dan merekapun tidak menukilkan dari Rasul, begitu  pula tidak dari orang-orang salaf terdahulu.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Seorang Ulama dan peneliti asal Mesir, Dr. Muhammad Abu Zahrah  menuliskan metodologi dan pemikiran Imam Hasan Asy’ari sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.  Menempatkan Al-Qur’an dan hadits sebagai sumber inspirasi akidah dan  sebagai bahan argumentasi atas segala macam bantahan yang datang. Maka  dapat diartikan, bahwa AL-Qur’an maupun Hadits sebagai dasar metodologi  berhujjah Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Asy’ariyah).&lt;br /&gt;2. Meletakkan  tekstual nash (Dhawahur An Nushus) yang masih mungkin membutuhkan  interpretasi dan masuk dalam kategori tasybih, tanpa harus dipaksakan  masuk dalam tasybih secara murni. Dalam hal ini mempunyai dampak atau  konsekuensi logis, bahwa ia tidak bisa lepas dari sebuah pemahaman kalau  Allah mempunyai wajah, akan tetapi sangat berbeda dengan wajah semua  mahkluk-Nya. Demikian pula mempunyai tangan yang tidak sama dengan  tangan makhluk-nya.&lt;br /&gt;3. Memperbolehkan berhujjah dalam hal akidah,  meskipun bersumber dari hadits-hadits ahad. Sebagai bukti, bahwa  sebenarnya hadits ahad pun sah-sah saja sebagai pedoman. Secara tegas ia  menjelaskan, betapa banyak hadits-hadits ahad yang dijadikan rujuan  akidah (tentunya hadits ahad yang sahih).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imam  Abu Hasan Asy’ari telah menulis sekitar 300 judul kitab dalam berbagai  bidang ilmu. Diantara kitabnya yang terkenal adalah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Al Ibanah ‘An Ushul Ad Dinayah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, sebuah kitab besar tentang Ushuludin, akidah Ahlus Sunnah wal Jama’a, &lt;em&gt;Maqalatul Islamiyyin&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Al-Luma’&lt;/em&gt;. .&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Orang-orang yang mengaku pengikut Imam Ahmad bin Hanbal (kaum  Hanbaliyin) yang juga kadang disebut kaum salaf tetap mencurigai beliau,  karena beliau sebelumnya dikenal sebagai penganut Mu’tazilah disamping  karena Imam Asy’ari menggunakan metode scholastik yang dianggap masih  berbau Mu’tazilah dan bermazhab Syafi’i. Akibatnya orang-orang  Hanbaliyin-Salafiyin menentangnya dan mengkafirkannya bahkan  menghalalkan darah orang-orang yang mendukung ajarannya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penentangan orang-orang Hanbaliyin-Salafiyin terhadap faham Asy’ariyah, bisa diruntut sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.  Sepeninggal Khalifah Al-Watsiq, tampuk kekuasaan ada ditangan Khalifah  Al-Mutawakkil (205-247 H). Khalifah Al-Mutawakkil tidak mendukung faham  Mu’tazilah, beliau kembali melarang ajaran tentang kemakhlukan Al-Qur’an  bahkan beliau melakukan pembersihan terhadap ulama-ulama Mu’tazilah  yang dulu mempropagandakan bahwa Al-Qur’an adalah makhluk. Beliau sangat  menghoramati dan mendukung ajaran-ajaran Imam Ahmad bin Hanbal.&lt;br /&gt;b.  Sejak masa pemerintahan Khalifah Al-Mutawakkil, banyak menteri yang  diangkat dari kalangan Hanbaliyin, pengikut Imam Ahmad bin Hanbal. Jadi  lingkungan istana didominasi oleh ulama-ulama Hanbaliyin.&lt;br /&gt;c.  Ajaran-ajaran Imam Abu Hasan Asy’ari yang eks Mu’tazilah dan bermazhab  Syafi’i yang merumuskan kembali manhaj salafus-saleh berdasarkan nash  Al-Qur’an dan Hadits tetapi dengan metode scholastik, kenyataannya  menarik perhatian dan diterima oleh banyak orang. Hal ini tidak disukai  dan dicurigai oleh kaum Hanbaliyin-Salafiyin yang merasa lebih “salaf”  dari dulunya. Popularitas ajaran Asy’ariyah yang bermazhab Syafi’iyah  dikhawatirkan mengurangi pengaruh kaum Hanbaliyin-Salafiyin dilingkungan  istana Khalifah.&lt;br /&gt;d. Salah seorang menteri pada masa Khalifah  Al-Qaim Biamrillah (391-467 H) yang bernama ‘Amid al Mulk sampai-sampai  mengeluarkan praturan-peraturan yang mendiskreditkan orang-orang  penganut Asy’ariyah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di satu pihak orang-orang  Hanbaliyin-Salafiyin yang menentang ajaran Asy’ariyah, di pihak lain  banyak ulama-ulama besar Syafiiyah yang mendukung ajaran-ajaran Imam Abu  Hasan Asy’ari, diantaranya :&lt;br /&gt;1. Abu Bakar bin Tayyib Al Baqillany  (wafat 403 H). Beliau lahir dikota Basrah. Kitab karangannya yang  terkenal adalah At Tahmid, artinya pendahuluan, Kitab At Tahmid ini  perlu dipelajari sebelum seseorang memasuki Ilmu Kalam, berisi antara  lain tentang atom (jauhar fard), sifat (‘ardl) dan cara pembuktian.&lt;br /&gt;2.  Abu Ma’aly bin Abdillah Al Juwainy (419-478 H), lahir di Nisabur  kemudian berpindah ke Baghdad, Beliau mengikuti ajaran Imam Asy’ari dan  Al Baqillany. Imam Al juwainy sempat menjadi sasaran amarah orang-orang  Hanbaliyin-Salafiyin karena mengikuti ajaran Asy’ariyah yang dianggap  terlalu memberi porsi kepada akal. Karena peristiwa itu, terpaksa beliau  meninggalkan Baghdad dan bermukim di Mekkah dan Madinah untuk memberi  pelajaran. Karena itu beliau digelari &lt;strong&gt;“Imam Haramain”&lt;/strong&gt; (imam dua tanah suci). Beliau mengarang beberapa kitab, diantaranya kitab &lt;strong&gt;“Qowaidlu ‘Aqaidu Ahli Sunnah wal Jama’ah”&lt;/strong&gt; yaitu &lt;strong&gt;Prinsip-Prinsip Akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah&lt;/strong&gt;  berdasarkan perumusan Imam Abu Hasan Asy’ari. Dari sinilah selanjutnya  aliran Asy’ariyah menjadi populer, diterima oleh mayoritas umat Islam  dan disebut dengan aliran Ahlus Sunnah wal Jama’ah sampai sekarang.&lt;br /&gt;3.  Imam Syarastani (479-574 H) lahir di Khurasan, pengarang kitab Al Milal  wa An Nihal kitab terbaik tentang firqoh-firqoh dalam theologi Islam  yang sangat terkenal.&lt;br /&gt;4. Imam Abu Hamid Al Ghazali (450-505 H),  murid Imam Al-Juwainy. Menguasai hampir semua ilmu keislaman temasuk  filsafat, digelari “Hujjatul Islam” pengarang kitab “IHYA ULUMIDDIN”  yang sangat terkenal. Kitab Ihya’ ini berisi uraian yang panjang lebar  tentang fiqih, akhlak dan penyucian jiwa (tasawuf) tanpa memasuki area  ittihad dan hulul. Kitab Ihya’ ini berhasil mengkompromikan dan meredam  polemik perselisihan antara ahli tasawuf dan ahli syariat.&lt;br /&gt;5. Imam Fahruddin Ar Razi (lahir 543 H) di Persia. Banyak menulis kitab-kitab tentang ilmu kalam, Fiqih, Tafsir dan lain-lain.&lt;br /&gt;6.  Imam As Sanusi (833-895 H), lahir di Tilimsan Aljazair. Mengarang kitab  “Aqidah Ahli Tauhid” tentang pandangan tauhid Ahlus Sunnah wal Jama’ah  dan kitab “Ummul Barahin” berisi sifat-sifat wajib, mustahil dan jaiz  bagi Allah dan RasulNya, isinya praktis sangat populer di  pesantren-pesantren di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Maturidiyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Aliran ini disandarkan kepada perumusnya yaitu Imam Abu Manshur  Al-Maturidy (wafat 333 H). Lahir di kota Maturid Samarkand. Hidup hampir  sejaman dengan Imam Abu Hasan Asy’ari, hanya saja kota tempat  tinggalnya berbeda. Imam Maturidy bermazhab Hanafy, maka tidak heran  kebanyakan pengikutnya adalah orang-orang pengikut mazhab Abu Hanifah,  sedangkan Imam Asy’ari bermazhab Syafi’i.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Secara umum pemikiran dan ajarannya tidak jauh berbeda dengan Imam Abu  Hasan Asy’ari. Banyak segi persamaannya, hanya sekitar 10 masalah saja  yang berbeda, antara lain : masalah takdir. Asy’ari lebih dekat kepada  Jabariyah, sedangkan Maturidy lebih dekat kepada Qadariyah. Persamaannya  keduanya sama-sama menentang Mu’tazilah dan membela faham salafus saleh  berdasarkan nash Al-Qur’an dan Hadits.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Perbedaan lain, Asy’ari berpendapat bahwa ma’rifat kepada Allah  berdasarkan tuntutan syara’, sedangkan Maturidy berpendapat hal itu  diwajibkan oleh akal. Menurut Asy’ari sesuatu itu baik atau buruk  menurut syara’, sedangkan menurut Maturidy sesuatu itu sendiri mempunyai  sifat baik dan buruk.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Al Maturidy menaruh  porsi akal lebih banyak dalam hal ma’rifat kepada Allah dan penentuan  apakah sesuatu itu baik dan buruk. Tetapi juga disadari bahwa akal  semata-mata belum cukup untuk mengetahui hukum-hukum ta’kifiah. Hal ini  sesuai dengan pendapat Imam Abu Hanifah.&lt;br /&gt;Berbeda halnya dengan  Asy’ari yang kitab-kitab karangannya mudah didapatkan sampai sekarang,  seperti Maqalatul Islamiyyin, Al Ibanah dan Al Luma’, maka kita  kesulitan mendapatkan kitab Maturidiyah. Yang jelas beliau bermazhab  Hanafi. Pandangan-pandangan tauhidnya berasal dari pendapat Imam Abu  Hanifah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Jadi  Asy’ariyah dan Maturidiyah, keduanya sama-sama kembali ke manhaj Salafus  Saleh, (mengikuti faham Imam Malik dan Imam Ahmad bin Hanbal&lt;span&gt;)&lt;/span&gt;  mendasarkan pada nash Al-Qur’an dan Hadits, beriman kepada semua  ayat-ayat mutasyabih dan sifat khabariyah tanpa terlalu jauh  menta’wilkannya. Keduanya sama-sama menentang aliran Mu’tazilah yang  ultra rasionalis-liberalis dan keduanya juga menentang aliran  Musyabbihah-Mujasimah yang ultra tekstualis-literalis sehingga jatuh  pada anthropomorpisme (menyerupakan Allah dengan keadaan makhluk,  seperti mempunyai anggota tubuh (jism), duduk, datang, melempar dsb).&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-8170946653261273024?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/8170946653261273024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=8170946653261273024' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8170946653261273024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8170946653261273024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/10/ilmu-kalam-lahirnya-ahlussunnah-wal.html' title='Ilmu Kalam - Lahirnya Ahlussunnah wal-Jama&apos;ah'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-d7UXUXNT_Eo/Tq6LgSZirgI/AAAAAAAAAMk/1YYPt2YK_3E/s72-c/masjid-siluet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-841350355768168493</id><published>2011-10-24T00:33:00.000+02:00</published><updated>2011-10-24T00:33:26.602+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>SHORTCUT KEYS FOR MICROSOFT WINDOWS ( Kerja lebih cepat dengan shorcut / jalan pintas pada microsoft windows)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-WWzt-ADh3lk/TqSVyrTWpVI/AAAAAAAAAMc/LQwphFMKfWY/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="http://2.bp.blogspot.com/-WWzt-ADh3lk/TqSVyrTWpVI/AAAAAAAAAMc/LQwphFMKfWY/s320/images.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;SHORTCUT KEYS FOR MICROSOFT WINDOWS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHORTCUT KEYS FOR MICROSOFT WINDOWS&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;span class="text_exposed_hide"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt; COMBINATION FUNCTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F8 : (during boot) Holding F8 when booting displays the Windows Boot Menu&lt;br /&gt;SHIFT : (during boot) Holding SHIFT down when booting forces Windows into Safe Mode&lt;br /&gt;CTRL + ALT + DEL : Displays the Task Manager or Windows Security dialog box&lt;br /&gt;ALT + TAB : Static rotate forward between currently open applications&lt;br /&gt;ALT + SHIFT + TAB : Static rotate backward between currently open applications&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + TAB : Live view rotate forward between currently open applications&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + SHIFT + TAB : Live view rotate backward between currently open applications&lt;br /&gt;ALT + ESC : Rotates through currently open applications in the order they were started&lt;br /&gt;ALT + PRINT SCREEN : Sends a screen shot of the current application to the Windows clipboard&lt;br /&gt;CTRL + ESC Displays the Windows Start Menu (same as with the Windows Key)&lt;br /&gt;CTRL + + : (on numeric keypad) Resize column to size of longest item in Windows Explorer details view&lt;br /&gt;SHIFT + * : Opens folder currently selected in Windows Explorer and all sub-folders&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;F1 : Displays the Help window for the current application&lt;br /&gt;F2 : Renames currently highlighted object&lt;br /&gt;F3 : Displays the Windows Search dialogue&lt;br /&gt;F4 : Positions cursor at the Address Bar in Windows &amp;amp; Internet Explorer&lt;br /&gt;F5 : Refreshes contents in Windows &amp;amp; Internet Explorer&lt;br /&gt;ALT + F4 : Closes current application&lt;br /&gt;CTRL + F4 : Closes currently open window in current application&lt;br /&gt;CTRL + Z : Reverses last made change(s) in current document or field&lt;br /&gt;ALT + ENTER : Opens the properties dialogue for the currently highlighted object&lt;br /&gt;SHIFT + F10 : Displays the context menu (same as with the Application Key or right mouse click)&lt;br /&gt;SHIFT + DEL : Deletes objects directly, does not send them to the Recycle Bin&lt;br /&gt;SHIFT : (inserting CD/DVD) Holding SHIFT when inserting a CD or DVD prevents auto-play&lt;br /&gt;SHIFT : (selecting objects) Holding SHIFT down while selecting objects selects objects inclusively&lt;br /&gt;CTRL : (selecting objects) Holding CTRL down while selecting objects selects objects individually&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + D : Minimizes all open windows and displays the desktop  (using this combination again restores all minimized windows)&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + TAB : Cycles through open applications via the taskbar&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + E : Starts Windows Explorer to browse local computer&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + F : Displays the Windows Search dialogue&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + CTRL + F : Displays the Windows Search for Computers dialogue&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + F1 : Displays the Microsoft Windows Help window&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + L : Locks the computer&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + M : Minimizes all open windows&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + SHIFT + M : Restores all windows minimized using WINDOWS KEY + M&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + R : Displays the Run dialogue&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + U : Displays the Windows Utility Manager&lt;br /&gt;WINDOWS KEY + PAUSE : Displays the Windows System Properties dialogue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GENERIC APPLICATION SHORTCUT KEYS&lt;br /&gt;(available to most Windows applications)&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;br /&gt;COMBINATION&lt;br /&gt;FUNCTION&lt;br /&gt;F1 Displays the current application’s Help window&lt;br /&gt;CTRL + A : Selects all text in current document&lt;br /&gt;CTRL + B : BOLD highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + I : ITALICIZE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + U : UNDERLINE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + X : Cuts (deletes) all highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + C : Copies all highlighted text to the Windows clipboard&lt;br /&gt;CTRL + V : Pastes contents of Windows clipboard into current document at cursor position&lt;br /&gt;CTRL + K : Insert hyperlink&lt;br /&gt;CTRL + P : Displays the print dialogue&lt;br /&gt;CTRL + Z : Undo last action&lt;br /&gt;CTRL + Y : Repeat last action&lt;br /&gt;ALT + E : Opens the EDIT menu in the current application&lt;br /&gt;ALT + F : Opens the FILE menu in the current application&lt;br /&gt;SHIFT + INS : Pastes contents of Windows clipboard into current document&lt;br /&gt;HOME : Positions cursor at beginning of current line&lt;br /&gt;CTRL + HOME : Positions cursor at beginning of current document&lt;br /&gt;END : Positions cursor at end of current line&lt;br /&gt;CTRL + END : Positions cursor at end of current document&lt;br /&gt;SHIFT + HOME : Selects all text from current position to beginning of current line&lt;br /&gt;SHIFT + END : Selects all text from current position to end of current line&lt;br /&gt;CTRL + LEFT ARROW : Moves cursor to the left one word at a time&lt;br /&gt;CTRL + RIGHT ARROW : Moves cursor to the right one word at a time&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MICROSOFT OFFICE SHORTCUT KEYS – EXCEL&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;br /&gt;COMBINATION&lt;br /&gt;FUNCTION&lt;br /&gt;F27 : Edit contents of a cell&lt;br /&gt;F7 : Spell check entire document or only highlighted text&lt;br /&gt;F11 : Create chart&lt;br /&gt;CTRL + ; : Enter the current date&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + ; : Enter the current time&lt;br /&gt;CTRL + ‘ : Copies formula from cell above into current cell&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + “ : Copies value from cell above into current cell&lt;br /&gt;CTRL + ` : Toggles between displaying cell contents and cell formulas&lt;br /&gt;CTRL + R : Copies contents of current cell into selected cells to the right&lt;br /&gt;CTRL + D : Copies contents of current cell into selected cells below&lt;br /&gt;ALT + SHIFT + F1 : Create new worksheet&lt;br /&gt;SHIFT + F3 : Displays the formula dialogue&lt;br /&gt;SHIFT + F5 : Displays the search dialogue&lt;br /&gt;CTRL + 1 : Opens the Format Cells dialogue&lt;br /&gt;CTRL + A : Selects all text in current document&lt;br /&gt;CTRL + B : BOLD highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + I : ITALICIZE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + U : UNDERLINE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + 5 : STRIKETHROUGH highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + X : Cuts (deletes) all highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + C : Copies all highlighted text to the Windows clipboard&lt;br /&gt;CTRL + V : Pastes contents of Windows clipboard into current document at cursor position&lt;br /&gt;CTRL + K : Insert hyperlink&lt;br /&gt;CTRL + P : Displays the print dialogue&lt;br /&gt;CTRL + Z : Undo last action&lt;br /&gt;CTRL + Y : Repeat last action&lt;br /&gt;CTRL + F6 : Switches between open workbooks&lt;br /&gt;CTRL + F9 : Minimize current window&lt;br /&gt;CTRL + F10 : Maximize current window&lt;br /&gt;CTRL + PGUP : Rotates forward between worksheets in current document&lt;br /&gt;CTRL + PGDN : Rotates backward between worksheets in current document&lt;br /&gt;CTRL + TAB : Rotates between open documents&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + ! : Displays numbers in comma format&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + @ : Displays numbers in time format&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + # : Displays numbers in date format&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + $ : Displays numbers in currency format&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + % : Displays numbers in percentage format&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + ^ : Displays numbers in scientific format&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + ~ : Displays numbers without special formatting&lt;br /&gt;ALT + = : Adds a range of cells&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + RIGHT ARROW : Positions cursor at next section of text&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + LEFT ARROW : Positions cursor at previous section of text&lt;br /&gt;CTRL + SPACE : Selects entire current column&lt;br /&gt;SHIFT + SPACE : Selects entire current row&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MICROSOFT OFFICE SHORTCUT KEYS – FRONT PAGE&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;br /&gt;COMBINATION&lt;br /&gt;FUNCTION&lt;br /&gt;CTRL + A Selects all text in current document&lt;br /&gt;CTRL + B BOLD highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + I ITALICIZE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + U UNDERLINE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + X Cuts (deletes) all highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + C Copies all highlighted text to the Windows clipboard&lt;br /&gt;CTRL + V Pastes contents of Windows clipboard into current document at&lt;br /&gt;cursor position&lt;br /&gt;CTRL + K Insert hyperlink&lt;br /&gt;CTRL + P Displays the print dialogue&lt;br /&gt;CTRL + Z Undo last action&lt;br /&gt;CTRL + Y Repeat last action&lt;br /&gt;CTRL + K Insert hyperlink&lt;br /&gt;CTRL + L Left justifies current line or highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + E Center justifies current line or highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + R Right justifies current line or highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + / Displays HTML tags&lt;br /&gt;CTRL + S Saves current document&lt;br /&gt;CTRL + TAB Switches between currently open documents&lt;br /&gt;CTRL + INS Inserts line break at cursor position&lt;br /&gt;CTRL + ENTER Moves cursor above or below a table&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + B Preview document in web browser&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + &amp;gt; Increase highlighted text font size incrementally&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + &amp;lt; Decrease highlighted text font size incrementally&lt;br /&gt;CTRL + DEL Deletes word to right of cursor&lt;br /&gt;CTRL + BACKSPACE Deletes word to left of cursor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MICROSOFT OFFICE SHORTCUT KEYS – OUTLOOK&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;br /&gt;COMBINATION&lt;br /&gt;FUNCTION&lt;br /&gt;CTRL + A Selects all text in current document&lt;br /&gt;CTRL + B BOLD highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + I ITALICIZE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + U UNDERLINE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + X Cuts (deletes) all highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + C Copies all highlighted text to the Windows clipboard&lt;br /&gt;CTRL + V Pastes contents of Windows clipboard into current document at&lt;br /&gt;cursor position&lt;br /&gt;CTRL + P Displays the print dialogue&lt;br /&gt;CTRL + Z Undo last action&lt;br /&gt;CTRL + Y Redo last action&lt;br /&gt;CTRL + L Left justifies current line or highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + E Center justifies current line or highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + S Saves current document&lt;br /&gt;CTRL + DEL Deletes word to right of cursor&lt;br /&gt;CTRL + BACKSPACE Deletes word to left of cursor&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + I Jump to Inbox folder&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + O Jump to Outbox folder&lt;br /&gt;CTRL + 1 Jump to Mail folder&lt;br /&gt;CTRL + 2 Jump to Calendar folder&lt;br /&gt;CTRL + 3 Jump to Contacts folder&lt;br /&gt;CTRL + 4 Jump to Tasks folder&lt;br /&gt;CTRL + Y Opens the Go to Folder dialogue&lt;br /&gt;CTRL + R Reply to current message&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + R Reply to all recipients of current message&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MICROSOFT OFFICE SHORTCUT KEYS – POWERPOINT&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;br /&gt;COMBINATION&lt;br /&gt;FUNCTION&lt;br /&gt;CTRL + A Selects all text in current document&lt;br /&gt;CTRL + B BOLD highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + I ITALICIZE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + U UNDERLINE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + X Cuts (deletes) all highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + C Copies all highlighted text to the Windows clipboard&lt;br /&gt;CTRL + V Pastes contents of Windows clipboard into current document at&lt;br /&gt;cursor position&lt;br /&gt;SHIFT + F3 Toggles selected text between lowercase, initial capital and&lt;br /&gt;uppercase&lt;br /&gt;SHIFT + F9 Toggle grid lines&lt;br /&gt;ALT + F9 Toggle guide lines&lt;br /&gt;CTRL + M New slide&lt;br /&gt;CTRL + D Duplicate current slide&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + C Copy Autoshape styles&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + V Paste Autoshape styles&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + G Group objects&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + H Un-group objects&lt;br /&gt;F5 Start a presentation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MICROSOFT OFFICE SHORTCUT KEYS – WORD&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;br /&gt;COMBINATION&lt;br /&gt;FUNCTION&lt;br /&gt;CTRL + A Selects all text in current document&lt;br /&gt;CTRL + B BOLD highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + I ITALICIZE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + U UNDERLINE highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + X Cuts (deletes) all highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + C Copies all highlighted text to the Windows clipboard&lt;br /&gt;CTRL + V Pastes contents of Windows clipboard into current document at&lt;br /&gt;cursor position&lt;br /&gt;CTRL + K Insert hyperlink&lt;br /&gt;CTRL + P Displays the print dialogue&lt;br /&gt;CTRL + Z Undo last action&lt;br /&gt;CTRL + Y Repeat last action&lt;br /&gt;CTRL + F Displays Microsoft Word’s Find dialogue&lt;br /&gt;SHIFT + F4 Repeat most recent Find command&lt;br /&gt;CTRL + K Insert hyperlink&lt;br /&gt;CTRL + L Left justifies current line or highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + E Center justifies current line or highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + R Right justifies current line or highlighted text&lt;br /&gt;SHIFT + F3 Changes case of highlighted text&lt;br /&gt;CTRL + N Opens new blank document&lt;br /&gt;CTRL + P Displays the print dialogue&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + F Displays the font properties dialogue&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + &amp;gt; Increase highlighted text font size incrementally&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + &amp;lt; Decrease highlighted text font size incrementally&lt;br /&gt;CTRL + ] Increase highlighted text font size incrementally&lt;br /&gt;CTRL + [ Decrease highlighted text font size incrementally&lt;br /&gt;CTRL + SHIFT + * Toggles display of non-printing characters&lt;br /&gt;CTRL + UP ARROW Positions cursor at beginning of current paragraph&lt;br /&gt;CTRL + DOWN ARROW Positions cursor at end of current paragraph&lt;br /&gt;CTRL + M Indent current paragraph&lt;br /&gt;CTRL + DEL Deletes word to right of cursor&lt;br /&gt;CTRL + BACKSPACE Deletes word to left of cursor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CTRL + SPACEBAR Resets highlighted text to default font&lt;br /&gt;CTRL + 1 Spaces current line or highlighted text using single line spacing&lt;br /&gt;CTRL + 5 Spaces current line or highlighted text using 1.5 line spacing&lt;br /&gt;CTRL + 2 Spaces current line or highlighted text using double line spacing&lt;br /&gt;CTRL + ALT + 1 Formats highlighted text to Heading 1&lt;br /&gt;CTRL + ALT + 2 Formats highlighted text to Heading 2&lt;br /&gt;CTRL + ALT + 3 Formats highlighted text to Heading 3&lt;br /&gt;F4 Repeat last action (Microsoft Office 2000 or higher only)&lt;br /&gt;F5 Opens Go To dialogue&lt;br /&gt;SHIFT F5 Jump to previous edit point in document&lt;br /&gt;F7 Spell check entire document or only highlighted text&lt;br /&gt;SHIFT + F7 Opens the Thesaurus dialogue&lt;br /&gt;F8 Turns on Selection Mode. Use any Word feature to add to selection&lt;br /&gt;or F8 to increase selection by word, sentence, paragraph or&lt;br /&gt;document)&lt;br /&gt;F12 Opens the Save Document As dialogue&lt;br /&gt;SHIFT + F12 Saves current document&lt;br /&gt;CTRL + F6 Rotate through open documents&lt;br /&gt;ALT + F6 Toggle between open documents and program dialogues&lt;br /&gt;ALT + Mouse click Opens the Research Panel (if installed) showing information about&lt;br /&gt;current word or selection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTERNET EXPLORER SHORTCUT KEYS&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;br /&gt;COMBINATION&lt;br /&gt;FUNCTION&lt;br /&gt;ALT + HOME Opens Home Page&lt;br /&gt;ALT + LEFT ARROW Rotates backward through previously viewed websites&lt;br /&gt;ALT + RIGHT ARROW Rotates forward through previously viewed websites&lt;br /&gt;SPACEBAR Moves down the current page one screen at a time&lt;br /&gt;SHIFT + SPACEBAR Moves up the current page one screen at a time&lt;br /&gt;F11 Toggles between full screen and normal views&lt;br /&gt;ESC Ends download of current page or file&lt;br /&gt;CTRL + ENTER Automatically completes an URL (eg: Type elmcomputers in ADDRESS&lt;br /&gt;BAR, press CTRL + ENTER to format to http://www.elmcomputers.com)&lt;br /&gt;CTRL + N Opens new browser window&lt;br /&gt;CTRL + P Prints the current page or frame&lt;br /&gt;CTRL + Mouse Wheel Up Increase text size&lt;br /&gt;CTRL + Mouse Wheel Down Decrease text size&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTERNET EXPLORER 7 SHORTCUT KEYS&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;br /&gt;COMBINATION&lt;br /&gt;FUNCTION&lt;br /&gt;CTRL + LEFT MOUSE BTN Open a link in a new background tab&lt;br /&gt;ALT + ENTER Open a new tab from the Address Bar&lt;br /&gt;CTRL + TAB Rotate forward through tabs&lt;br /&gt;CTRL + W (or CTRL + F4) Close current tab&lt;br /&gt;CTRL + Number Switch to a specific tab (numbered from left to right)&lt;br /&gt;CTRL + Q Open Quick Tabs (thumbnail view of all tabs)&lt;br /&gt;ALT + N Give focus to Information Bar&lt;br /&gt;ALT + D Give focus to Address Bar&lt;br /&gt;CTRL + E Give focus to Toolbar search box&lt;br /&gt;ALT + ENTER Open your search query in a new tab&lt;br /&gt;CTRL + DOWN ARROW Show the search provider menu&lt;br /&gt;ALT (or F10) Toggle display of Menu Bar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REMOTE DESKTOP SHORTCUT KEYS&lt;br /&gt;SHORTCUT KEY&lt;br /&gt;COMBINATION FUNCTION&lt;br /&gt;ALT + PGUP&lt;br /&gt;Rotates forward between currently open applications&lt;br /&gt;(Equivalent to ALT + TAB on local system)&lt;br /&gt;ALT + PGDN&lt;br /&gt;Rotates backward between currently open applications&lt;br /&gt;(Equivalent to ALT + SHIFT + TAB on local system)&lt;br /&gt;ALT + INS&lt;br /&gt;Rotates through currently open applications in the order they were&lt;br /&gt;started&lt;br /&gt;(Equivalent to ALT + ESC on local system)&lt;br /&gt;ALT + HOME&lt;br /&gt;Displays the Windows Start Menu (same as with the Windows Key)&lt;br /&gt;(Equivalent to CTRL + ESC on local system)&lt;br /&gt;CTRL + ALT + -(on numeric&lt;br /&gt;keypad)&lt;br /&gt;Sends a screen shot of the current application in the Remote Desktop&lt;br /&gt;to the Windows clipboard&lt;br /&gt;(Equivalent to ALT + PRINT SCREEN on local system)&lt;br /&gt;CTRL + ALT + + (on numeric&lt;br /&gt;keypad)&lt;br /&gt;Sends a screen shot of the entire Remote Desktop session to the&lt;br /&gt;Windows clipboard&lt;br /&gt;(Equivalent to PRINT SCREEN on local system)&lt;br /&gt;CTRL + ALT + END&lt;br /&gt;Displays the Task Manager or Windows Security dialog box&lt;br /&gt;(Equivalent to CTRL + ALT + DEL on local system)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-841350355768168493?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/841350355768168493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=841350355768168493' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/841350355768168493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/841350355768168493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/10/shortcut-keys-for-microsoft-windows.html' title='SHORTCUT KEYS FOR MICROSOFT WINDOWS ( Kerja lebih cepat dengan shorcut / jalan pintas pada microsoft windows)'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-WWzt-ADh3lk/TqSVyrTWpVI/AAAAAAAAAMc/LQwphFMKfWY/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-8866919472028445977</id><published>2011-10-23T19:31:00.002+02:00</published><updated>2011-10-23T19:54:29.367+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Foto Masyaikh</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0c0pcJq3leE/TqRT6y8bClI/AAAAAAAAAMU/vAXXQwJ3YoA/s1600/250215_1741876672071_1393341562_31519814_163507_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-0c0pcJq3leE/TqRT6y8bClI/AAAAAAAAAMU/vAXXQwJ3YoA/s1600/250215_1741876672071_1393341562_31519814_163507_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://allangkati.blogspot.com/2010/04/syeikh-islam-abdul-halim-mahmud.html"&gt;Syekh Abdul Halim Mahmud&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-AJcrDcr6Thk/TqRNmrKm-MI/AAAAAAAAAME/ROzYgkvYSt0/s1600/263753_1780858286587_1393341562_31572094_7341277_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://4.bp.blogspot.com/-AJcrDcr6Thk/TqRNmrKm-MI/AAAAAAAAAME/ROzYgkvYSt0/s320/263753_1780858286587_1393341562_31572094_7341277_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ali_Gomaa"&gt;Syekh Ali Ghom'ah&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-70Hx0t_OI5Y/TqRRGPUIAAI/AAAAAAAAAMM/ta0GSdB73ro/s1600/298135_1973794109862_1393341562_31771726_752062220_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-70Hx0t_OI5Y/TqRRGPUIAAI/AAAAAAAAAMM/ta0GSdB73ro/s320/298135_1973794109862_1393341562_31771726_752062220_n.jpg" width="247" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://majelisrasulullah.org/"&gt;Habib&amp;nbsp; Mundzir Al-Musawa&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-8866919472028445977?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/8866919472028445977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=8866919472028445977' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8866919472028445977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8866919472028445977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/10/foto-syekh-ali-gomah.html' title='Foto Masyaikh'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-0c0pcJq3leE/TqRT6y8bClI/AAAAAAAAAMU/vAXXQwJ3YoA/s72-c/250215_1741876672071_1393341562_31519814_163507_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-3236550876239548748</id><published>2011-10-19T05:05:00.001+02:00</published><updated>2011-10-19T05:05:16.722+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Feeling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>Cara Membuat Windows XP Bajakan Menjadi Original Asli (Genuine)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ABj_1w78_dY/Tp494kwsbMI/AAAAAAAAAL8/_n8tmUdYuv0/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-ABj_1w78_dY/Tp494kwsbMI/AAAAAAAAAL8/_n8tmUdYuv0/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;Membuat windows XP bajakan menjadi asli atau genuine mungkin sudah ga jaman lagi ya? coz sekarang kebanyakan orang sudah beralih ke windows 7,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi buat pecinta windows XP dan masih setia menggunakan windows Xp sampai sekarang, mungkin ini merupakan tips yang cukup menarik, yaitu merubah windows XP bajakan menjadi original and asli 100%, jadi ga usa takut lagi deh ama yang namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;automatic update&lt;/span&gt;, pemblokiran dari microsoft, atau  mendapat pesan2 aneh dari microsoft yang selalu muncul pas PC kita start up.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saya tetap menyarankan sobat untuk menggunakan windws yang asli (bagi yang sudah sangat berkecukupan,, hehe), tiada maksud apa2, hanya untuk membantu sobat yang ga bisa beli windows yang asli, dan mungkin sebagai pelajaran juga bagi microsoft coz masih banyak celah2 keamanan pada windows yang masih bisa di bobol,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tenang aja, Cara ini masih bisa berfungsi sampai postingan ini diterbitkan, dan saya sudah membuktikannya sendiri, OK lah, langsung saja ke TKP,,,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut Langkah-langkah untuk merubah windows XP bajakan/palsu  menjadi genuine / asli:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Download dulu Software "KeyFinder" untuk merubah Product Key Windowsnya, bisa di download &lt;a href="http://www.4shared.com/file/u5UUQSyg/buat_Xp_menjadi_genuine.html"&gt;di sisni&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;2. Kemudian download juga Software untuk mengecek keaslian windows &lt;a href="http://www.4shared.com/file/U1K1jEkE/tool_untuk_check_originalitas_.html"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Extrack kedua file tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Buka folder "buat Xp menjadi genuine" kemudian jalankan program "KeyFinder"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. klik "options" --&amp;gt; "Change Windows Key"&lt;br /&gt; terlihat seperti gambar dibawah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_4MKFcgP-SvM/S-yJ2WUydHI/AAAAAAAAAPU/cpit43iY7rA/s1600/keyfinder1.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5470899214147023986" src="http://2.bp.blogspot.com/_4MKFcgP-SvM/S-yJ2WUydHI/AAAAAAAAAPU/cpit43iY7rA/s320/keyfinder1.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 159px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. Masukan  salah satu  product key asli yang ada di folder "Membuat XP menjadi Genuine" yang di extract tadi, kemudian klik change.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_4MKFcgP-SvM/S-yKyANESCI/AAAAAAAAAPc/GF5QDJHiESE/s1600/keyfinder2.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5470900239001208866" src="http://3.bp.blogspot.com/_4MKFcgP-SvM/S-yKyANESCI/AAAAAAAAAPc/GF5QDJHiESE/s320/keyfinder2.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 129px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. Setealah itu keluarkan program "keyfinder" dan buka ulang lagi, disana akan terlihat kalau product key windows sobat sudah digantikan dengan key asli yang tadi dimasukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_4MKFcgP-SvM/S-yL9PXPHkI/AAAAAAAAAPk/NLRNhD5Q5gc/s1600/keyfinder3.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5470901531560582722" src="http://2.bp.blogspot.com/_4MKFcgP-SvM/S-yL9PXPHkI/AAAAAAAAAPk/NLRNhD5Q5gc/s320/keyfinder3.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 157px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7. Selesai,,,,  Sekarang tinggal buka folder "tool untuk check originalitas windows" yang sudah di download dan di extract tadi, tinggal klik 2x programnya, jika muncul seperti gambar di bawah, berarti sobat telah sukses merubah windows bajakannya menjadi genuine..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_4MKFcgP-SvM/S-yNvu36rDI/AAAAAAAAAPs/5paQfQEdaz0/s1600/genuine.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5470903498524240946" src="http://3.bp.blogspot.com/_4MKFcgP-SvM/S-yNvu36rDI/AAAAAAAAAPs/5paQfQEdaz0/s320/genuine.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 320px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 310px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Horeee,,,, selesai,,, sekarang sobat bebas berselancar diinternet tanpa khawatir ketauan oleh Microsoft kalau windowsnya bajakan,, (hehe....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: jika tidak berhasil lakukan langkah2 diatas pada Account "Administrator" dan cobalah semua productkey yang diberikan tadi hingga berhasil, saya sudah buktikan sendiri dan berhasil,,, (jika tidak berasil jg, berarti anda belum beruntung,, hehehe,,, )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses,,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa mampir ke kolom komentarnya dulu ya sob,,, thanks,,,, :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-3236550876239548748?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/3236550876239548748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=3236550876239548748' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3236550876239548748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3236550876239548748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/10/cara-membuat-windows-xp-bajakan-menjadi.html' title='Cara Membuat Windows XP Bajakan Menjadi Original Asli (Genuine)'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ABj_1w78_dY/Tp494kwsbMI/AAAAAAAAAL8/_n8tmUdYuv0/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-5649582807160828807</id><published>2011-10-18T02:33:00.000+02:00</published><updated>2011-10-18T02:33:53.001+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resonansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Cara Menghilangkan Negatif Thinking</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-jjYciHh-Zlo/TpzJBydYJRI/AAAAAAAAAL0/6TCv2_ea9Rc/s1600/03.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="191" src="http://2.bp.blogspot.com/-jjYciHh-Zlo/TpzJBydYJRI/AAAAAAAAAL0/6TCv2_ea9Rc/s200/03.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Apa itu negative thinking?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Negative thinking, secara sederhana, dapat didefinisikan sebagai pikiran-pikiran yang muncul, dan diyakini benar adanya tentang sesuatu hal yang belum tentu benar mengenai suatu kejadian atau peristiwa secara negatif dan irasional.&lt;span id="more-422"&gt;&lt;/span&gt;Jenis-jenis dan contoh-contoh negative thinking (keyakinan dan pemikiran yang irasional).&lt;/div&gt;1. All or nothing.&lt;br /&gt;Berpikir pada ekstrim kiri dan kanan. Berhasil berarti sukses, gagal berarti pecundang. Contoh: Kamu tidak naik kelas, artinya kamu memercayai bahwa kamu bodoh, tidak berguna, tidak punya masa depan.&lt;br /&gt;2. Overgeneralization&lt;br /&gt;Hal buruk yang terulang, akan terus berulang. Misalnya: kamu pernah dikhianati pacar kamu. Akibatnya kamu berpikir bahwa kamu akan terus dikhianati oleh pacar kamu selanjutnya, sehingga kamu memilih untuk tidak pacaran.&lt;br /&gt;3. Jumping to conclusion&lt;br /&gt;Kamu mengambil kesimpulan seperti kamu seorang peramal. Misalnya: Kamu menelepon pacar kamu dan tidak diangkat, kamu berpikir pacar kamu sedang selingkuh.&lt;br /&gt;4. The binocular trick&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kamu melihat segala sesuatunya berlebihan. Misalnya: Kamu mengalami masalah kecil, lantas berpikir masalah itu luar biasa besar.&lt;br /&gt;5. Emotional reasoning.&lt;br /&gt;Kamu percaya apa yang kamu rasakan merefleksikan diri kamu. Misalnya: Kamu merasa jelek, karena kamu memang jelek.&lt;br /&gt;6. Pikiran2 seharusnya dan harus.&lt;br /&gt;Kamu secara konstan menganggap kamu harus ini atau kamu memang seharusnya melakukan itu. Misalnya: Teman kamu meminta kamu mengerjakan tugasnya. Kamu menolak dan teman kamu marah. Kamu lantas berpikir seharusnya memang kamu harus mengerjakannya. Akibatnya, kamu tidak pernah lagi bisa menolak apa yang tidak seharusnya kamu kerjakan menjadi sesuatu yang harus kamu kerjakan. Kamu kehilangan asertifitas kamu.&lt;br /&gt;7. Labeling and mislabeling&lt;br /&gt;Kamu memberikan label pada apa yang kamu kerjakan. Misalnya kalau kamu ranking 1 kemudian bergeser jadi ranking 2. Kamu berpikir kamu itu emang bodoh dan pecundang. Kamu tidak akan pernah bisa menang. Begitupun dengan cara kamu menilai orang lain.&lt;br /&gt;8. Personalisasi&lt;br /&gt;Kamu berpikir bahwa kamu bertanggung jawab atas segala kesalahan yang terjadi. Misalnya: Ketika suami kamu menuntut cerai, kamu berpikir kamulah yang salah.&lt;br /&gt;9. Mental Filter&lt;br /&gt;Kamu selalu memposisikan kamu rendah dalam segala situasi yang positif. Misalnya: karya tulis kamu berhasil dipasang di koran. Kamu seharusnya bangga dan senang, tapi kamu malah berpikir, kamu hanya beruntung karena orang yang pintar tidak mengirimkan karya apa2.&lt;br /&gt;10. Diminishing the positive&lt;br /&gt;Kamu melihat kejadian yang positif dengan cara negatif. Misalnya: kamu naik pangkat, tapi kamu merasa tidak dihargai karena gajinya cuma nambah dikit.&lt;br /&gt;Dengan mengerti pola2 ini, kamu akan lebih dapat memahami negative thinking seperti apa yang kamu miliki.&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara mengatasi negative thinking&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Kenali jenis negative thinking dalam diri kamu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. S – Say the word STOP!&lt;br /&gt;Ketika pikiran negatif muncul, katakan STOP! Jangan biarkan pikiran negatif menguasai diri kamu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. T – TAKE a break!&lt;br /&gt;Relaksasi. Tarik nafas dalam2, bersantai, baca buku, dengerin musik, pokoknya lakukan apa saja yang dapat mengalihkan pikiran kamu dari negative thinking. Ganti lingkungan kamu. Misalnya, negative thinking muncul saat kamu di rumah, kamu dapat pergi ke minimarket terdekat, ke gramedia, ke perpustakaan, atau kemanapun yang bisa membuat kamu santai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. O – Focus on the OUTCOME!&lt;br /&gt;Fokus pada hasil pencapaian tujuan kamu. Nikmati momen2 keberhasilan kamu. dan hindari berpikir mengenai sesuatu yang dapat merusak momen2 ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. P – PRAISE yourself!&lt;br /&gt;Puji dirimu sendiri atas kemajuan yang berhasil kamu lakukan. INGAT BAHWA YANG KAMU CARI ADALAH KEMAJUAN BUKAN KESEMPURNAAN SEBAB TIDAK ADA YANG SEMPURNA. berikan hadiah untuk dirimu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Lawan pikiran negatif kamu.&lt;br /&gt;Jika kamu membayangkan kamu gagal, lakukan sebaliknya. Bayangkan juga ketika kamu berhasil.&lt;br /&gt;Jika kamu mendengar suara dalam pikiran kamu bahwa kamu tidak bisa. Katakan kamu bisa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah Negative Thinking selalu berefek tidak baik?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak! Asalkan dalam porsi yang cukup, negative thinking mempersiapkan diri kita untuk kemungkinan yang terburuk sehingga kita bisa lebih siap menghadapi kemungkinan terburuk. Namun, ketika negative thinking eksis terlalu berlebihan, percayalah…itu akan merusak kehidupan anda…&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-5649582807160828807?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/5649582807160828807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=5649582807160828807' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5649582807160828807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5649582807160828807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/10/cara-menghilangkan-negatif-thinking.html' title='Cara Menghilangkan Negatif Thinking'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-jjYciHh-Zlo/TpzJBydYJRI/AAAAAAAAAL0/6TCv2_ea9Rc/s72-c/03.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-5735785080942479162</id><published>2011-10-16T22:54:00.001+02:00</published><updated>2011-10-16T22:55:00.226+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Misteri Pengarang syi'eir Tanpo Waton</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-cGgbTc0asxM/TptD955rzqI/AAAAAAAAALs/e3j93DCwgx8/s1600/gusdurku.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-cGgbTc0asxM/TptD955rzqI/AAAAAAAAALs/e3j93DCwgx8/s320/gusdurku.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di  awal tahun 2011 pertama kali aku mendengar syiir tanpo waton di karang  nongko di acara pengajiannya kiai husain, rutinan malam pitulasan. syiir  tersebut di kumandangkan sebelum dan sesudah pengajian, syiirnya begitu  menyentuh kalbu, dan mulai bait awal sampai akhir penuh makna, seluruh  syiir tersebut mengandung ajaran mulai dasar sampai ke ajaran yg lebih  tinggi, andai ada orang yg baru masuk islam dan hanya syiir an ini jd  pegangan insya Allah dia selamat dunia akhirat.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah selesei mengaji aku minta syiiran ini dari para santri melalui bleutoot dari hp ke hp&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sesampai  di rumah aju dengarkan lagi syiiran ini,tanpa bisa di cegah hati  tergetar , perasaan begitu syahdu....air mata jatuh bercucuran, setiap  kali ku ulangi syiiran ini aku menangis tersedu....begitu kuat daya  magis&amp;nbsp; syiir tanpo waton ini&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa bulan kemudian ketika aku  pergi ketulangan sidoarjo ke rumahnya gus yusup, di rumah gus yusup  sudah ada tamu seorang tua yg memakai busana muslim tapi lusuh sekali,  aku tidak tahu siapa orang tua ini, tiba - tiba hpku berdering dan  kebetulan nada deringnya adalah syiir tanpo waton, orang tua ini  meneruskan syiir tanpo waton dari hpku dg suara yg lembut tapi serak  sekali dan kulihat matanya mulai berkaca - kaca, singkat kata kami  akhirnya membahas syiir tanpo waton ini, berkali kali aku bertanya  kepada orang tua ini arti kata yg tidak aku mengerti di syiir tanpo  waton ini, orang tua ini menjawab dg sangat gamblang sekali, aku  bersyukur di pertemukan dg orang tua ini, lewat gus yusup akhirnya aku  tahu siapa sebenarnya orang ini, orang ini adalah teman gus yusup yg  setiap kali kalau gus yusup mengalami kegundahan dalam hatinya orang ini  datang dg tiba tiba tanpa di undang ke rumah gus yusup dan memberi  jalan keluar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah kami mengobrol cukup lama gus yusup bilang  padaku kalau syiir tanpo waton ini bukan karangan gus dur dan yg  melagukan juga bukan gus dur tapi gus nizam dari wonoayu sidoarjo, dan  orang tua ini mengamini apa yg dibilang oleh gus yusup, aku bertanya  dalam hati benarkah berita ini...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;seiring dg waktu aku mulai  melupakan peristiwa ini, dan aku masih yakin kalau yg mengarang dan  melagukan syiiran ini adalah gus dur bukan gus nizam,sampai dua  hari yg lalu, malam 15 bulan puasa aku di telp oleh putra kiai djalil yg  menanyakan siapa sebenarnya pengarang dan yang melagukan syiir tanpo  waton, katanya ada yg bilang bukan gus dur yg melagukan, aku teringat  peristiwa di tulangan waktu itu, dan kusampaikan kpd putra kiai djalil  ini bahwa memang ada yg mengatakan begitu, yaitu bahwa yg mengarang dan  melagukan syiir tanpo waton itu gus nizam bukan gus dur. putra kiai  djalil ini minta tolong kepadaku supaya mencari info yg sebenarnya..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku mulai mencari info dan alhamdulillah info ini ku dapat dari orang yg bernama supri dari wonoayu sidoarjo, beliau bercerita : Diawal  bulan Mei 2011 itulah pertama saya mendengarkan syiir ini   ditengah-tengah ribuan jamaah dari berbagai penjuru dusun, desa,   kecamatan, kota dan luar kota. Ketika mendengar syiir ini hati, akal   pikiran dan seluruh badan terasa gemetar seperti mendapatkan pancaran   Nur Ilahi. Sejak itulah saya mencoba menelusuri jejak syiir ini apakah   Gus Nizam (pengasuh ponpes Ahlus Shafa wal Wafa Simoketawang, Wonoayu,   Sidoarjo) yang menciptakan atau ada orang lain dibalik terciptanya syiir   ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena sejak awal pertama kali mendengar syiir ini saya meyakini   bahwa bukan orang biasa yang membuat syiir ini katakanlah sekelas   waliyullah. Untuk menapaki jejak syiir ini langkah pertama yang  saya ambil adalah  mencari di dunia maya melalui bantuan Google, begitu  tulisan “syiir  tanpo wathon“ saya masukkan dan mesin pencari bekerja  seketika web/blog  yang mengulas syiir ini langsung terpampang semua.  Ohh... ternyata syiir  ini diciptakan oleh Almaghfirullah Gus Dur. Dalam  hati berkata pantas  saja syiir ini begitu mendalam maknanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai  seorang lulusan S1 yang pernah melakukan penelitian, insting  untuk  mencari kebenaran syiir ini mulai muncul dibenak saya. Tak lama   kemudian sekitar awal bulan Juni 2011 syiir ini dikumandangkan setiap   menjelang adzan shalat fardhu di radio Yasmara Kembang Kuning Surabaya.   Sejak itulah syiir ini menjadi gelombang tsunami yang menghantam   relung-relung hati dan jiwa orang-orang yang beriman. Satu bulan   berikutnya sekitar awal bulan Juli 2011 muncullah CD yang beredar   dipasaran melantunkan syiir ini yang disertai vidio klip foto-foto   almarhum Gus Dur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jejak demi jejak kami telusuri, ternyata syiir  ini beredar di dunia  maya sejak bulan Nopember 2011 dan yang  menyebarkan syiir ini adalah  komunitas Gusdurian (pengidola Gus Dur).  Semua vidio klip suaranya  seragam dilantunkan satu orang, yang hampir  semua orang itu meyakini  suara Gus Dur, namun setelah memutar beberapa  kali suaranya memang mirip  suara Almarhum Gus Dur, tetapi suara itu  terdengar ketika Gus Dur masih  muda. Hatipun bertanya-tanya kalau benar  ini suaranya Gus Dur  seharusnya syiir ini booming sejak Gus Dur masih  hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jejak setapak terus saya telusuri, suaranya yang masih muda   mengingatkan saya pada sosok KH. Mohammad Nizam As-Shofa, Lc dan   ternyata betul suara ini mirip sekali dengan suara khas Gus Nizam cucu   dari guru mursyid tarekat (almarhum) &lt;em&gt;Hadhratus as-Syaikh al-Mukarram &lt;/em&gt;KH.   Sahlan Thalib, Krian, Sidoarjo. KH. Sahlan merupakan seorang guru   mursyid yang telah menelorkan beberapa orang wali seperti Almaghfirullah   Mbah ‘Ud Pagerwojo, Sidoarjo dan juga Almaghfirullah KH. Ahmad Bahru   Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam (Pengasuh Ponpes Salafiyah   Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah) Turen, Malang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah  setapak untuk menelusuri jejak syiir ini terus saya  langkahkan, sudah  saatnya saya mencari informasi dari dalam Ponpes Ahlus  Shofa wal Wafa  melalui jamaah yang sudah lama ikut maupun para  pengurus-pengurusnya.  Setapak demi setapak membuahkan hasil. Seorang  jamaah yang sejak 2007  telah mengikuti pengajian di ponpes ini  menjelaskan bahwa sejak pertama  kali saya ikut pengajian disini, syiir  ini sudah rutin dilantunkan  bersama jamaah setelah selesai pengajian.  Dan ketika saya bertanya  kepada salah satu pimpinan pengurus di ponpes  ini, beliau mengatakan  saya sudah hafal syiir ini sejak 4 tahun yang  lalu, maksudnya adalah  sejak awal 2007.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian saya teringat dengan CD yang memuat  pengajian bulan ramadhan  tahun 2008 yang didalamnya terdapat file syiir  tanpo wathon. Saya coba  melihat properteisnya dan ternyata file ini  direkam sejak bulan Pebruari  2007.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puncak pendakian gunung syiir  tanpo wathon ini sudah hampir  kelihatan, itu artinya langkah setapak  tinggal sedikit lagi. Langkah  yang berat terus saya lakukan untuk  mencapai puncak sejarah dari syiir  ini. Dan Alhamdulillah Gus Nizam  menunjukkan jalan setapak yang terakhir  dari puncak syiir ini, bahwa  syiir ini beliau ciptakan sejak tahun  2004. Di versi pertama syiir ini  lebih panjang dua bait, kemudian  diversi kedua tahun 2007 dua bait  tersebut dihapus. Dan versi kedua  itulah yang beredar luas dan syiir  ini kemudian diakui oleh Gusdurian  (pengidola Gus Dur) sebagai syiirnya  Gus Dur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai pencipta dan pelantun syiir tanpo wathon ini,  Gus Nizam  bersyukur sekali syiir ini beredar luas dimasyarakat dengan  kebesaran  nama Guru Bangsa kita yaitu Gus Dur. Kuatnya label kewalian  Gus Dur yang  samakin hari semakin berjubel, puluhan ribu peziarah terus  memadati  makam Almaghfirullah Gus Dur. Gus Nizam juga mengaku senang  sekali jika  syiir ini ditempelkan atau nisbatkan ke Gus Dur. Karena Gus  Nizam  sendiri mengakui bahwa Gus Dur merupakan salah seorang  waliyullah. Itu  terbukti disetiap pengajiannya hadiah Al-Fatihah selalu  dikirimkan ke  Almagfirullah Gus Dur untuk mendapatkan keberkahannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah  menapaki puncak syiir ini telah sampai pada puncaknya.  Pencipta dan  pelantun syiir tanpo wathon adalah KH. Mohammad Nizam  As-Shafa, Lc.  Pengasuh Ponpes Ahlus Shafa wal Wafa, Simoketawang,  Wonoayu, Sidoarjo.  Beliau merupakan guru pembimbing tarekat  Naqsyabandiyah, beliau membuka  pengajian tasawuf setiap Rabu malam yang  diikuti oleh ribuan jamaah  putra-putri. Kitab yang dikaji adalah Kitab  Jami’ul Ushul Fil Auliya’  (Syaikh Ahmad Dhiya’uddin Musthofa  Al-Kamisykhonawy) &amp;amp; kitab  Al-Fathur Rabbani wal Faidlur Rahmany  (Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani)  setiap Rabu jam 21.30 WIB.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh : Damar Kasaenan pada 17 Agustus 2011 jam 7:05&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-5735785080942479162?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/5735785080942479162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=5735785080942479162' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5735785080942479162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5735785080942479162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/10/misteri-pengarang-syieir-tanpo-waton.html' title='Misteri Pengarang syi&apos;eir Tanpo Waton'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-cGgbTc0asxM/TptD955rzqI/AAAAAAAAALs/e3j93DCwgx8/s72-c/gusdurku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-313864315207636538</id><published>2011-09-29T02:07:00.000+02:00</published><updated>2011-09-29T02:07:49.284+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lucu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wise Word'/><title type='text'>Wise Word Cinta Lebay, Alay, Gombal Tapi Lucu ....</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: small; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #4b4b4b; font-family: Molengo; font-size: 18px; line-height: 24px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ZgpPq_nDXe4/ToO2TFpN4VI/AAAAAAAAALo/Tjx1cxLk4k8/s1600/rayuan-gombal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="271" src="http://1.bp.blogspot.com/-ZgpPq_nDXe4/ToO2TFpN4VI/AAAAAAAAALo/Tjx1cxLk4k8/s400/rayuan-gombal.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat menyapu padang pasir. Tidak akan pernah ada habisnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu seperti lilin. Selalu menemani dan menerangi di tengah kegelapan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu itu bagai bayangan. Setia menemani kamu kemanapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu seperti darah di nadimu, terus mengalir agar kau tetap hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat cat Catylac. Tahan laman dan tak mudah pudar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu seperti menguras lautan. Takkan habis hingga kiamat datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat bernafas. Jika berhenti maka aku mati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu laksana hujan. Takkan kau sadari berapa banyak tetesnya yg jatuh dari langit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat salju di puncak Jayawijaya. Abadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat harga pertamax. Naik terus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat bulan. Selalu setia mendampingi bumi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat rambut. Akan terus tumbuh sampai aku mati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat laut. Luas, dalam, dan tak berujung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu itu ibarat angka 8. Nggak akan pernah putus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat tembang kenangan. Abadi sepanjang masa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu seperti matahari yang tidak bosan menyinari bumi setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu ibarat Tembok Cina. Kokoh dan ga ada putusnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu selayaknya "Cinta Fitri". Tidak mengenal kata "Tamat".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayangku ke kamu itu ibarat putaran waktu. Tak pernah berhenti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Cambria,serif; font-size: 11.5pt;"&gt;Sayang aku ke kamu seperti angka berapapun yang dibagi 0, tak terhingga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br class="Apple-interchange-newline" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-313864315207636538?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/313864315207636538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=313864315207636538' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/313864315207636538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/313864315207636538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/09/wise-word-cinta-lebay-alay-gombal-tapi.html' title='Wise Word Cinta Lebay, Alay, Gombal Tapi Lucu ....'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ZgpPq_nDXe4/ToO2TFpN4VI/AAAAAAAAALo/Tjx1cxLk4k8/s72-c/rayuan-gombal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Cairo, Egypt</georss:featurename><georss:point>30.064742 31.249509</georss:point><georss:box>29.9548035 31.0915805 30.174680499999997 31.4074375</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-3182458217301524027</id><published>2011-09-29T01:57:00.001+02:00</published><updated>2011-09-29T02:01:03.398+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wise Word'/><title type='text'>Kata Kata Bijak Albert Einstent</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-mu4P6FqdyyQ/ToO0FMQ38oI/AAAAAAAAALk/mKpRsmL0jCQ/s1600/albert-einstein.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-mu4P6FqdyyQ/ToO0FMQ38oI/AAAAAAAAALk/mKpRsmL0jCQ/s320/albert-einstein.jpg" width="244" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;"Hakikatku adalah yang aku pikirkan, bukan apa yang aku rasakan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku Berpikir terus menerus berbulan bulan dan bertahun tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah. Untuk yang keseratus aku benar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau mereka ingin menemuiku, aku ada disini. Kalau mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka. (Ketika istrinya memintanya berganti untuk menemui Duta Besar Jerman)"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa Anda kemana-mana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikn aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antaramasa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya jahat, tapi karena orang-orangnya tak perduli."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hidup itu seperti naik sepeda. Agar tetap seimbang, kau harus terus bergerak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lebih mudah mengubah plutonium dari pada mengubah sifat jahat manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibanding meloloskan undang-undang yang tidak bisa ditegakkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Generasi-generasi yang akan datang akan kehilangan keyakinan bahwa manusia akan berjalan di muka bumi dengan darah dan daging."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nilai manusia terletak pada apa yang bisa dia terima."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau nilai 9 itu kesuksesan dalam kehidupan, maka nilai 9 sama dengan x ditambah y ditambah z. Bekerja adalah x, y adalah bermain, dan z adalah untuk berdiam diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang berjiwa besar akan selalu menghadapi perlawanan hebat dari orang2 "PICIK"."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang tidak pernah melakukan kesalahan, maka dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal yang paling sukar dipahami di dunia ini adalah pajak penghasilan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kecerdasan tidak banyak berperan dalam proses penemuan. Ada suatu lompatan dalam kesadaran, sebutlah itu intuisi atau apapun namanya, solusinya muncul begitu saja dan kita tidak tahu bagaimana atau mengapa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kebahagiaan dalam melihat dan memahami merupakan anugerah terindah alam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita. Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban. Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Usaha pencarian kebenaran dan keindahan merupakan kegiatan yang memberi peluang bagi kita untuk menjadi kanak-kanak sepanjang hayat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang bisa menjadi seorang guru sejati. Dengan alasan ini penguasaan menuntut semuanya dari seseorang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"If you can't explain it simply, you don't understand it well enough."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"In the middle of difficulty lies opportunity."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kesulitan ada kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"True art is characterized by an irresistible urge in the creative artist."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We cannot solve our problems with the same thinking we used when we created them."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tidak bisa menyelesaian suatu masalah dengan jalan berpikir yang sama ketika kita menemukan masalah tersebut."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"It has become appallingly obvious that our technology has exceeded our humanity."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The secret to creativity is knowing how to hide your sources."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia kreatifitas adalah mengetahui bagaimana menyembunyikan sumber kreatifitas tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-3182458217301524027?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/3182458217301524027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=3182458217301524027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3182458217301524027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3182458217301524027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/09/kata-kata-bijak-albert-einstent.html' title='Kata Kata Bijak Albert Einstent'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-mu4P6FqdyyQ/ToO0FMQ38oI/AAAAAAAAALk/mKpRsmL0jCQ/s72-c/albert-einstein.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Ahmed Helmy, El Fagala, Azbakia, Cairo, Egypt</georss:featurename><georss:point>30.064742 31.249509</georss:point><georss:box>29.9548035 31.0915805 30.174680499999997 31.4074375</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-4719993608385896768</id><published>2011-05-17T12:21:00.002+02:00</published><updated>2011-05-17T12:25:09.276+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>Ajaran Dasar  Thariqah  Naqsyabandiyah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-e_S1zXJEI4E/TdJMAsMb5ZI/AAAAAAAAALg/VHlZGZgM5U4/s1600/White_24.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-e_S1zXJEI4E/TdJMAsMb5ZI/AAAAAAAAALg/VHlZGZgM5U4/s320/White_24.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;i&gt;Amin Al Kurdi&lt;/i&gt; menjelaskan ada 11 (sebelas) dasar ajaran Tarikat Naqsyabandiyah, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;1).  “Huwasy Dardam” , yaitu pemeliharaan keluar masuknya nafas, supaya hati  tidak lupa kepada Allah SWT atau tetap hadirnya Allah SWT pada waktu  masuk dan keluarnya nafas. Setiap murid atau salik menarikkan dan  menghembuskan nafasnya, hendaklah selalu ingat atau hadir bersama Allah  di dalam hati sanubarinya. Ingat kepada Allah setiap keluar masuknya  nafas, berarti memudahkan jalan untuk dekat kepada Allah SWT, dan  sebaliknya lalai atau lupa mengingat Allah, berarti menghambat jalan  menuju kepada- Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;2).  “Nazhar Barqadlam” yaitu setiap murid atau salik dalam iktikaf/suluk  bila berjalan harus menundukkan kepala, melihat ke arah kaki dan apabila  dia duduk dia melihat pada kedua tangannya. Dia tidak boleh memperluas  pandangannya ke kiri atau ke kanan, karena dikhawatirkan dapat membuat  hatinya bimbang atau terhambat untuk berzikir atau mengingat Allah SWT.  Nazhar Barqadlam ini lebih ditekankan lagi bagi pengamal tarikat yang  baru suluk, karena yang bersangkutan belum mampu memelihara hatinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;3).  “Safar Darwathan”&amp;nbsp; yaitu perpindahan dari sifat kemanusiaan yang kotor  dan rendah, kepada sifat-sifat kemalaikatan yang bersih dan suci lagi  utama. Karena itu wajiblah bagi si murid atau salik mengontrol hatinya,  agar dalam hatinya tidak ada rasa cinta kepada makhluk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;4).  “Khalwat Daranjaman” yaitu setiap murid atau salik harus selalu  menghadirkan hati kepada Allah SWT dalam segala keadaan, baik waktu  sunyi maupun di tempat orang banyak. Dalam Tarikat Naqsyabandiyah ada  dua bentuk khalwat :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;a. &lt;i&gt;Berkhalwat lahir&lt;/i&gt;, yaitu orang yang melaksanakan suluk dengan mengasingkan diri di tempat yang sunyi dari masyarakat ramai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;b. &lt;i&gt;Khalwat batin&lt;/i&gt;,  yaitu hati sanubari si murid atau salik senantiasa musyahadah,  menyaksikan rahasia- rahasia kebesaran Allah walaupun berada di tengah-  tengah orang ramai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;5).  “Ya Dakrad” yaitu selalu berkekalan zikir kepada Allah SWT, baik zikir  ismus zat (menyebut Allah, Allah,.), zikir nafi isbat (menyebut la ilaha  ilallah), sampai yang disebut dalam zikir itu hadir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;6).  “Bar Kasyat” yaitu orang yang berzikir nafi isbat setelah melepaskan  nafasnya, kembali munajat kepada Allah dengan mengucapkan kalimat yang  mullia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;i&gt;“Wahai Tuhan Allah, Engkaulah yang aku maksud (dalam perjalanan rohaniku ini) dan keridlaan-Mulah yang aku tuntut”&lt;/i&gt;. Sehingga terasa dalam kalbunya rahasia tauhid yang hakiki, dan semua makhluk ini lenyap dari pemandangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;7).“Nakah&amp;nbsp;  Dasyat” yaitu setiap murid atau salik harus memelihara hatinya dari  kemasukan sesuatu yang dapat menggoda dan mengganggunya, walaupun hanya  sebentar. Karena godaan yang mengganggu itu adalah masalah yang besar,  yang tidak boleh terjadi dalam ajaran dasar tarikat ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;i&gt;Syekh Abu Bakar Al Kattani&lt;/i&gt;  berkata, “Saya menjaga pintu hatiku selama 40 (empat puluh) tahun, aku  tiada membukakannya selain kepada Allah SWT, sehingga menjadilah hatiku  itu tidak mengenal seseorang pun selain daripada Allah SWT.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Sebagian &lt;i&gt;ulama tasawuf&lt;/i&gt; berkata “Aku menjaga hatiku 10 (sepuluh) malam, maka dengan itu hatiku menjaga aku selama 20 (duapuluh) tahun.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;8).“Bad  Dasyat”&amp;nbsp; yaitu tawajuh atau pemusatan perhatian sepenuhnya pada  musyahadah, menyaksikan keindahan, kebesaran, dan kemuliaan Allah SWT  terhadap Nur Zat Ahadiyah (Cahaya Yang Maha Esa) tanpa disertai dengan  kata- kata. Keadaan “Bad Dasyat” ini baru dapat dicapai oleh seorang  murid atau salik, setelah dia mengalami fana dan baka yang sempurna.  Adapun &lt;i&gt;tiga ajaran dasar &lt;/i&gt;yang berasal dari&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Bahauddin Naqsyabandi adalah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;9).“Wuquf  Zamani”&amp;nbsp; yaitu kontrol yang dilakukan oleh seorang murid atau salik  tentang ingat atau tidaknya ia kepada Allah SWT setiap dua atau tiga  jam. Jika ternyata dia berada dalam keadaan ingat kepada Allah SWT pada  waktu tersebut, ia harus bersyukur dan jika ternyata tidak, ia harus  meminta ampun kepada Allah SWT dan kembali mengingat- Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;10).“Wuquf  ‘Adadi” yaitu memelihara bilangan ganjil dalam menyelesaikan zikir nafi  isbat, sehingga setiap zikir nafi isbat tidak diakhiri dengan bilangan  genap. Bilangan ganjil itu, dapat saja 3 (tiga) atau 5 (lima) sampai  dengan 21 (duapuluh satu), dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;11).“Wuquf  Qalbi” yaitu sebagaimana yang dikatakan oleh Syekh Ubaidullah Al-  Ahrar, “Keadaan hati seorang murid atau salik yang selalu hadir bersama  Allah SWT”. Pikiran yang ada terlebih dahulu dihilangkan dari segala  perasaan, kemudian dikumpulkan segenap tenaga dan panca indera untuk  melakukan tawajuh dengan mata hati yang hakiki, untuk menyelami makrifat  Tuhannya, sehingga tidak ada peluang sedikitpun dalam hati yang  ditujukan kepada selain Allah SWT, dan terlepas dari pengertian zikir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-4719993608385896768?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/4719993608385896768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=4719993608385896768' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4719993608385896768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4719993608385896768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/05/ajaran-dasar-tarikat-naqsyabandiyah.html' title='Ajaran Dasar  Thariqah  Naqsyabandiyah'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-e_S1zXJEI4E/TdJMAsMb5ZI/AAAAAAAAALg/VHlZGZgM5U4/s72-c/White_24.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-7856920095007157848</id><published>2011-05-10T18:48:00.000+02:00</published><updated>2011-05-10T18:48:50.511+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resonansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Imajinasi Tentang NII dan N11</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-bhQd8MnhZ7w/TclsLjFApzI/AAAAAAAAALY/9uz5Qmh81Iw/s1600/rukun+islam+nii.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://3.bp.blogspot.com/-bhQd8MnhZ7w/TclsLjFApzI/AAAAAAAAALY/9uz5Qmh81Iw/s320/rukun+islam+nii.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;Oleh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.indrapiliang.com/2011/05/03/imajinasi-tentang-nii-dan-n11/"&gt;Indra J Piliang&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lulusan Ilmu Sejarah Universitas Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggap  saja saya sedang keranjingan menulis lagi. Tak apa toh? Kali ini  kembali soal NII (Negara Islam Indonesia). Entah mengapa, berita tentang  NII ini lebih banyak daripada masalah-masalah mendasar bangsa ini.  Sebut saja yang menyangkut beragam kegagalan dalam Ujian Nasional yang  beranggaran besar itu. Atau nasib dunia pendidikan yang tak juga  membaik, setelah diguyur APBN sebesar 20%.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NII aslinya  dimunculkan oleh Kartosuwiryo, teman diskusi Soekarno. NII lahir pada  tanggal 7 Agustus 1949. Lalu, muncul gerakan-gerakan lokal lain yang  berimam ke Kartosuwiryo, yakni oleh Daud Beureueh di Aceh, Ibnu Hadjar  di Kalimantan Selatan, Amir Fatah di Jawa Tengah dan Kahar Muzakkar di  Sulawesi Selatan. Beragam skripsi, tesis dan disertasi sudah ditulis  menyangkut masalah ini. NII otomatis binasa setelah Kartosuwiryo  ditembak di Pulau Ubi, Kepulauan Seribu, pada tahun 1962. Di atas  kuburan Kartosuwiryo ditanami batang pohon pisang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndilalahnya,  49 tahun kemudian, NII hadir kembali. Kali ini bukan dalam bentuk  perjuangan bersenjata. Bagaimanapun, gerakan yang dilancarkan oleh  Kartosuwiryo, Daud Beureueh, Ibnu Hadjar, Amir Fatah dan Kahar Muzakkar  adalah gerakan bersenjata. Tujuannya mengubah bentuk negara ke negara  Islam dan berhadapan dengan tentara nasional Republik Indonesia.  Apalagi, sebelum kembali ke negara kesatuan Republik Indonesia, Belanda  membentuk sejumlah negara dalam sistem negara serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad  Natsir yang mengembalikan bentuk negara ke arah kesatuan dengan Mosi  Integral pada 5 April 1950. Karena itu, Natsir diangkat menjadi Perdana  Menteri. Kalaupun kemudian Natsir dituduh lagi terlibat dalam  Pemerintahan Revolusioner Rakyat Indonesia (PRRI), tidak lebih karena  iklim dan dinamika politik kalangan pergerakan. Kita tahu, Sutan Syahrir  meninggal dunia dalam status sebagai tawanan dalam pemerintahan  Soekarno. Muhammad Hatta meletakkan jabatan sebagai Wakil Presiden RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi,  NII dalam konteks kalangan pergerakan dulu adalah bagian dari dinamika  kebangsaan kaum republik. Ada yang berkehendak ke kiri, ada yang ke  kanan. Sebetulnya masalah ini hampir selesai di Dewan Konstituante.  Namun, Soekarno yang telanjur tidak sabaran malahan membubarkan lembaga  hasil pemilu 1955 ini dengan Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Akibatnya,  baik gerakan kiri, maupun gerakan kanan, menyembunyikan ideologi  pergerakan masing-masing di luar jalur parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ketika kini  muncul kembali NII, kita layak bertanya, apakah masih layak disebut  sebagai gerakan perlawanan bersenjata dengan cita-cita tunggal mengubah  bentuk negara? Atau sekadar Kuda Troya guna mengambil keuntungan ekonomi  dalam skala kecil dan besar? Saya agak khawatir bahwa perdebatan  menyangkut NII&amp;nbsp; terlalu banyak dibumbui oleh penyakit bangsa ini dalam  tahun-tahun kebebasan belakangan ini. Apa itu? Ya, seperti pembuka  tulisan ini, kebiasaan membicarakan segala sesuatu oleh semua orang,  tanpa ada agenda yang jelas untuk diselesaikan dengan cara yang  bagaimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, saya lebih tertarik menyebut NII zaman ini  dengan N11. Ya, itu kata sandi yang selama ini dipakai oleh pihak  intelijen, tetapi telanjur menjadi akrab di telinga masyarakat.  Ironisnya, kata N11 ini lebih akrab di kalangan mahasiswi, ketimbang  mahasiswa, terutama di kampus-kampus “sekular”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri saya ketika  menjadi mahasiswi di Jurusan Ilmu Kimia FMIPA UI, pernah hampir ikut  pengajian ala N11 ini. Untung karena berhalangan, dia tidak ikut. Hanya,  temannya ikut dan mengalami nasib harus memberikan sejumlah uang kepada  kelompok pengajiannya itu. Lama kelamaan, teman istri saya itu  menyadari masalahnya, lalu menghindari kelompok pengajiannya, dengan  resiko ditelepon dan diancam macam-macam, termasuk hendak dibunuh.  Ketika adik perempuan ipar saya – sepupu istri – juga mengalami  pendekatan yang sama di sebuah kampus swasta bonafid, istri saya sudah  tahu arahnya dan memberikan pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya kasus yang sama  belakangan ini menunjukkan bahwa aktivitas ala N11 itu tidak berhenti.  Namun, apakah benar motifnya sama dengan NII? Apakah ada senjata-senjata  ditemukan? Kalau hanya kelompok yang doktrin keagamaannya keras,  cenderung ekstrim, dalam artian fanatik, kita sudah banyak menemukan  dalam organisasi keormasan. Konflik di Ambon dan Poso menjadi cermin  betapa doktrin fanatik dan puritan itu masuk ke tengah-tengah  masyarakat, seiring dengan berkecambahnya pemikiran tentang “perbenturan  peradaban” menurut Samuel P Huntington yang menjadi rujukan banyak  ilmuwan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, muncul lagi tuduhan terhadap pesantren  Al-Zaytun di Indramayu. Al Chaidar, teman saya yang dulu kuliah di  FISIP UI, jauh-jauh hari sudah menulis buku soal itu. Dia sudah memberi  penjelasan rinci. Namun, masalah itu tidak menjadi persoalan bagi  pemerintah pusat dan daerah, malahan baru kini diungkit kembali. Yang  semakin lucu, munculnya anak Panji Gumilang sebagai anggota DPRD Partai  Golkar malah dikait-kaitkan dengan NII. Padahal Al Chaidar memberikan  penjelasan bahwa Al Zaytun bukan NII. Alangkah anehnya bila  santri-santri di pesantren terbesar di Asia Tenggara itu berada di  markas besar sebuah gerakan yang dinyatakan terlarang di Republik  Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N11 yang dulu hanya menjadi bagian dari cerita para  mahasiswi yang menjadi korban doktrin keliru, kini diangkat ke permukaan  seolah menjadi masalah besar bangsa ini. Apakah ini bukan imajinasi?  Atau saya yang terlalu menganggap penting segala macam komentar dari  para ahli yang berbicara tanpa saringan di media massa, siang dan malam?  Andai operasi pesantren Al Zaytun dihentikan, lantas sejumlah orang  ditangkap, apakah masalah NII dan N11 ini akan terus menerus hadir di  keseharian kita? Saya berimajinasi lagi, pasti akan ada terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N11, mari kita berimajinasi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 03 Mei 2011&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-7856920095007157848?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/7856920095007157848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=7856920095007157848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7856920095007157848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7856920095007157848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/05/imajinasi-tentang-nii-dan-n11.html' title='Imajinasi Tentang NII dan N11'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-bhQd8MnhZ7w/TclsLjFApzI/AAAAAAAAALY/9uz5Qmh81Iw/s72-c/rukun+islam+nii.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-8042917384030981154</id><published>2011-05-10T01:44:00.001+02:00</published><updated>2011-05-10T14:20:47.429+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wise Word'/><title type='text'>Wise Word ( Kesuksesan) Edisi Pilihan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-5h5v_jmGDqQ/Tch71QwHv2I/AAAAAAAAALU/FHGz1PZR0PI/s1600/thinksbig1024x768zv2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-5h5v_jmGDqQ/Tch71QwHv2I/AAAAAAAAALU/FHGz1PZR0PI/s320/thinksbig1024x768zv2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Semua orang akan mati,&lt;br /&gt;Maka tinggalkanlah kenangan yang indah&lt;br /&gt;Yang bermanfaat bagi orang-orang yang kau tinggalkan .&lt;br /&gt;Agar namamu selalu harum terkenang&lt;br /&gt;Do’a tulus mengalir menemani tidur panjangmu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;*Setiap keberhasilan membutuhkan perjuangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Bimillah dan yakinlah pada dirimu.&lt;br /&gt;Kapan lagi kalau bukan sekarang!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Tidak ada waktu lagi kecuali sekarang.&lt;br /&gt;Berkorbanlah sebulan untuk kesuksesan seumur hidup.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Tak ada kata sulit kalau mau berusaha.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Sekarang kau bersusah payah, besok kau memetik hasilnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Tak ada orang sukses tanpa kerja keras.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Ibumu inspirasimu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Ibumu, ayahmu, keluargamu dan masyarakatmu, membutuhkanmu secepatnya.&lt;br /&gt;Ditanganmu semua harapan keluarga.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Telalu banyak pengorbanan orang tuamu yang tersia-siakan&lt;br /&gt;Bila hanya kau balas dengan kemalasan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Orang sukses dekat dengan Allah.&lt;br /&gt;Ibadahmu ikut menentukan kesuksesanmu.&lt;br /&gt;Kau jauh dari Allah kemalasan akan selalu menyertaimu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Pengorbananmu tidak ada apa-apanya&lt;br /&gt;Bila dibandingkan dengan pengorbanan orang tuamu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Banyak orang sukses pada usia tua,&lt;br /&gt;Jangan takut dengan masa depan,&lt;br /&gt;Jangan merasa sudah terlambat,&lt;br /&gt;Hadapi semua dengan percaya diri,&lt;br /&gt;Yakinlah pada dirimu, niscaya kau akan berhasil.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Hadapi kenyataan dengan lapang dada.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Kesuksesanmu tergantung pada dirimu,&lt;br /&gt;Zaman akan menggilasmu jika kau tak mampu menundukkan kemalasanmu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Kesuksesan harapan ibumu, bukan kegagalan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Engkau telah mengecewakan ibumu,&lt;br /&gt;Akankah engkau tambah kekecewaan itu…?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Tak ada yang paling mengembirakan dalam menuntut ilmu,&lt;br /&gt;Selain kesuksesan .&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Hal yang paling menyenangkan adalah disaat kau telah siap menghadapi ujian.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Ingin cepat menikah harus cepat LC.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Kesulitan, kepenatan, kejenuhan,&lt;br /&gt;Adalah hal biasa dalam perjuangan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;*Jangan pernah putus asa bila ingin tujuanmu&lt;br /&gt;tercapai.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;s&gt;&lt;br /&gt;&lt;/s&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Hari kemarin adalah kenangan&lt;br /&gt;Hari ini adalah perjuangan&lt;br /&gt;Hari esok adalah harapan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;***&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;*Jangan bersedih dengan masa lalu&lt;br /&gt;Jangan takut dengan masa depan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="direction: ltr; text-align: center; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;***&lt;br /&gt;*Masa depanmu ditentukan oleh usahamu hari ini…“Aliks Wong Jagapura”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-8042917384030981154?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/8042917384030981154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=8042917384030981154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8042917384030981154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8042917384030981154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/05/wise-word-kesuksesan-edisi-pilihan.html' title='Wise Word ( Kesuksesan) Edisi Pilihan'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-5h5v_jmGDqQ/Tch71QwHv2I/AAAAAAAAALU/FHGz1PZR0PI/s72-c/thinksbig1024x768zv2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-7166271607127679782</id><published>2011-05-05T01:55:00.000+02:00</published><updated>2011-05-05T01:55:43.765+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syar&apos;ie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Pernikahan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Pw4KEjIG5k4/TcHnZ3urrjI/AAAAAAAAALQ/WrWde_nQzYc/s1600/Cincin-Pernikahan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="252" src="http://4.bp.blogspot.com/-Pw4KEjIG5k4/TcHnZ3urrjI/AAAAAAAAALQ/WrWde_nQzYc/s320/Cincin-Pernikahan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.gusmus.net/"&gt;Oleh: KH. Dr. A. Mustofa Bisri&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan merupakan salah satu sunnah Rasul SAW dan merupakan anjuran  agama. Pernikahan yang disebut dalam al-Quran sebagai miitsaaqun  ghaliizh, perjanjian agung, bukanlah sekedar upacara dalam rangka  mengikuti tradisi, bukan semata-mata sarana mendapatkan keturunan, dan  apalagi hanya sebagai penyaluran libido seksualitas atau pelampiasan  nafsu syahwat belaka.&amp;nbsp;Pernikahan adalah amanah  dan tanggungjawab. Bagi pasangan yang masing-masing mempunyai niat tulus  untuk membangun mahligai kehidupan bersama dan menyadari bahwa  pernikahan ialah tanggungjawab dan amanah, maka pernikahan mereka bisa  menjadi sorga. Apalagi, bila keduanya saling menyintai. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Nabi Muhammad SAW telah bersabda yang artinya,“Perhatikanlah baik-baik  istri-istri kalian. Mereka di samping kalian ibarat titipan, amanat yang  harus kalian jaga. Mereka kalian jemput melalui amanah Allah dan  kalimah-Nya. Maka pergaulilah mereka dengan baik, jangan kalian lalimi,  dan penuhilah hak-hak mereka.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berbicara tentang tanggungjawab kita, Rasulullah SAW antara lain  juga menyebutkan bahwa “Suami adalah penggembala dalam keluarganya dan  akan dimintai pertanggungjawaban atas gembalaannya dan isteri adalah  penggembala dalam rumah suaminya dan bertanggungjawab atas  gembalaannya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, laki-laki dan perempuan yang telah diikat atas nama Allah  dalam sebuah pernikahan, masing-masing terhadap yang lain mempunyai hak  dan kewajiban. Suami wajib memenuhi tanggungjawabnya terhadap keluarga  dan anak-anaknya, di antaranya yang terpenting ialah mempergauli mereka  dengan baik. Istri dituntut untuk taat kepada suaminya dan mengatur  rumah tangganya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing dari suami-isteri memikul tanggungjawab bagi keberhasilan  perkawinan mereka untuk mendapatkan ridha Tuhan mereka. Apabila  masing-masing lebih memperhatikan dan melaksanakan kewajibannya terhadap  pasangannya daripada menuntut haknya saja, Insya Allah, keharmonisan  dan kebahagian hidup mereka akan lestari sampai Hari Akhir. Sebaliknya,  apabila masing-masing hanya melihat haknya sendiri karena merasa  memiliki kelebihan atau melihat kekurangan dari yang lain, maka  kehidupan mereka akan menjadi beban yang sering kali tak tertahankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing, laki-laki dan perempuan, secara fitri mempunyai kelebihan  dan kekurangannnya sendiri-sendiri. Kelebihan-kelebihan itu bukan untuk  diperbanggakan atau diperirikan. Kekurangan-kekurang pun bukan untuk  diperejekkan atau dibuat merendahkan. Tapi, semua itu merupakan peluang  bagi kedua pasangan untuk saling melengkapi. Kedua suami-isteri  bersama-sama berjuang membangun kehidupan keluarga mereka dengan akhlak  yang mulia dan menjaga keselamatan dan keistiqamahannya selalu. Dengan  demikian, akan terwujudlah kebahagian hakiki di dunia maupun di akhirat  kelak, Insya Allah. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-7166271607127679782?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/7166271607127679782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=7166271607127679782' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7166271607127679782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7166271607127679782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/05/pernikahan.html' title='Pernikahan'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Pw4KEjIG5k4/TcHnZ3urrjI/AAAAAAAAALQ/WrWde_nQzYc/s72-c/Cincin-Pernikahan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-355664554255096589</id><published>2011-05-03T15:52:00.000+02:00</published><updated>2011-05-03T15:52:57.251+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Mitos-mitos Seputar Abd al-Qadir al-Jilani: Kritik Irasionalitas dalam Tradisi NU</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: small; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 16px; text-align: left;"&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;Oleh Irwan Masduqi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: small; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 16px; text-align: left;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lWMJocxYfHM/TcAIlVbGASI/AAAAAAAAALM/r57UOIiXR-Q/s1600/Maqam+Syeikh+Abdul+Qadir+Al-Jailani.jpg_thumb.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-lWMJocxYfHM/TcAIlVbGASI/AAAAAAAAALM/r57UOIiXR-Q/s1600/Maqam+Syeikh+Abdul+Qadir+Al-Jailani.jpg_thumb.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Kaum Nahdhiyyin sangat mengkultuskan Abd al-Qadir al-Jilani. Mereka juga yakin akan kekramatan al-Jilani. Tulisan ini akan mengkaji kekramatan-kekramatan itu dalam rangka rasionalisasi tradisi NU. Kesarjanaan Islam ortodoks pada era skolastik sejujurnya telah meninggalkan warisan tradisi intelektual yang berharga berupa puluhan karya tulis yang mengupas biografi ‘Abd al-Qadir al-Jilani. Untuk sekadar menyebut, misalnya,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Buhjah al-Asrar wa Ma’dan al-Anwar&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;karya Syathnufi,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Qalaid al-Jawahir fi Manaqib al-Syaikh ‘Abd al-Qadir&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;karya al-Tadifi,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Syamsy al-Mafakhir&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;karya Muhammad bin Muhammad al-Bahsyi al-Halbi,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Khulashah al-Mafakhir fi Ikhtishar Manaqib al-Syaikh ‘Abd al-Qadir&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;karya Abu As’ad al-Yafi’i,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;‘Aqd Jawahir al-Ma’ani fi Manaqib al-Syaikh al-Jilani&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;karya Syaikh Ahmad bin Abd al-Qadir,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Tuhfah al-Abrar wa Lawami’ al-Anwar fi Manaqib al-Sayid Abd al-Qadir wa Dhuriyatihi al-Akabir&lt;/em&gt;karya ‘Ala al-Din al-Jilani,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Nazhah al-Khathir al-Fatir fi Tarjamah Sayidi ‘Abd al-Qadir&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;karya Mulla Ali Bih Sulthan,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Bustan al-Ashahir wa al-Akabir fi Tarjamah Sayid ‘Abd al-Qadir&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;karya Abd al-Hayi al-Qadiri,&lt;em&gt;Riyadh al-Basatin fi Akhbar al-Syaikh ‘Abd al-Qadir&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;karya Muhammad Amin bin Ahmad al-Kaylani,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;al-Janyu al-Dani fi Nubdzah min Manaqib al-Quthb ‘Abd al-Qadir al-Jilani&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;karya Ja’far bin Hasan al-Barzanji,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Anwar al-Nadhir fi Ma’rifati Akhbari al-Syaikh ‘Abd al-Qadir&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;karya Abu Bakar Abdullah bin Nashr Hamzah al-Bakri al-Shidiqi,&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;al-Nur al-Burhani fi Tarjamah al-Lujayn al-Dani fi Dzikr Nubdzah min Manaqib al-Syaikh ‘Abd al-Qadir al-Jilani&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;karya Abi Lathif al-Hakim Mushlih bin ‘Abd al-Rahman al-Muraqi, dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Namun, sayangnya, puluhan karya-karya tersebut secara umum ditulis atas dasar pengkultusan yang relatif berlebihan terhadap sosok wali yang dikramatkan itu. Karya-karya tersebut juga dipenuhi berjibun mitos-mitos yang dianggap sebagai tanda kekramatan ‘Abd al-Qadir al-Jilani. Karya-karya tersebut sebenarnya merupakan data-data antropologis yang cukup penting. Namun, dalam konteks kajian kritis terhadap biografi al-Jilani, data-data yang sarat mitos tersebut akan penulis kaji dengan kaca mata kritis.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Pendekatan mitis yang berpotensi menciptakan sikap-sikap pengkultuasan wali harus dihindari. Namun hal itu bukan berarti bahwa penulis menafikan secara keseluruhan peran mitos dalam membentuk dan menggerakan dinamika sosial. Dalam perspektif antropologi aplikatif, mitos tidak senantiasa dinilai sebagai hal negatif. Mitos, di mata para antropolog, terkadang punya dampak positif dalam mentransformasikan masyarakat menuju ke arah yang lebih baik. Satu contoh dalam kaitannya dengan mitos-mitos kekramatan ‘Abd al-Qadir al-Jilani, misalnya, diriwayatkan bahwa beliau memiliki kekuatan supra-natural meremas-remas kepingan uang dirham hadiah dari penguasa yang korup hingga kepingan tersebut hancur. Nah, dari perspektif antropologi aplikatif, narasi mitis ini tidak ditelan mentah-mentah secara apa adanya. Antropologi aplikatif tidak hendak menverifikasi atau menfalsifikasi apakah mitos tersebut benar atau salah. Antropologi aplikatif lebih menekankan bahwa mitos tersebut bernilai positif karena memiliki peran membentuk masyarakat anti korupsi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Dengan demikian, penolakan penulis terhadap mitos hanya terbatas pada mitos-mitos kekramatan yang disetting dan diproyeksikan oleh para pengikut fanatik ‘Abd al-Qadir al-Jilani sebagai media pengkultusan, seperti mitos bahwa ‘Abd al-Qadir al-Jilani mampu menghidupkan ayam mati. Setelah dihidupkan, ayam tersebut berkokok dengan suara “&lt;em&gt;la ilaha illallah Muhammad Rasulullah al-Syaikh ‘Abd al-Qadir waliyullah&lt;/em&gt;” (Tidak ada tuhan selain Allah. Muhammad utusan Allah. Syaikh ‘Abd al-Qadir kekasih Allah). Mitos-mitos yang murni sakralisasi dan pengkultusan seperti ini harus ditolak demi keselamatan akidah tauhid. Tetapi penulis akan mengapresiasi mitos-mitos yang bermanfaat membangun dinamika sosial ke arah yang lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;‘Abd al-Qadir al-Jilani dilahirkan pada tahun 470 H/1077 M di daerah Jilan, Iran, dan wafat pada tanggal 9 Rabi'ul Akhir tahun 561 H di daerah Bab al-Azaj, Baghdad. Al-Jilani hidup di tengah-tengah kondisi sosial yang mengalami krisis dalam berbagai dimensi kehidupan. Dalam percaturan politik, al-Jilani menyaksikan sistem pemerintahan teokratis yang penguasanya tak segan-segan mempolitisasi agama demi memenuhi ambisi merebut dukungan dan simpati. Pemegang otoritas kekuasaan juga dengan semena-mena membebani masyarakat dengan pajak yang mencekik kaum miskin. Bahkan, saat tiba di Baghdad untuk pertamakalinya, tepatnya pada tahun 488 H, al-Jilani melihat kelaliman Abd al-Malik, menteri Khalifah al-Mustadzhir, yang melegalkan tempat-tempat maksiat. Pada saat itu, al-Jilani mungkin merasakan keprihatinan sebagaimana yang pernah dirasakan oleh kaum Marxis belakangan, seperti Antonio Gramsci. Ia menyadari bahwa agama merupakan sumber nilai kultural yang berpotensi dibajak oleh kelompok tertentu guna melegitimasi ragam kepentingan. Agama dapat diselewengkan dan menjadi ‘candu masyarakat’, kata Karl Marx.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Dalam ranah keagamaan, al-Jilani hidup di tengah-tengah masyarakat yang kehilangan dimensi spiritual. Agama hanya tinggal formalitas belaka yang miskin esensi. Banyak masyarakat yang mendengar khutbah-khutbah keagamaan di masjid-masjid, namun, setelah usai melakukan aktivitas ritual, mereka kembali melakukan kebohongan dan korupsi. Ritual shalat masih didirikan, tapi tak dapat membendung masyarakat dari perbuatan mungkar. Puasa juga masih dikerjakan, namun tak dapat menumbuhkan rasa solidaritas dan kepekaan sosial. Pada saat bersamaan, tidak sedikit ulama yang kehilangan kharismanya di mata masyarakat, sehingga wejangan keagamaan mereka hanya beda tipis dengan banyolan Abu Nawas. Kondisi ini disebut oleh para penulis biografi al-Jilani sebagai penyebab utama kekecewaan mendalam yang dirasakan oleh al-Jilani. Tetapi di sisi lain, kondisi sosio-kultural inilah yang justru menjadi pelecut baginya untuk membangun misi dan visi dakwah yang berorientasi ke masa depan yang lebih bermoral.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Berkat peran sosial-keagamaannya, al-Jilani mendapatkan popularitas di Baghdad. Ini adalah fakta yang tidak bisa dipungkiri. Namun sayangnya para penulis&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Manaqib&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;mengilustrasikan popularitas itu secara berlebihan dan penuh mitos. Konon popularitas al-Jilani seperti popularitas matahari. Ilustrasi seperti ini adalah lebay dan hiperbola yang bertujuan mensakralkan. Popularitas itu konon didapat ketika suatu hari ‘Abd al-Qadir al-Jilani berkumpul bersama seratus fuqaha Baghdad. Para fuqaha kemudian mengumpulkan sejumlah masalah-masalah hukum dan ditanyakan kepada ‘Abd al-Qadir al-Jilani untuk menguji kemampuan ilmunya. Lalu muncul cahaya terang dari dada al-Jilani. Cahaya itu berjalan melewati dada-dada para fuqaha dan membasuh kotoran-kotoran yang ada di hati fuqaha. Spontan fuqaha tercengang, berteriak, menyobek-nyobek pakaian mereka, dan melepas surban di kepala mereka. Kemudian ‘Abd al-Qadir al-Jilani duduk di kursi dan menjawab semua pertanyaan yang diajukan fuqaha. Pada saat itulah fuqaha mengakui ilmu al-Jilani dan tunduk padanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Narasi hiperbola ini sangat terkesan tidak masuk akal, meskipun di sisi lain kita dapat mempercayai keilmuan al-Jilani dengan bukti pemikiran-pemikirannya yang genial dalam karya-karyanya. Pesan yang ingin disampaikan oleh narasi ini adalah tingginya keilmuan al-Jilani. Namun sayangnya keilmuan itu diceritakan dengan nuansa pengkultusan yang berlebihan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;em&gt;Manaqib&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;juga menceritakan bahwa al-Jilani adalah pembela rakyat jelata dan orang-orang yang tertindas. Al-Jilani tidak mau berdiri menghormati orang-orang kaya atau penguasa dan tidak mau menerima hadiah dari khalifah. Suatu hari khalifah datang membawa hadiah buah apel tetapi spontan apel itu mengeluarkan darah. Dari cerita ini dapat diambil pesan positif bahwa al-Jilani sangat peduli dengan kaum proletar, tidak rakus dengan harta kaum borjuis, dan menolak pemberian penguasa yang korup. Khalifah yang korup itu pun akhirnya mau bertaubat di depan al-Jilani dan menjadi muridnya hingga ia meninggal dunia. Namun dalam narasi tersebut terdapat mitos yang negatif bahwa buah apel bisa mengeluarkan darah. Mitos ini murni buatan pengikut fanatik al-Jilani yang bertujuan mengkultuskannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Mitos yang hiperbola ini disebut oleh Ibn Khaldun, sosiolog Muslim, dengan istilah&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;al-maghalith&lt;/em&gt;(kesalahan-kesalahan). Thaha Husain menyebutnya dengan&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;nataj al-khayal&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(produk khayalan). Deskripsi hiperbola muncul disebabkan dua unsur: unsur manusia dan unsur bahasa. Manusia dalam menceritakan sebuah informasi biasanya memiliki dua tujuan; tujuan menyampaikan informasi dan tujuan mempengaruhi pendengar. Tujuan murni menyampaikan informasi lebih condong pada cara-cara agar dapat dipercaya. Sedangkan tujuan mempengaruhi membutuhkan metode-metode untuk mencapai tujuannya, seperti berbohong, menambahkan muatan berita, lebay, dan hiperbola.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Qadamah ibn Ja’far (w. 326 H) mendefinisikan hiperbola dengan istilah&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;al-ghulwu&lt;/em&gt;, yakni berlebihan dalam mendeskripsikan sebuah objek hingga kadang keluar dari karakter aslinya dan tidak alami. Menurut Tzvetan Torodov, dalam&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Introduction a la litterature fantastique,&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;menyatakan bahwa hiperbola dalam menceritakan sesuatu memiliki tujuan agar beritanya terkesan fantastik.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Lalu apa pendapat al-Jilani tentang kekramatan?&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Karamah&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;menurut al-Jilani adalah “akibat pantulan cahaya Allah pada hati seorang sufi yang menjadi kekasih-Nya. Cahaya itu muncul dari cahaya universal ilahi”. Dengan cahaya ilahi, seorang wali dapat memiliki kekramatan di luar kebiasaan. Menurut al-Jilani, orang-orang yang memiliki kekramatan luar biasa adalah para wali yang mendirikan ibadah saat orang lain tidur, puasa saat orang lain makan, dan wali senantiasa melakukan hal-hal yang luar biasa dalam mendekatkan diri pada Allah sehingga kebiasaan tidak berlaku baginya. Kekramatan yang di luar kebiasaan manusia dalam beribadah ini harus dirahasiakan oleh para wali. Dari keterangan al-Jilani ini menjadi jelas bahwa kekramatan seorang wali terletak pada cara ibadahnya yang luar biasa, bukan pada kekuatan supra naturalnya yang penuh mitos.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Lalu bagaimana sikap ilmiah dalam menyikapi mitos irasional tersebut? Mengingkari mitos-mitos yang diyakini sebagai&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;karamah&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;atau kekramatan al-Jilani adalah langkah hati-hati agar umat Islam tidak terjebak dalam takhayul. Selain itu, mengingkari&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;karamah&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;tidak dapat mengakibatkan umat Islam murtad. Benar bahwa al-Ghazali, al-Qusyayri, dan beberapa sufi Sunni tidak menutup kemungkinan adanya kekuatan di luar kebiasaan yang dimiliki oleh para wali atas izin Allah. Namun menurut Ibn Rusyd, mempercayai perkara di luar kebiasaan yang menyalahi hukum kausalitas hanya akan mengakibatkan umat Islam terjebak dalam irasionalitas. Tidak hanya mengingkari kekramatan para wali yang di luar kebiasaan, Ibn Rusyd juga mengingkari mukjizat-mukjizat di luar kebiasaan Nabi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Ibn Rusyd meyakini bahwa satu-satunya mukjizat Nabi hanyalah al-Quran. Orang-orang Quraisy sering menantang Nabi agar mendatangkan mukjizat supra natural, namun ayat al-Quran turun menjelaskan bahwa Muhammad saw. hanya manusia biasa yang tidak mampu mendatangkan hal-hal yang supra natural (QS. Al-Isra’: 93). Al-Quran kemudian menegaskan apakah tidak cukup bagi mereka sebuah mukjizat yang diturunkan kepada Muhammad saw berupa al-Quran yang di dalamnya terdapat kasih sayang dan pelajaran bagi kaum yang beriman? (QS. Al-Isra’: 51\).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Al-Baqilani menambahkan bahwa ada dua cara mengetahui mukjizat; mukjizat al-Quran dapat diketahui secara meyakinkan dan tidak mungkin dingkari (&lt;em&gt;la yumkinu jahduhu&lt;/em&gt;), tetapi mukjizat seperti Nabi bisa menyulap makanan sedikit menjadi banyak, kayu bisa bertasbih, dan lain-lain adalah mukjizat yang bersifat teoretis (&lt;em&gt;nadzary wa al-istidlaly&lt;/em&gt;). Konsekuensinya ia masih bisa diperdebatkan keberadaannya dan perdebatan seputar hal itu tidak menyebabkan murtad. Nah, jika ulama berani memperdebatkan kebenaran mukjizat supra natural Nabi, mengapa kita takut memperdebatkan kekramatan dan mitos-mitos Abd al-Qadir al-Jilani? Masihkah kita percaya pada mitos? Apa ruginya jika kita menolak mitos? Apakah hanya takut tidak mendapatkan barokah lantas kita harus meyakini mitos?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Penulis adalah murid tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-355664554255096589?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/355664554255096589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=355664554255096589' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/355664554255096589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/355664554255096589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/05/mitos-mitos-seputar-abd-al-qadir-al.html' title='Mitos-mitos Seputar Abd al-Qadir al-Jilani: Kritik Irasionalitas dalam Tradisi NU'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-lWMJocxYfHM/TcAIlVbGASI/AAAAAAAAALM/r57UOIiXR-Q/s72-c/Maqam+Syeikh+Abdul+Qadir+Al-Jailani.jpg_thumb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-2301685372161284905</id><published>2011-04-29T13:19:00.000+02:00</published><updated>2011-04-29T13:19:03.807+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>KETIKA CINTA TIDAK HARUS SELALU BERBENTUK BUNGA</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BNJ4dNrsA_U/Tbqejt32k9I/AAAAAAAAALI/LZ_F7ujYN-8/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-BNJ4dNrsA_U/Tbqejt32k9I/AAAAAAAAALI/LZ_F7ujYN-8/s1600/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;Aku mencintai suamiku karena sifa&lt;span class="text_exposed_show" style="display: inline;"&gt;tnya yang apa adanya dan begitu menyukai perasaan aman dan tentram yang muncul di hati ketika bersanding dengannya. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa perkawinan, harus aku akui bahwa mulai timbul rasa bosan dan lelah dengan kehidupan berumahtangga dengannya dan alasan-alasan mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang sesuatu yang menjemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku seorang wanita yang berjiwa sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Aku merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan belaian. Tetapi semua itu tidak lagi aku peroleh. Suamiku kini jauh berbeda dari apa yang aku harapkan dulu. Rasa sensitifnya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam perkawinan kami telah memusnahkan semua harapan tentang kehidupan cinta yang ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, aku beranikan diri untuk menyatakan keputusan untuk bercerai!! “Mengapa?”, dia bertanya dengan terkejut. “Aku lelah, kamu tidak pernah memberikan cinta yang aku inginkan.” Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, nampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan aku semakin bertambah, seorang lelaki yang tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang dapat aku harapkan darinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya ia pun berkata. “Apa yang dapat aku lakukan untuk mengubah keputusanmu itu?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan perlahan, “Aku ada satu pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya, aku akan mengubah keputusanku. Seandainya, aku menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kau memanjat gunung itu, kau akan mati. Apakah kau akan melakukannya untukku..?” Dia pun termenung dan akhirnya berkata, “Aku akan memberikan jawabannya besok pagi.” Hatiku langsung gundah mendengar reaksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya, kulihat suamiku tidak berada di rumah, dan aku menemukan selembar kerta dengan coretan tangannya di bawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan.. “Sayang, aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi izinkan aku untuk menjelaskan alasannya” Kalimat pertama ini menghancurkan hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lantas terus membacanya. “Sayang kau biasa menggunakan komputer dan selalu menghadapi masalah kerusakan program di dalamnya dan akhirnya menangis di depan monitor, aku harus memberikan jari-jariku supaya dapat membantumu dan memperbaiki programnya.” “Kau selalu lupa membawa kunci rumah ketika keluar rumah, dan aku harus memberikan kakiku supaya dapat menendang pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.” “Kamu suka jalan-jalan ke luar kota tetapi selalu tersesat di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi. Aku harus menunggu di rumah agar dapat memberikan mataku membantumu mengarahkan jalan untukmu melalui peta.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu selalu kelelahan pada waktu teman baikmu datang setiap bulan, dan aku harus memberikan tanganku untuk memijit kakimu yang terkilir.” “Kamu seorang yang suka diam dirumah, dan aku selalu khawatir kamu akan menjadi ‘aneh’. Dan aku harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami.” “Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, aku harus menjaga mataku agar ketika kita tua nanti, aku masih dapat menolong memotong kukumu dan mencabuti ubanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menyusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu”. “Tetapi sayangku, aku tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, aku tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku..” “Sayangku, aku tahu, di luar sana ada banyak orang yang mampu mencintaimu lebih dari aku mencintaimu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk itu sayangku, jika semua yang telah kuberikan dengan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu, Aku tidak dapat menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu.” Air mataku jatuh di atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi aku tetap berusaha untuk membaca kelanjutannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sekarang sayangku….. kamu telah selesai membaca penjelasanku ini. Jika kau berpuas hati dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, aku sekarang sedang berdiri di luar pintu menunggu jawabanmu” “Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk mengambil barang-barangku, dan aku tidak akan menyusahkan hidupmu lagi. Percayalah, kebahagiaanku adalah apabila kau bahagia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah sendu sambil memegang susu dan roti kesukaanku. Oh Tuhan… kini baru aku tahu, tidak ada orang lain yang pernah mencintaiku lebih dari dia mencintaiku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="text_exposed_show" style="display: inline;"&gt;By : &lt;a href="http://www.facebook.com/media/set/fbx/?set=a.213319812030197.65910.158670224161823"&gt;Facebook &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-2301685372161284905?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/2301685372161284905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=2301685372161284905' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/2301685372161284905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/2301685372161284905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/ketika-cinta-tidak-harus-selalu.html' title='KETIKA CINTA TIDAK HARUS SELALU BERBENTUK BUNGA'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-BNJ4dNrsA_U/Tbqejt32k9I/AAAAAAAAALI/LZ_F7ujYN-8/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-6863432017460019263</id><published>2011-04-27T20:09:00.000+02:00</published><updated>2011-04-27T20:09:39.478+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Manaqib oh manaqib...</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-c1x3wo_yVlI/Tbhbwgup6II/AAAAAAAAALE/X0C_ldk0SeY/s1600/ngantuk-d-masjid.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="280" src="http://1.bp.blogspot.com/-c1x3wo_yVlI/Tbhbwgup6II/AAAAAAAAALE/X0C_ldk0SeY/s320/ngantuk-d-masjid.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu sore yang cerah Kyai Dulhalim sedang membakar sampah di depan  rumahnya, beliau hanya mengenakan kaos oblong putih dengan sarung Atlas  kesayangannya sambil sekali-kali mengorek-ngorek sampah dengan sebatang  ranting supaya terbakar semua, tiba-tiba ada yang datang dan mengucapkan  salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Assalamu’alaikum wa kaji[1]”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wa’alaikum salam warahmatullah… eh mang kosim, mangga mlebet[2]” kata  Kyai Dulhalim sambil buru-buru melepas tangannya karena mang kosim  berusaha untuk mencium tangan beliau dengan senyumnya yang khas.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“mboten usah kyai[3], saya hanya di beri amanat sama haji Syamsuri untuk  mengundang kyai untuk bisa hadir ke rumahnya ba’da isya[4] dalam acara  manaqiban” kata mang kosim dengan badan setengah menunduk tanda  ta’dziman[5] kepada kyai Dulhalim.&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mmm…katakan kepada haji syamsuri Insya Allah saya akan hadir kalau  tidak ada halangan” jawab Kyai Dulhalim sambil tetap tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“oh ya, bagaimana kabar anakmu yang kemarin sakit, sudah sembuh belum?” tanya Kyai Dulhalim penuh perhatian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdulillah kyai, sekarangan sudah baikan walaupun masih kelihatan pucat tapi sudah ada perkembangan”jawab mang kosim senang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“saya atas nama keluarga sangat mengucapkan banyak terimakasih karena  bantuan kyai dalam pengobatan anak saya, saya tidak tahu bagaimana  jadinya jika nggak ada kyai mungkin anak saya…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sudah,sudah…jangan diteruskan, bersyukurlah kepada Allah swt, mari  masuk dulu!” potong kyai Dulhalim merangkul mang kosim ke rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Puten kyai[6], saya masih harus menyampaikan undangan haji syamsuri  karena banyak yang belum tersampaikan padahal sekarang sudah sore jadi  kapan-kapan saja, Insya Allah saya akan mampir lagi”kata mang kosim  menolak ajakan kyai dulhalim untuk mampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“oh gitu…ya udah nggak apa-apa, hati-hati di jalan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“matur kesuhun kyai, assalamu’alaikum…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“wa’alaikum salam warahmatullah…” jawab kyai Dulhalim sambil melihat  punggung mang kosim yang sesekali menoleh ke arah beliau sambil  tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kyai Haji Abdul Halim yang masyhur di panggil Kyai Dulhalim adalah sosok  ulama di kampung Sarimaju yang paling di segani dan di cintai bukan  hanya karena beliau adalah Alim ilmu agama tetapi juga karena Akhlak  beliau yang sangat santun dan sanagat memperhatikan masyarakat terutama  dari golongan yang kurang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara manaqiban selesai maka Kyai Dulhalim pun di minta tuan  rumah untuk memberikan tausyiah sambil menunggu makanan di bagikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengucapkan salam dan bersholawat kepada baginda Rosulullah saw, Kyai Dulhalim berkata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sebenarnya tradisi membaca manaqib itu tidak ada dalam syari’at islam maka bisa di katakan ini adalah bid’ah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba majlis menjadi agak sedikit riuh dan saling bertanya, mengerti akan hal ini kyai dulhalim melanjutkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“yang kita baca barusan adalah manaqib Syekh Abdul Qodir al-Jailani,  beliau adalah salah seorang ulama besar yang di maqomkan di baghdad dan  Insya Allah termasuk hamba Allah swt yang mencintai dan di cintai-Nya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para hadirin mulai tenang tapi masih diliputi berbagai pertanyaan di  benak mereka karena belum pernah ada kyai di kampung mereka yang  menyatakan kalau membaca manaqib adalah bid’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Manaqib adalah semacam biografi yang menceritakan tentang jalan hidup  seorang guru, Tetapi ia bukan sekadar biografi yang hanya mencatat  tentang tempat lahir, tanggal lahir dan hal-hal yang berelasi dengan  guru secara historis, tetapi merupakan catatan kehidupan spiritual  seorang guru sufi (mursyid), yang dapat mempengaruhi para salik(murid)  dalam menghidupkan orientasi spiritual didalam diri mereka dan juga  meningkatkan aspirasi mereka untuk mendekatkan diri kepada Allah swt”  terang Kyai Dulhalim dengan tenang dan pandangan mata yang teduh tetapi  jelas terlihat wibawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“saya sering menghadiri acara manaqiban di baca dengan bacaan cepat dan  kadang dengan pembacaan yang merdu dan yang lainnya mendengarkan tapi  kebanyakan dengan mata berat terkantuk-kantuk karena kecapean mencangkul  di sawah” sebagian hadirin tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“saya perhatikan manaqib mulai di syakralkan oleh masyarakat, karena  seharusnya kita dapat mencontoh perilaku tokoh yang dibaca, tetapi  ironisnya banyak dari kita yang tidak paham dengan isi manaqib”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kalau kita membaca al-quran walaupum tidak paham tetap mendapat pahala  tetapi kalau membaca manaqib kalau kita tidak paham akan isinya apa yang  kita dapat?...”tiba-tiba hadirin kembali riuh dan agak lebih rame dari  yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“punten kyai, mohon kiranya kyai menjelaskan lebih detail lagi supaya  jangan sampai terjadi perselisihan pada orang-orang awwan seperti kami  ini…”tanya mang surip menyela Kyai Dulhalim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“nggih kyai, kan manaqib niki saking Waliyullah Syekh Abdul Qodir al-Jailani ing kang katah karomahe”[7]tanya ustadz arifin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“apakah Kyai sudah tidak percaya kepada karomahnya Syekh Abdl Qodir Jailani?” sahut Mang Karna menimpali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kyai dulhalim terdiam sesaat, kemudian kembali tersenyum sambil  memandangi hadirin satu persatu, sejurus kemudian beliau melanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“memang betul syekh abdul qodir itu waliyullah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“memang betul banyak karomahnya Syekh Abdul Qodir itu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“akan tetapi…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sekarang itu membaca manaqib sudah dalam taraf mengkhawatirkan, yaitu  banyak yang membaca manaqib tetapi tidak paham isinya, kedua banyak yang  memahami kalau membaca manaqib itu membawa berkah walaupun tidak paham  isinya, ketiga merasa kalau membaca manaqib itu adalah ibadah seperti  halnya membaca al-quran dan sholawat nabi saw ini adalah keliru dan  perlu di luruskan” orang-orang masih terdiam walaupun dalam benak mereka  berkecamuk berbagai pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“inti dari membaca manaqib adalah supaya kita mampu meneladani tokohnya  bukan pada bacaan tetapi pemahaman yang benar dan mengambil ibroh dari  kisah yang terdapat dalam manaqib”kyai dulhalim terdiam kemudian  menunduk, para hadirin pun jadi hening hanya suara cicak yang berkejaran  di dinding dan suara jangkrik di kebun sebelah menambah rasa hening.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Note :&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;[1] Wak Kaji : Panggilan untuk orang yang sudah menunaikan ibadah haji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Mangga mlebet : Silahkan masuk ( bahasa cirebon halus )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] Mboten usah : Tidak usah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] Ba’da isya : setelah sholat isya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] Ta’diman : Penghormatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6] Punten kyai : maaf kyai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] Betul kyai, manaqib inikan dari syekh abdul qodir jailani yang masyhur denagan karomahnya yang banyak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-6863432017460019263?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/6863432017460019263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=6863432017460019263' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6863432017460019263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6863432017460019263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/manaqib-oh-manaqib.html' title='Manaqib oh manaqib...'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-c1x3wo_yVlI/Tbhbwgup6II/AAAAAAAAALE/X0C_ldk0SeY/s72-c/ngantuk-d-masjid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-8790416068141586444</id><published>2011-04-27T01:16:00.000+02:00</published><updated>2011-04-27T01:16:43.103+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Feeling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syar&apos;ie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Poligami halal, Kenapa Harus Dikriminalkan?</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-GWLoYTz31HE/TbdR4yiSyyI/AAAAAAAAALA/SfMTbbGN_As/s1600/102727_ilustrasi-poligami.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-GWLoYTz31HE/TbdR4yiSyyI/AAAAAAAAALA/SfMTbbGN_As/s320/102727_ilustrasi-poligami.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai saat ini hukum masih dibuat mainan.UU dibuat hanya sebagai  label kosong pemerintah. Poligami diatur sedemikian rupa untuk sebuah  perangkat saja.Prostitusi menjadi wacana yang wajar-wajar saja. Gaya  hidup kumpul kebo menjadi trend pemuda malahan pejabat. Sudah waraskah  otak pelaku bangsa ini?&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meledaknya kasus poligami Aa Gym di media massa menjadi satu  perhatian utama publik. Banyak di antara kaum wanita menyompan  keprihatinan yang mendalam tentang kasus itu. Sebenarnya poligami itu  wajar-wajar saja, karena peristiwa itu melekat pada seorang figur  masyarakat yang dianut ribuan umat insan pertelevisian, maka yang  terjadi kritik sana sini yang mendiskreditkan seorang Aa Gym. Ketika itu  terjadi pada orang lain tidak seheboh itu pembicaraan media massa atau  publik. Seharusnya media harus benar-benar jernih dalam memberitakan  itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang terjadi kemudian pemerintah latah ikut-ikutan menanggapi isu  poligami itu. UU no. 45 tahun 1990 dan PP No 10 tahun 1983 segera  direvisi sebagai upaya follow up pemerintah untuk mengatur poligami bagi  PNS. Terlalu tergesa-gesa, pemerintah ikut campur tangan  mengatur hal  ini, sedangkan kasus perselingkuhan pejabat belum ada tindakan yang  pasti untuk menanganinya. Sebuah kasus yang dilematis sekali, ketika  produk hukum islam  yang legal  diributkan dan prostitusi didiamkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang media kadang-kadang meninggalkan etika moril dalam pemberitaan  kasus terhadap masyarakat. Sehingga yang terjadi adalah discomunication   yang berakibat panjang pada sebuah tragedi itu sendiri. Ini berakibat  pada daya respon masyarakat dalam mencerna sebuah berita yang disajikan  oleh media secara bertubi-tubi. Sebuah peristiwa beredarnya video mesum  harus disandingkan pada sebuah poligami yang dalam agama Islam itu  sebuah produk hukum yang benar-benar legal (sah secara syar'i). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang terjadi kemudian adalah kejumudan berpikir masyarakat.  Sebagian dari mereka menganggap poligami itu tidak mengindahkan hak-hak  kaum wanita, karena secara emosional kaum wanita berceloteh, "Wanita  mana sih yang mau dimadu?". "Kenapa memposisikan Al-Quran sebagai dalil  untuk keabsahan dirinya, padahal kriteria yang tercantum di dalamnya  sangat ketat, dan hampir-hampir tidak memenuhi syarat untuk kaum  lelaki", kata Prof. Dr. Siti Musda Mulia dalam wawancaranya di tabloid  Nyata.                Padahal sebuah pendapat yang emosional sangat  tidak layak untuk disandingkan dalam sebuah produk hukum Islam seperti  poligami itu sendiri. Ada paradigma parsial &lt;em&gt;(manhaj mukhottiah)&lt;/em&gt;  yang selalu digunakan media massa untuk memberitakan peristiwa lebih  dari aslinya, sehingga bisa memperpanjang peristiwa itu sebagai wacana  yang benar-benar &lt;em&gt;fit to read&lt;/em&gt; (layak baca), kalau perlu menjadi tema yang menasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun masyarakat tidak perlu khawatir untuk isu semacam ini, akan  berjalan dan hanyut begitu saja. Artinya jika media sudah kehabisan  bahan akan mencari topik lain yang levelnya bisa membooming (menyebar)  secara nasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masyarakat harus punya kemampuan menyaring sebuah informasi, jika  tidak maka hari-harinya akan selalu disibukkan dengan pemberitaan  bombastis (omong kosong) yang mengganggu akitifitas pembaca sendiri.  Berapa waktu yang hilang untuk memikirkan sebuah berita yang mutunya  hanya sebuah garbage  (sampah), karena di satu-sisi mendistorsi  (merusak) syariat Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal Islam itu kan &lt;em&gt;Ya’lu wala yu’la ‘alaihi&lt;/em&gt; (Islam itu agama yang tinggi dan tiada yang menandingi). Poligami sebuah hot-issues yang datar-datar saja        &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prof. Dr. Siti Musda Mulia sebagai sekjen ICRP berkomentar lain  tentang poligami, "UU pernikahan kita umurnya sudah 30 tahun lebih, dan  semakin lama semakin tidak mengakomodir hak-hak wanita itu sendiri".  Sebuah kekhawatiran yang manusiawi, namun pendapat seorang profesor  seharusnya tidak seringan itu. UU Perkawinan yang ada dalam pembahasan  Islam sendiri adalah sebuah kajian-kajian baku yang sifatnya &lt;em&gt;untouchable&lt;/em&gt; (tidak bisa diganggu gugat). Ketika pembahasan ini muncul, sebetulnya jauh-jauh hari sudah ada &lt;em&gt;event&lt;/em&gt;  Poligami Award (penghargaan buat pelaku poligami) yang memposisikan  poligami pada tempatnya. Tidak dengan mempermasalahkan Hukum Islam yang  patriarki (sistem nasab diambil dari bapak) yang dianut oleh UU  Perkawinan negara kita. Kalau dilihat secara jernih poligami hadir  sebagai solusi yang efektif, bagi pemerataan ekonomi, status sosial  masyarakat, dan penjagaan harkat-martabat kaum wanita sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sistem perundang-perundangan yang kita anut (UU Perkawinan no 1  tahun 1974) secara tegas menganut asas monogami, artinya kecil  kemungkinan bagi seorang suami untuk berpoligami tanpa sebuah alasan  mendasar yang bisa dianggap kredibel. Alasan yang kredibel adalah alasan  yang berlandaskan  hukum dan agama yang bersangkutan untuk beristri  lebih dari satu. Ketika poligami dikendaki oleh yang bersangkutan pun  harus seizin pengadilan. Jika selama ini yang terjadi tidak sejalan  dengan apa yang diundang-undangkan, kenapa harus merubah UU yang ada?  Seberapa banyak UU akan dibuat, namun kemudian untuk dilanggar? Berapa  bea Rapat perkomisi yang membahas untuk menggolkan UU tersebut? apakah  membuat UU baru hanya untuk sebuah masalah temporer yang kasuistik  (sementara). Kalau dipikir-pikir terlalu jauh untuk membatasi poligami  dalam sebuah UU, kenapa tidak berfikir untuk pembahasan sanksi yang  mengikat bagi semua kalangan? itupun kalau mungkin dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;Poligami dalam UUP no.1 th.1974&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak kalangan wanita terutama dengan munculnya isu-isu poligami  yang telah membooming kemana-mana. Hal ini sebuah tanda-tanda kecemasan  pada kaum wanita, karena berita yang sampai kaum wanita terjadi banyak  penyimpangan-penyimpangan yang menjauhkan dari kebenaran itu sendiri.   Untuk kembali ke akar permasalahan, maka kita coba kembali mengkaji  beberapa poin pasal yang membahas langsung poligami, antara lain: &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A. Pasal 4 ayat 1 UUP yang bertalian dengan pasal 3 ayat 2, adanya  kewajiban mengajukan  permohonan di Pengadilan daerahnya. Pengadilan  akan memberi izin jika:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Istri tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai istri,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Istri menderita cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;istri tidak dapat melahirkan keturunan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;B. Berkaitan dengan tiga point diatas ada beberapa pasal yang  merupakan prasyarat terwujudnya poligami. Pasal 5 ayat 1 UUP berisi:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Adanya persetujuan dari istri/istri-istri,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adanya kepastian bahwa suami mampu menjamin keperluan-keperluan hidup istri-istri dan anak-anak mereka,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adanya jaminan bahwa suami akan berlaku adil terhadap istri-istri dan anak-anak mereka.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Sedangkan pada pasal 2 ayat yang sama ditegaskan bahwa persetujuan  itu tidak diperlukan bagi seorang suami apabila istri-istri tidak  mungkin dimintai persetujuan dan tidak dapat menjadi pihak dalam  perjanjian.  Terlihat jelas bahwa aturan poligami itu sangat mengikat  seorang suami untuk bertanggungjawab pada semua kerabatnya tanpa  terkecuali. UU Perkawinan No.1 Tahun 1974 memang masih &lt;em&gt;up to date&lt;/em&gt;  (peka zaman) dan tidak bercacat hukum. Hanya saja mampukah kaum wanita  meminimalisir emosinya, ketika sang suami menuntut dirinya untuk  berpoligami, mampukah mereka?&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-8790416068141586444?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/8790416068141586444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=8790416068141586444' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8790416068141586444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8790416068141586444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/poligami-halal-kenapa-harus.html' title='Poligami halal, Kenapa Harus Dikriminalkan?'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-GWLoYTz31HE/TbdR4yiSyyI/AAAAAAAAALA/SfMTbbGN_As/s72-c/102727_ilustrasi-poligami.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-2336402086707649216</id><published>2011-04-23T04:40:00.001+02:00</published><updated>2011-04-23T04:42:57.977+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resonansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Suluk Wujil .. Sunan Bonang</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.Inilah ceritera si &lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=466420914601"&gt;Wujil &lt;/a&gt;Berkata pada guru yang diabdinya Ratu  Wahdat Ratu Wahdat nama gurunya Bersujud ia ditelapak kaki Syekh Agung  Yang tinggal di desa Bonang Ia minta maaf Ingin tahu hakikat Dan seluk  beluk ajaran agama Sampai rahsia terdalam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-pcaBEd1Kskg/TbI70HUeS6I/AAAAAAAAAK8/7rmFKFXgy3Y/s320/jawa+kuno.JPG" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2 Sepuluh tahun  lamanya Sudah Wujil Berguru kepada Sang Wali Namun belum mendapat  ajaran utama Ia berasal dari Majapahit Bekerja sebagai abdi raja Sastra  Arab telah ia pelajari Ia menyembah di depan gurunya Kemudian berkata  Seraya menghormat Minta maaf&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3 “Dengan tulus saya mohon Di  telapak kaki tuan Guru Mati hidup hamba serahkan Sastra Arab telah tuan  ajarkan Dan saya telah menguasainya Namun tetap saja saya bingung  Mengembara kesana-kemari Tak berketentuan. Dulu hamba berlakon sebagai  pelawak Bosan sudah saya Menjadi bahan tertawaan orang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4  Ya Syekh al-Mukaram! Uraian kesatuan huruf Dulu dan sekarang Yang saya  pelajari tidak berbeda Tidak beranjak dari tatanan lahir Tetap saja  tentang bentuk luarnya Saya meninggalkan Majapahit Meninggalkan semua  yang dicintai Namun tak menemukan sesuatu apa Sebagai penawar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5  Diam-diam saya pergi malam-malam Mencari rahsia Yang Satu dan jalan  sempurna Semua pendeta dan ulama hamba temui Agar terjumpa hakikat hidup  Akhir kuasa sejati Ujung utara selatan Tempat matahari dan bulan  terbenam Akhir mata tertutup dan hakikat maut Akhir ada dan tiada&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6  Ratu Wahdat tersenyum lembut “Hai Wujil sungguh lancang kau Tuturmu tak  lazim Berani menagih imbalan tiggi Demi pengabdianmu padaku Tak patut  aku disebut Sang Arif Andai hanya uang yang diharapkan Dari jerih payah  mengajarkan ilmu Jika itu yang kulakukan Tak perlu aku menjalankan  tirakat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7 Siapa mengharap imbalan uang Demi ilmu yang  ditulisnya Ia hanya memuaskan diri sendiri Dan berpura-pura tahu segala  hal Seperti bangau di sungai Diam, bermenung tanpa gerak. Pandangnya  tajam, pura-pura suci Di hadapan mangsanya ikan-ikan Ibarat telur, dari  luar kelihatan putih Namuni isinya berwarna kuning&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8  Matahari terbenam, malam tiba Wujil menumpuk potongan kayu Membuat  perapian, memanaskan Tempat pesujudan Sang Zahid Di tepi pantai sunyi di  Bonang Desa itu gersang Bahan makanan tak banyak Hanya gelombang laut  Memukul batu karang Dan menakutkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;9 Sang Arif berkata  lembut “Hai Wujil, kemarilah!” Dipegangnya kucir rambut Wujil Seraya  dielus-elus Tanda kasihsayangnya “Wujil, dengar sekarang Jika kau harus  masuk neraka Karena kata-kataku Aku yang akan menggantikan tempatmu” …&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;11  “Ingatlah Wujil, waspadalah! Hidup di dunia ini Jangan ceroboh dan  gegabah Sadarilah dirimu Bukan yang Haqq Dan Yang Haqq bukan dirimu  Orang yang mengenal dirinya Akan mengenal Tuhan Asal usul semua kejadian  Inilah jalan makrifat sejati”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;12 Kebajikan utama (seorang  Muslim) Ialah mengetahui hakikat salat Hakikat memuja dan memuji Salat  yang sebenarnya Tidak hanya pada waktu isya dan maghrib Tetapi juga  ketika tafakur Dan salat tahajud dalam keheningan Buahnya ialah  mnyerahkan diri senantiasa Dan termasuk akhlaq mulia&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;13  Apakah salat yang sebenar-benar salat? Renungkan ini: Jangan lakukan  salat Andai tiada tahu siapa dipuja Bilamana kaulakukan juga Kau seperti  memanah burung Tanpa melepas anak panah dari busurnya Jika kaulakukan  sia-sia Karena yang dipuja wujud khayalmu semata&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;14 Lalu  apa pula zikir yang sebenarnya? Dengar: Walau siang malam berzikir Jika  tidak dibimbing petunjuk Tuhan Zikirmu tidak sempurna Zikir sejati tahu  bagaimana Datang dan perginya nafas Di situlah Yang Ada, memperlihatkan  Hayat melalui yang empat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;15 Yang empat ialah tanah atau  bumi Lalu api, udara dan air Ketika Allah mencipta Adam Ke dalamnya  dilengkapi Anasir ruhani yang empat: Kahar, jalal, jamal dan kamal Di  dalamnya delapan sifat-sifat-Nya Begitulah kaitan ruh dan badan Dapat  dikenal bagaimana Sifat-sifat ini datang dan pergi, serta ke mana&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;16  Anasir tanah melahirkan Kedewasaan dan keremajaan Apa dan di mana  kedewasaan Dan keremajaan? Dimana letak Kedewasaan dalam keremajaan? Api  melahirkan kekuatan Juga kelemahan Namun di mana letak Kekuatan dalam  kelemahan? Ketahuilah ini&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;17 Sifat udara meliputi ada dan  tiada Di dalam tiada, di mana letak ada? Di dalam ada, di mana tempat  tiada? Air dua sifatnya: mati dan hidup Di mana letak mati dalam hidup?  Dan letak hidup dalam mati? Kemana hidup pergi Ketika mati datang? Jika  kau tidak mengetahuinya Kau akan sesat jalan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;18 Pedoman  hidup sejati Ialah mengenal hakikat diri Tidak boleh melalaikan shalat  yang khusyuk Oleh karena itu ketahuilah Tempat datangnya yang menyembah  Dan Yang Disembah Pribadi besar mencari hakikat diri Dengan tujuan ingin  mengetahui Makna sejati hidup Dan arti keberadaannya di dunia&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;19  Kenalilah hidup sebenar-benar hidup Tubuh kita sangkar tertutup  Ketahuilah burung yang ada di dalamnya Jika kau tidak mengenalnya Akan  malang jadinya kau Dan seluruh amal perbuatanmu, Wujil Sia-sia semata  Jika kau tak mengenalnya. Karena itu sucikan dirimu Tinggalah dalam  kesunyian Hindari kekeruhan hiruk pikuk dunia&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;20  Keindahan, jangan di tempat jauh dicari Ia ada dalam dirimu sendiri  Seluruh isi jagat ada di sana Agar dunia ini terang bagi pandangmu  Jadikan sepenuh dirimu Cinta Tumpukan pikiran, heningkan cipta Jangan  bercerai siang malam Yang kaulihat di sekelilingmu Pahami, adalah akibat  dari laku jiwamu!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;21 Dunia ini Wujil, luluh lantak  Disebabkan oleh keinginanmu Kini, ketahui yang tidak mudah rusak Inilah  yang dikandung pengetahuan sempurna Di dalamnya kaujumpai Yang Abadi  Bentangan pengetahuan ini luas Dari lubuk bumi hingga singgasana-Nya  Orang yang mengenal hakikat Dapat memuja dengan benar Selain yang  mendapat petunjuk ilahi Sangat sedikit orang mengetahui rahasia ini&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;22  Karena itu, Wujil, kenali dirimu Kenali dirimu yang sejati Ingkari  benda Agar nafsumu tidur terlena Dia yang mengenal diri Nafsunya akan  terkendali Dan terlindung dari jalan Sesat dan kebingungan Kenal diri,  tahu kelemahan diri Selalu awas terhadap tindak tanduknya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;23  Bila kau mengenal dirimu Kau akan mengenal Tuhanmu Orang yang mengenal  Tuhan Bicara tidak sembarangan Ada yang menempuh jalan panjang Dan penuh  kesukaran Sebelum akhirnya menemukan dirinya Dia tak pernah membiarkan  dirinya Sesat di jalan kesalahan Jalan yang ditempuhnya benar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;24  Wujud Tuhan itu nyata Mahasuci, lihat dalam keheningan Ia yang mengaku  tahu jalan Sering tindakannya menyimpang Syariat agama tidak dijalankan  Kesalehan dicampakkan ke samping Padahal orang yang mengenal Tuhan Dapat  mengendalikan hawa nafsu Siang malam penglihatannya terang Tidak  disesatkan oleh khayalan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;35 Diam dalam tafakur, Wujil  Adalah jalan utama (mengenal Tuhan) Memuja tanpa selang waktu Yang  mengerjakan sempurna (ibadahnya) Disebabkan oleh makrifat Tubuhnya akan  bersih dari noda Pelajari kaedah pencerahan kalbu ini Dari orang arif  yang tahu Agar kau mencapai hakikat Yang merupakan sumber hayat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;36  Wujil, jangan memuja Jika tidak menyaksikan Yang Dipuja Juga sia-sia  orang memuja Tanpa kehadiran Yang Dipuja Walau Tuhan tidak di depan kita  Pandanglah adamu Sebagai isyarat ada-Nya Inilah makna diam dalam  tafakur Asal mula segala kejadian menjadi nyata 38 Renungi pula, Wujil!  Hakikat sejati kemauan Hakikatnya tidak dibatasi pikiran kita Berpikir  dan menyebut suatu perkara Bukan kemauan murni Kemauan itu sukar  dipahami Seperti halnya memuja Tuhan Ia tidak terpaut pada hal-hal yang  tampak Pun tidak membuatmu membenci orang Yang dihukum dan dizalimi  Serta orang yang berselisih paham&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;39 Orang berilmu  Beribadah tanpa kenal waktu Seluruh gerak hidupnya Ialah beribadah  Diamnya, bicaranya Dan tindak tanduknya Malahan getaran bulu roma  tubuhnya Seluruh anggota badannya Digerakkan untuk beribadah Inilah  kemauan murni&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;40 Kemauan itu, Wujil! Lebih penting dari  pikiran Untuk diungkapkan dalam kata Dan suara sangatlah sukar Kemauan  bertindak Merupakan ungkapan pikiran Niat melakukan perbuatan Adalah  ungkapan perbuatan Melakukan shalat atau berbuat kejahatan Keduanya buah  dari kemauan&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-2336402086707649216?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/2336402086707649216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=2336402086707649216' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/2336402086707649216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/2336402086707649216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/suluk-wujil-sunan-bonang.html' title='Suluk Wujil .. Sunan Bonang'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-pcaBEd1Kskg/TbI70HUeS6I/AAAAAAAAAK8/7rmFKFXgy3Y/s72-c/jawa+kuno.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-7627887128923063098</id><published>2011-04-19T13:36:00.001+02:00</published><updated>2011-04-19T13:40:08.282+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wise Word'/><title type='text'>Kata Mutiara Pilihan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0SlMimcXTbQ/Ta1zXEr0LdI/AAAAAAAAAKw/rVFoQwGvBIc/s1600/dove-sized.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="274" src="http://1.bp.blogspot.com/-0SlMimcXTbQ/Ta1zXEr0LdI/AAAAAAAAAKw/rVFoQwGvBIc/s320/dove-sized.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kali ini akan menuliskan widom atau kata mutiara yang penulis dapatkan dari &lt;a href="http://www.okezone.com/"&gt;website&lt;/a&gt;  yang insya allah dan semoga bermanfaat, dan jika tidak ada halangan  akan ada edisi lanjutan tentunya semoga memberikan motivasi, pencerahan  bagi penulis pribadi dan bagi pembaca secara umum.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;John Fitzgerald Kennedy&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  "Manusia tidak memiliki talenta yang sama, tapi kita memiliki  kesempatan yang sama untuk mengembangkan talenta kita.” John Fitzgerald  Kennedy (1917–1963), Presiden Ke-35 Amerika Serikat (1961–63)"&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Joseph Addison&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Rasa cinta di sebuah keluarga adalah  anugerah hidup yang luar biasa.” Joseph Addison (1672–1719), negarawan  dan seniman Inggris"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Charles de Montesquieu&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Agar menjadi benar-benar hebat,  seseorang harus berdiri dengan masyarakat, bukan di atas mereka.”  Charles de Montesquieu (1689–1755), filsuf dan politikus Prancis"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Soekarno&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Ini dadaku, mana dadamu?  Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi, kita hadapi dengan konfrontasi  ekonomi. Kalau Malaysia mau konfrontasi politik, kita hadapi dengan  konfrontasi politik. Kalau Malaysia mau konfrontasi militer, kita hadapi  dengan konfrontasi militer.” Soekarno, Presiden I Republik Indonesia"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Madame Chiang Kai-Shek&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Kita hidup di masa kini, bermimpi  tentang masa depan, dan belajar tentang kebenaran abadi dari masa  lalu.”&amp;nbsp; Madame Chiang Kai-Shek (1898–2003), kepala pemerintahan China  nasionalis di pengasingan di Taiwan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mao Tse-Tung&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Jika Anda ingin tahu teori dan  metodologi revolusi, Anda harus ambil bagian dalam gerakan revolusi.  Pengetahuan sejati hanya bisa diperoleh dengan pengalaman langsung.” Mao  Tse-Tung (1893–1976), pemimpin China"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hermann Hesse&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Manusia diciptakan untuk mencapai  sesuatu yang luar biasa jika cita-cita mereka terancam.” Hermann Hesse  (1877-1962), novelis Swiss kelahiran Jerman, peraih Nobel Sastra 1946"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; John Finley&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Kematangan berpikir adalah kemampuan  untuk bertahan dari ketidakpastian.” John Finley (1759–1846),  penjelajah asal Amerika Serikat"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; David Suzuki&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Pendidikan telah gagal menyampaikan  pelajaran paling penting dalam ilmu pengetahuan, yaitu keragu-raguan.”  David Suzuki, ilmuwan pakar lingkungan asal Kanada"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sasha Azevedo&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Kawan sejati akan mengatakan  kebenaran di depanmu, bukan di belakangmu.” Sasha Azevedo, aktris,  atlet, dan fotomodel Amerika Serikat"&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Blaise Pascal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Kata-kata yang baik tidak memerlukan  biaya besar, tapi bisa menyelesaikan banyak soal.” Blaise Pascal  (1623–1662), matematikawan dan filsuf Prancis"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Henry Drummond&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Tidak ada kebahagiaan dalam memiliki  atau mendapatkan sesuatu. Hanya dalam memberi, kebahagiaan itu ada.”  Henry Drummond (1851–1860), pujangga asal Kanada"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Andre Gide&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Lebih baik dibenci karena apa yang  Anda miliki daripada disukai atas sesuatu yang tidak Anda punyai." Andre  Gide (1869–1951), penulis dan humanis Prancis, peraih Nobel Sastra  1947"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Maxwell Maltz&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Pengembangan diri adalah nama  permainan; tujuan utama Anda adalah menguatkan diri, bukan menghancurkan  lawan.” Maxwell Maltz (1927–2003), motivator dan ahli bedah plastik  asal Amerika Serikat"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Percy Bysshe Shelley&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ""Janganlah takut pada masa depan,  jangan pula menangis untuk masa lalu.” Percy Bysshe Shelley (1792–1822),  pujangga Inggris"  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-7627887128923063098?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/7627887128923063098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=7627887128923063098' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7627887128923063098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7627887128923063098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/kata-mutiara-pilihan.html' title='Kata Mutiara Pilihan'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-0SlMimcXTbQ/Ta1zXEr0LdI/AAAAAAAAAKw/rVFoQwGvBIc/s72-c/dove-sized.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-6676983654662243287</id><published>2011-04-17T19:23:00.000+02:00</published><updated>2011-04-17T19:23:51.939+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Effects Of Type 2 Diabetes</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-rnDZtNCBJmc/Tashwdd6qVI/AAAAAAAAAKs/tjasUv3Df-M/s1600/Diabetes+02.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="246" src="http://4.bp.blogspot.com/-rnDZtNCBJmc/Tashwdd6qVI/AAAAAAAAAKs/tjasUv3Df-M/s320/Diabetes+02.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Effects of type 2 diabetes can trigger and strike you anytime. This  killer disease is can ruin your life. Are you aware of the symptoms? How  can you prevent it? Let's talk about it here.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What is diabetes? It is a form of metabolic disease in which a person  can't produce enough insulin or not producing at all. In this state,  sugar in the blood can't be metabolized for the use of the body. It is  an irreversible and debilitating disease which can affect many organs of  the body, like the heart, kidneys and the eyes.  &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;This disease if diagnosed early can be prevented. You must just know the  risk factors and the symptoms which accompanies this disease. Risk  factors include genetics, family history, diet and nutrition, exercise,  sedentary lifestyle, smoking, pregnancy and other underlying medical  conditions.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Symptoms of type 2 diabetes onset include increased or near maximum  blood glucose levels, blurring of vision, yeast infections, increased  thirst and hunger and frequent urinations. When you feel you have 2 or  more of these symptoms, consult your doctor as soon as possible.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Your doctor will give you diagnostic examinations to rule out if you  have pre diabetes. Blood glucose test and oral glucose tests are the  primary diagnosing procedures done. He will give you recommendations and  advice on what you should do when results come up.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Preventing diabetes is like learning its risk factors. When you feel you  have the risk factors try to avoid them, or if not, then lessen them.  Preventing the disease is much easier than what you will do when you  already have acquired it.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because of the high rising research on treatment and prevention of  diabetes, new solutions have come up. Nowadays, supplements specially  made to prevent diabetes as well as for the maintenance of blood sugar  are now out in the market.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They are available in different forms, brands and manufacturers. You  just have to look for the quality, not the price. You should also know  which ones are safe to use. Though we all know herbal supplements are  made from natural ingredients, it is still better to be cautious.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Whatever products you choose just remember, looking for a cure is more  costly than preventing it. It is for you to decide. Don't let diabetes  ruin your life. Kill the killer disease. Prevent effects of type 2  diabetes by knowing its causes.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-6676983654662243287?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/6676983654662243287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=6676983654662243287' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6676983654662243287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6676983654662243287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/effects-of-type-2-diabetes.html' title='Effects Of Type 2 Diabetes'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-rnDZtNCBJmc/Tashwdd6qVI/AAAAAAAAAKs/tjasUv3Df-M/s72-c/Diabetes+02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-830664399585745140</id><published>2011-04-17T19:04:00.002+02:00</published><updated>2011-04-17T19:25:22.961+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resonansi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Break Bad Habits Now With Affirmations</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-K-HRhHEfJVc/TasdaYu3VaI/AAAAAAAAAKo/Q_S_6XFlfv0/s1600/berhenti_merokok.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-K-HRhHEfJVc/TasdaYu3VaI/AAAAAAAAAKo/Q_S_6XFlfv0/s320/berhenti_merokok.jpg" width="236" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Affirmations can be really helpful to break bad habits if you are persistent about it. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In order for you to really break bad habits you must: a) be aware that  the unconscious mind exists and b) learn how to manipulate its  existence. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And affirmations are great and powerful techniques in which, if used  effectively, could bring out and address directly to your unconscious  being. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By uttering simple positive statements of the way you wish to live your  life, then reiterating them out loud daily, you teach your unconscious  thoughts in order to guide you to a better path to be reflected by your  whole senses. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;You can use: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Situational statements: one of a kind affirmations which provide a definite aim in your life. Some examples are: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) "My heart and lungs are healthy." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) "I am very happy to be earning $120, 000 per year." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Timeless affirmations. These are statements which can be made use at any point in your life. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) "My body is healthy and strong." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) "I am so happy in every aspect of my life" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In speaking these words over and over daily, they penetrate into our subconscious mind till it becomes our reality. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moreover, the positive language of these "feel-good" affirming sentences  blocks off negative thought processes, and in effect, fosters positive  attitude. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To fortify this belief, each day, every morning, when you get ready for  the day, you can try to spare at least 10 minutes of your time in  uttering these affirmations out loud. Simply listen to your own voice as  you speak these and try to be detached and unemotional as you can. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And lastly, it is very important that you must try to obstruct any  negativity and concentrate 100% of your language and attention to the  affirmations that you are saying out loud.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.articlecity.com/"&gt;Link&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-830664399585745140?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/830664399585745140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=830664399585745140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/830664399585745140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/830664399585745140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/break-bad-habits-now-with-affirmations.html' title='Break Bad Habits Now With Affirmations'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-K-HRhHEfJVc/TasdaYu3VaI/AAAAAAAAAKo/Q_S_6XFlfv0/s72-c/berhenti_merokok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-3800381238486998681</id><published>2011-04-16T23:53:00.000+02:00</published><updated>2011-04-16T23:53:40.535+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>Tasawuf Moral Dan Tasawuf Falsafi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-B4RTm89d858/TaoPt4tN18I/AAAAAAAAAKk/9QNDULbBAc0/s1600/hj.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-B4RTm89d858/TaoPt4tN18I/AAAAAAAAAKk/9QNDULbBAc0/s1600/hj.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tasawuf merupakan praktek spiritual dalam Islam (ruhul islam), tasawuf  memandang ruh sebagai puncak dari segala realitas sementara jasad tidak  lebih sebagai “kendaraan” saja. Maka, jalan spiritualitas lebih banyak  menekankan pada aspek ruhani, bersifat personal dan berangkat dari  pengalaman yang juga bersifat personal. Berbeda dengan “agama” yang  bersifat umum (dalam Islam kita kenal dengan istilah syari’ah/syari’at),  jalan tasawuf kemudian kita kenal dengan istilah tarekat/thariqah  (dekat dengan istilah tirakat). Dalam jalan ini setiap pendaki  (salik/murid) akan melewati level dan kondisi (maqomat dan ahwal) di  bawah bimbingan guru spiritual (dalam sufi dikenal dengan istilah  mursyid). &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dimana antara satu guru dengan guru (para mursyid) yang lain sangat  dimungkinkan menggunakan metode yang berbeda karena berbeda thariqoh  berbeda pula metode yang di gunakan, antara thariqah Qodariya pasti  berbeda dengan Syathoriyah, pun dengan Naqsyabandiyah, Syadziliyah,  Tidjaniya, Dasuqiyah dll. Sang murid diajarkan untuk berlatih membuka  mata batinnya (ainul qolb). Ada yang meyebut istilah ini dengan  Mukasyafah (menyingkap) atau hudhuri (menghadirkan) atau tawajjuh  (berhadap-hadapan). Murid dilatih membersihkan diri melalui thariqah  tadi dengan menempuh dari level tertentu ke level yang lebih tinggi,  dari kondisi tertentu ke kondisi yang lebih yang lain. Hingga sang murid  mampu mencapai tingkatan fana (kosong/hampa) tidak ada lagi ego dalam  diri sang murid sehingga murid sampai pada sebuah kondisi “tersingkap”,  “menghadirkan”, atau “berhadap-hadapan”.&lt;br /&gt;Menurut penulis pribadi antara tasawuf moral dan tasawuf falsafi berbeda  jalan. Tasawuf moral –setelah melewati fase tadi- mengajak “kembali”  sang murid untuk hidup dalam dunia “nyata” dan kembali masuk dalam  aturan syariat. Namun syariat yang telah diisi dengan pengalaman dan  pengetahuan bertuhan. Sehingga syariat yang dijalankan akan lebih mantap  dan bermakna dari sebelum ia melakukan perjalanan. Misalnya, sang murid  sudah mengerti apa hakikat sholat, puasa dan zakat lalu bisa  mempraktikannya dengan lebih baik dan penuh makna. Sang murid sudah  mengerti bahwa pada sisi yang paling esoterik semua agama memiliki  tujuan yang sama sehingga mampu untuk hidup toleran serta tidak  memperbesar perbedaan sisi eksoterik satu agama dengan agama yang lain.  Sang murid sudah mengerti bagaimana cara bergaul dan menghargai antara  sesama manusia bahkan seluruh makhluk hidup. Sang murid sudah mengerti  dari mana ia berasal dan kemana ia akan kembali.&lt;br /&gt;Berbeda dengan tasawuf falsafi, setelah sampai pada fase tersebut, sang  murid atau bahkan sang guru, tidak mau “pulang”. Tapi mau tetap  Menikmati ekstase keindahan dan kenikmatan “bersatu” dengan Tuhan.  Terucaplah perkataan yang tidak terkontrol (syathohat) dalam kondisi  ekstase. Berujar mengaku sebagai Sang Kebenaran atau memuji dirinya  sendiri sebagai Tuhan. Atau menuangkan pengalaman bertuhannya dalam  karya/tulisan. Di level sesama praktisi spiritualitas (kalangan khas  atau khawasul khawas) mungkin tidak menjadi persoalan. Tapi bagaimana di  kalangan awam yang memang hanya menjalankan syariat tanpa dibarengi  dengan praktek tasawuf? Disinilah problem selanjutnya muncul. Mau tidak  mau, atas nama menjaga kemaslahatan umum, menjaga keimanan dari kalangan  umum, dan alasan-alasan yang sejenis, maka para praktisi tasawuf  falsafi ini menyandang predikat sesat atau yang berakhir dengan hukuman  mati. Syihabuddin Syuhrawardi yang bergelar al-maqtul (terbunuh), Abu  Mansyur Al-Hallaj dan Ainul Qudhat Hamadani adalah sufi falsafi yang  hidupnya berakhir dengan hukuman mati. Bahkan Syuhrawardi dan Ainul  Qudhat dihukum mati dalam usia yang cukup muda. Apa yang terjadi dengan  Syekh Siti Djenar (jika kisah ini juga memang benar dan bukan sebagai  mitos serta terlepas dari persoalan politik) adalah termasuk dalam  kategori ini.&lt;br /&gt;Bertemu dan bersatu dengan Tuhan ini merupakan klaim kaum sufi yang juga  diperdebatkan dikalangan teologis dan ahli fikih. Bahkan bagi sebagian  kalangan Islam yang agak keras, praktik tasawuf dianggap bid’ah.  Disinilah perlunya kita bisa memahami Islam (dari sisi kajian dan  praktek) baik dari sisi teologi, tasawuf, fikih dan filsafat. Agar tidak  mudah terjebak dalam absolutisme dan arogansi fikih misalnya atas  tasawuf, teologi maupun filsafat sehingga saling menyalahkan satu sama  lain karena ketidak-mengertian kita terhadap metodologi yang digunakan.&lt;br /&gt;Apa yang contohkan Al-Ghazali &amp;amp; al-Rumi yaitu untuk segera pulang  setelah bertemu Tuhan, seharusnya bisa menjadi teladan yang baik bagi  para praktisi tasawuf saat ini. Al-Ghazali menghiasi syariat dengan laku  dengan nilai-nilai hakikat. Atau Rumi yang mengekspresikan kebahagian  dan rasa cinta serta rindu kepada Tuhan melalui simbol-simbol (cinta,  mawar, cawan dll) yang terlukiskan dalam karya sastra…&lt;br /&gt;Mungkin tidak mudah untuk serta merta diterima oleh rasio karena memang  tasawuf tidak menggunakan “alat ukur” rasionalitas. Tasawuf menggunakan  alat ukur yang berbeda yang bernama “ainul qolb” (mata batin) yang  diyakini juga ada dalam diri setiap manusia. Yang kadang sepintas ia  “muncul” dan kita tidak mengenalinya lalu “tertutup” (terhijab) lagi  oleh potensi atau hal lain dalam diri kita. Wallahu a’lam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-3800381238486998681?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/3800381238486998681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=3800381238486998681' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3800381238486998681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3800381238486998681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/tasawuf-moral-dan-tasawuf-falsafi.html' title='Tasawuf Moral Dan Tasawuf Falsafi'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-B4RTm89d858/TaoPt4tN18I/AAAAAAAAAKk/9QNDULbBAc0/s72-c/hj.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-9032021558711465892</id><published>2011-04-14T13:29:00.001+02:00</published><updated>2011-04-14T13:31:48.231+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>Rahasia Dzikir</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-3CvpZYpcY0c/Tabaf9vY_2I/AAAAAAAAAKg/EnwbQVb6h8c/s1600/dzikir.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="154" src="http://4.bp.blogspot.com/-3CvpZYpcY0c/Tabaf9vY_2I/AAAAAAAAAKg/EnwbQVb6h8c/s200/dzikir.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ibnu Athaillah As Sakandary&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir itu bermacam-macam. Sedangkan Yang Didzikir hanyalah Satu, dan  tidak terbatas. Ahli dzikir adalah kekasih-kekasih Allah. Maka dari segi  kedisiplinan terbagi menjadi tiga:&lt;br /&gt;Dzikir Jaly&lt;br /&gt;Dzikir Khafy&lt;br /&gt;Dzikir HaqiqiDzikir Jaly (bersuara), dilakukan oleh para pemula, yaitu  Dzikir Lisan yang mengapresiasikan syukur, puhjian, pebngagungan nikmat  serta menjaga janji dan kebajikannya, dengan lipatan sepuluh kali hingga  tujuh puluh.Dzikir Batin Khafy (tersembunyi) bagi kaum wali, yaitu  dzikir dengan rahasia qalbu tanpa sedikit pun berhenti. Disamping terus  menerus baqa' dalam musyahadah melalui musyahadah kehadiran jiwa dan  kebajikannya, dengan lipatan tujuh puluh hingga tujuh ratus kali.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dzikir Haqiqi yang kamil (sempurna) bagi Ahlun-Nihayah (mereka yang  sudah sampai di hadapan Allah swt,) yaitu Dzikirnya Ruh melalui  Penyaksian Allah swt, terhadap si hamba. Ia terbebaskan dari penyaksian  atas dzikirnya melalui baqa'nya Allah swt, dengan symbol, hikmah dan  kebajikannya mulai dari tujuh ratus kali lipat sampai tiada hingga.  Karena dalam musyahadah itu terjadi fana', tiada kelezatan di sana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=6101151823502614257&amp;amp;postID=9032021558711465892" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruh di sini merupakan wilayah Dzikir Dzat, dan Qalbu adalah wilayah  Dzikir Sifat, sedangkan Lisan adalah wilayah Dzikir kebiasaan umum.  Mananakala Dzikir Ruh benar, akan menyemai Qalbu, dan Qalbu hanya  mengingat Kharisma Dzat, di dalamnya ada isyarat perwujudan hakikat  melalui fana'. Di dalamnya ada rasa memancar melalui rasa dekatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga, bila Dzikir Qalbu benar, lisan terdiam, hilang dari  ucapannya, dan itul;ah Dzikir terhadap panji-panji dan kenikmatan  sebagai pengaruh dari Sifat. Di dalamnya ada isyarat tarikanpada sesuatu  tersisa di bawah fana' dan rasa pelipatgandaan qabul dan  pengungkapan-pengungkapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakala qalbu alpa dari dzikir lisan baru menerima dzikir sebagaimana biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing setiap ragam dzikir ini ada ancamannya.&lt;br /&gt;Ancaman bagi Dzikir Ruh adalah melihat rahasia qalbunya. Dan ancaman  Dzikir Qalbu adalah melihat adanya nafsu dibaliknya. Sedangkan ancaman  Dzikir Nafsu adalah mengungkapkan sebab akibat. Ancaman bagi Dzikir  Lisan adalah alpa dan senjang, maka sang penyair mengatakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah Allah maka ingatlah Dia&lt;br /&gt;Bertasbihlah dengan memujiNya&lt;br /&gt;Tak layaklah tasbih melainkan karena keagunganNya&lt;br /&gt;Keagungan bagiNya sebenar-benar total para pemuji&lt;br /&gt;Kenapa masih ada&lt;br /&gt;Pengandaian bila dzikir-dzikir hambaNya diterima?&lt;br /&gt;Manakala lautan memancar, dan samudera melimpah&lt;br /&gt;Berlipat-lipat jumlahnya&lt;br /&gt;Maka penakar lautan akan kembali pada ketakhinggaan&lt;br /&gt;Jika semua pohon-pohon jadi pena menulis pujian padaNya&lt;br /&gt;Akan habislah pohon-pohon itu, bahkan jika dilipatkan&lt;br /&gt;Takkan mampu menghitungnya.&lt;br /&gt;Dia ternama dengan Sang Maha Puji&lt;br /&gt;Sedang makhlukNya menyucikan sepanjang hidup&lt;br /&gt;Bagi kebesaranNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku manusia dalam berdzikir terbagi tiga:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Khalayak umum yang mengambil faedah dzikir.&lt;br /&gt;* Khalayak khusus yang bermujahadah&lt;br /&gt;* Khalayak lebih khusus yang mendapat limpahan hidayah.&lt;br /&gt;* Dzikir untuk khalayak umum, adalah bagi pemula demi penyucian. Dzikir  untuk khalayak khusus sebagai pertengahan, untuk menuai takdir. Dan  dzikir untuk kalangan lebih khusus sebagai pangkalnya, untuk waspada  memandangNya.&lt;br /&gt;* Dzikir khalayak umum antara penafian dan penetapan (Nafi dan Itsbat)&lt;br /&gt;* Dzikir khalayak khusus adalah penetapan dalam penetapan (Itsbat fi Itsbat)&lt;br /&gt;* Dzikir kalangan lebih khusus Allah bersama Allah, sebagai penetapan  Istbat (Itsbatul Istbat), tanpa memandang hamparan luas dan tanpa  menoleh selain Allah Ta'ala.&lt;br /&gt;* Dzikir bagi orang yang takut karena takut atas ancamanNya.&lt;br /&gt;* Dzikir bagi orang yang berharap, karena inginkan janjiNya.&lt;br /&gt;* Dzikir bagi penunggal padaNya dengan Tauhidnya&lt;br /&gt;* Dzikir bagi pecinta, karena musyahadah padaNya.&lt;br /&gt;* Dzikir kaum 'arifin, adalah DzikirNya pada mereka, bukan dzikir mereka dan bukan bagi mereka.&lt;br /&gt;* Kaum airifin berdzikir kepada Allah swt, sebagai pemuliaan dan pengagungan.&lt;br /&gt;* Ulama berdzikir kepada Allah swt, sebagai penyucian dan pengagungan.&lt;br /&gt;* Ahli ibadah berdzikir kepada Allah swt, sebagai rasa takut dan berharap pencinta berdzikir penuh remuk redam.&lt;br /&gt;* Penunggal berdzikir pada Allah swt dengan penuh penghormatan dan pengagungan.&lt;br /&gt;* Khalayak umum berdzikir kepada Allah swt, karena kebiasaan belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[pagebreak] Hamba senantiasa patuh, dan setiap dzikir ada yang Diingat, sedangkan orang yang dipaksa tidak ada toleransi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata cara Dzikir ada tiga perilaku :&lt;br /&gt;1. Dzikir Bidayah (permulaan) untuk kehidupan dan kesadaran jiwa.&lt;br /&gt;2. Dzikir Sedang untuk penyucian dan pembersihan.&lt;br /&gt;3. Dzikir Nihayah (pangkal akhir) untuk wushul dan ma'rifat.&lt;br /&gt;Dzikir bagi upaya menghidupkan dan menyadarkan jiwa, setelah seseorang  terlibat dosa, dzikir dilakukan dengan syarat-syaratnya, hendaknya  memperbanyak dzikir :&lt;br /&gt;"Wahai Yang Maha Hidup dan Memelihara Kehidupan, tiada Tuhan selain Engkau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir bagi pembersihan dan penyucian jiwa, setelah mengamai pengotoran  dosa, disertai syarat-syarat dzikir, hendaknya memperbanyak :&lt;br /&gt;"Cukuplah bagiku Allah Yang Maha Hidup nan Maha Mememlihara Kehidupan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga martabat dzikir :&lt;br /&gt;Pertama, dzikir alpa dan balasannya adalah terlempar, tertolak dan terlaknat.&lt;br /&gt;Kedua, dzikir hadirnya hati, balasannya adalah kedekatan, tambahnya anugerah dan keutamaan anugerah.&lt;br /&gt;Ketiga, dzikir tenggelam dalam cinta dan musyahadah serta wushul. Sebagaimana dikatakan dalam syair :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan pun aku mengingatMu, melainkan risau dan gelisahku&lt;br /&gt;Pikiranku, dzikirku, batinku ketika mengingatMu,&lt;br /&gt;Seakan Malaikat Raqib Kau utus membisik padaku&lt;br /&gt;Waspadalah, celaka kamu, dzikirlah!&lt;br /&gt;Jadikan pandanganmu pada pertemuanmu denganNya&lt;br /&gt;Sebagai pengingat bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, Allah telah memberi panji-panji kesaksianNya padamu&lt;br /&gt;Sambunglah semua dari maknaNya bagi maknamu&lt;br /&gt;Berharaplah dengan dengan menyebut kebeningan dari segala yang rumit&lt;br /&gt;Kasihanilah kehambaanmu yang hina dengan hatimu&lt;br /&gt;Siapa tahu hati menjagamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir itu sendiri senantiasa dipenuhi oleh tiga hal :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Dzikir Lisan dengan mengetuk Pintu Allah swt, merupakan pengapus dosa dan peningkatan derajat.&lt;br /&gt;* Dzikir Qalbu, melalui izin Allah swt untuk berdialog dengan Allah swt, merupakan kebajikan luhur dan taqarrub.&lt;br /&gt;* Dzikir Ruh, adalah dialog dengan Allah swt, Sang Maha Diraja, merupakan manifestasi kehadiran jiwa dan musyahadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir Lisan dan Qalbu yang disertai kealpaan adalah kebiasaan dzikir yang kosong dari tambahan anugerah.&lt;br /&gt;Dzikir Lisan dan Qalbu yang disertai kesadaran hadir, adalah dzikir ibadah yang dikhususkan untuk mencerap sariguna.&lt;br /&gt;Dzikir dengan Lisan yang kelu dan qalbu yang penuh adalah ketersingkapan  Ilahi dan musyahadah, dan tak ada yang tahu kadar ukurannya kecuali  Allah swt.&lt;br /&gt;Diriwayatkan dalam hadits : "Siapa yang pada wal penempuhannya  memperbanyak membaca "Qul Huwallaahu Ahad" Allah memancarkan NurNya pada  qalbunya dan menguatkan tauhidnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat al-Bazzar dari Anas bin Malik, dari Nabi saw. Beliau bersabda :&lt;br /&gt;"Siapa yang membaca surat "Qul Huwallahu Ahad" seratus kali maka ia  telah membeli dirinya dengan surat tersebut dari Allah Ta'ala, dan ada  suara berkumandang dari sisi Allah Ta'ala di langit-langitNya dan di  bumiNya, "Wahai, ingatlah, sesungguhnya si Fulan adalah orang yang  dimerdekakan Allah, maka barang siapa yang sebelumnya merasa punya  pelayan hendaknya ia mengambil dari Allah swt .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan pula: "Siapa yang memperbanyak Istighfar, Allah meramaikan  hatinya, dan memperbanyak rizkinya, serta mengampuni dosanya, dan  memberi rizki tiada terhitung. Allah memberikan jalan keluar di setiap  kesulitannya, diberi fasilitas dunia sedangkan ia lagi bangkrut. Segala  sesuatu mengandung siksaan, adapun siksaan bagi orang arif adalah alpa  dari hadirnya hati dalam dzikir."[pagebreak]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits sahih disebutkan:&lt;br /&gt;"Segala sesuatu ada alat pengkilap. Sedangkan yang mengkilapkan hati  adalah dzikir. Dzikir paling utama adalah Laa Ilaaha Illalloh".&lt;br /&gt;Unsur yang bisa mencemerlangkan qalbu, memutihkan dan menerangkan adalah dzikir itu sendiri, sekaligus gerbang bagi fikiran.&lt;br /&gt;Majlis tertinggi dan paling mulia adalah duduk disertai kontemplasi  (renungan, tafakkur) di medan Tauhid. Tawakkal sebagai aktifitas qalbu  dan tauhid adalah wacananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu dzikir itu tafakkur,&lt;br /&gt;Pintu pemikiran adalah kesadaran.&lt;br /&gt;Sedang pintu kesadaran zuhud.&lt;br /&gt;Pintu zuhud adalah menerima pemberian Allah Ta'ala (qona'ah)&lt;br /&gt;Pintu Qonaah adalah mencari akhirat.&lt;br /&gt;Pintu akhirat itu adalah taqwa.&lt;br /&gt;Pintu Taqwa ada di dunia.&lt;br /&gt;Pintu dunia adalah hawa nafsu,.&lt;br /&gt;Pintu hawa nafsu adalah ambisi.&lt;br /&gt;Pintu ambisi adalah berangan-angan.&lt;br /&gt;Angan-angan merupakan penyakit yang akut tak bias disembuhkan.&lt;br /&gt;Asal angan-angan adalah cinta dunia.&lt;br /&gt;Pintu cinta dunia adalah kealpaan.&lt;br /&gt;Kealpaan adalah bungkus bagi batin qalbu yang beranak pinak di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tauhid merupakan pembelah, di mana tak satu pun bisa mengancam dan membahayakannya. Sebagaimana dinkatakan :&lt;br /&gt;"Dengan Nama Allah, tak ada satu pun di bumi dan juga tidak di langit  yang membahayakan, bersama NamaNya. Dan Dia adalah Maha Mendengar lagi  Maha Mengetahui."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tauhid paling agung, esensi, qalbu dan mutiaranya adalah Tauhidnya Ismul Mufrad (Allah) ini, menunggalkan dan mengenalNya.&lt;br /&gt;Sebagian kaum 'arifin ditanya mengenai Ismul A'dzom, lalu menjawab,  "Hendaknya anda mengucapkan: Allah!", dan anda tidak ada di sana.&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang yang berkata "Allah", masih ada sisa makhluk di  hatinya, sungguh tak akan menemukan hakikat, karena adanya hasrat  kemakhlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun yang mengucapkan "Allah" secara tekstual (huruf) belaka,  sesungguhnya secara hakikat dzikir dan ucapannya tidak diterima. Karena  ia telah keluar (mengekspresikan) dari unsur, huruf, pemahaman, yang  dirasakan, simbol, khayalan dan imajinasi. Namun Allah swt, ridlo kepada  kita dengan hal demikian, bahkan memberi pahala, karena memang tidak  ada jalan lain dalam berdzikir, mentauhidkan, dari segi ucapan maupun  perilaku ruhani kecuali dengan menyebut Ismul Mufrad tersebut menurut  kapasitas manusia dari ucapan dan pengertiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dasar bagi kalangan khusus yang beri keistemewaan dan inayah  Allah swt dari kaum 'arifin maupun Ulama ahli tamkin (Ulama Billah)  Allah tidak meridloi berdzikir dengan model di atas. Sebagaimana  firmanNya :&lt;br /&gt;"Dan tak ada yang dari Kami melainkan baginya adalah maqom yang dimaklumi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh indah apa yang difirmankan. Dan mengingatkan melalui taufiqNya  pada si hamba, memberikan keistemewaan pada hambaNya. Maka nyatalah  Asmaul Husna melalui ucapannya dan dzikir pada Allah melalui dzikir  menyebut salah satu AsmaNya.&lt;br /&gt;Maka, seperti firmanNya "Kun", jadilah seluruh ciptaan semesta, dan meliputi seluruh maujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang mengucapkan "Allah" dengan benar bersama Allah, bukan  disebabkan oleh suatu faktor tertentu, namun muncul dari pengetahuan  yang tegak bersamaNya, penuh dengan ma'rifat dan pengagungan padaNya,  disertai penghormatan yang sempurna dan penyucian sejati, memandang  anugerah, maka ia benar-benar mengagungkan Allah Ta'ala, benar-benar  berdzikir dan mengagungkanNya dan mengenal kekuasaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, mengingat Allah dan mentauhidkanNya adalah RidloNya terhadap mereka bersamaNya, sebagaimana layakNya Dia Yang Maha Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma'rifat itu melihat, bukan mengetahui. Melihat nyata, bukan informasi.  Menyaksikan, bukan mensifati. Terbuka, bukan hijab. Mereka bukan mereka  dan mereka tidak bersama mereka dan tidak bagi mereka. Sebagaimana  firmanNya :&lt;br /&gt;"Nabi Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan nikmat kepadanya." (Az-Zukhruf: 59)&lt;br /&gt;"Dan jika Aku mencintainya, maka Akulah Pendengaran baginya, Mata dan tangan dan Kaki baginya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiamana jalan menuju padaNya, sedang ia disucikan&lt;br /&gt;Dari aktivitas keseluruhan dan bagi-bagi tugas?&lt;br /&gt;Demi fana wujud mereka, karena WujudNya&lt;br /&gt;Disucikan dari inti dan pecahan-pecahannya?&lt;br /&gt;Tak satu pun menyerupaiNya, bahkan mana dan bagaimana&lt;br /&gt;Setiap pertanyaan tentang batas akan lewat&lt;br /&gt;Dan diantara keajaiban-keajaiban bahwa&lt;br /&gt;WujudNya di atas segalanya dan sirnanya pangkal penghabisan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-9032021558711465892?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/9032021558711465892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=9032021558711465892' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/9032021558711465892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/9032021558711465892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/rahasia-dzikir.html' title='Rahasia Dzikir'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-3CvpZYpcY0c/Tabaf9vY_2I/AAAAAAAAAKg/EnwbQVb6h8c/s72-c/dzikir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-4406531912610829467</id><published>2011-04-13T04:40:00.000+02:00</published><updated>2011-04-13T04:40:53.588+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Burdah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Kasidah Burdah adalah mutiara syair kecintaan kepada Rasulullah.   Diciptakan oleh Imam Busyiri pada abad 7 Hijrah dan di baca dalam   berbagai acara. Puisi-puisi ini diyakini dapat memberi kesembuhan jiwa   dan raga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lGE9OsdHwZw/TaUL9kQZ7cI/AAAAAAAAAKc/BXx59Ff_7vs/s1600/Burdah%252BFaqih%252Bpage.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-lGE9OsdHwZw/TaUL9kQZ7cI/AAAAAAAAAKc/BXx59Ff_7vs/s320/Burdah%252BFaqih%252Bpage.jpg" width="214" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Al-  Bushiri yang bernama lengkap Sarafuddin Abu Abdillah Muhammad bin   Abdullah as Shanhaji al Bushiri, adalah seorang sufi besar, pengikut   Thariqat Syadziliyah, dan menjadi salah satu murid Sulthonul Auliya   Syeikh Abul Hasan asy-Syadzily, ra. Ia lahir tahun 1212 M di Maroko. Ia   berguru dengan beberapa ulama tasawuf seperti Abu Hayyan, Abu Fath bin   Ya’mari dan al ‘Iz bin Jama’ah al Kanani al Hamawi, dan belajar  Thariqat  Sufi pada Syeikh Abul Hasan asy-Syadzily. Sejak masa kanak,  Bushiri  dikenal sebagai orang yang wara’ (takut dosa). Pernah suatu  ketika ia  akan diangkat menjadi pegawai pemerintahan kerajaan Mesir,  akan tetapi  melihat perilaku pegawai kerajaan membuatnya menolak.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang  paling menarik adalah kisah pembuatan kasidah Burdah. Menurut al   Busyiri bahwa karyanya ini muncul ketika ia tengah sakit lumpuh.   Penyakit itu dikenal dengan nama angin merah. Di tengah pembaringannya,   Busyiri menulis kasidah Burdah dan membacanya beberapa kali hingga   tertidur. Dalam tidur tersebut, ia bermimpi ketemu Rasulullah SAW.   Kemudian Nabi Muhammad mengusap mukanya. Setelah itu Busyiripun   terbangun dan ia bisa berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam sebuah  riwayat diceritakan, ketika dalam mimpi al  Busyiri terlibat pembicaraan  dengan Rasulullah SAW. Busyiripun  membacakan karyanya pada bait ke 51  wamabalaghul ilmi an nahu masyarun  tidak bisa meneruskan kata-katanya.  Rasulullahpun menyuruhnya  meneruskan. “Saya tak mampu lagi, jawab  Busyiri. Kemudian Rasulullah  menyempurnakan bait itu dengan kalimat,  “wa annahu khayri khalqillahi  kulllihimi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasidah  Busyiri memang bukan sekedar karya. Ia dibaca karena  keindahan  keindahan kata-katanya. Menurut DR. De Sacy seorang ahli  bahasa Arab di  Universitas Sorborne memujinya sebagai karya puisi  terbaik sepanjang  masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa nama ulama besar terutama pada bidang  tasawwuf tercatat  sebagai guru Al Bushiri. Antara lain Imam Abu Hayyan,  Abul Fath bin  Sayyidunnas Al Ya’mari Al Asybali Al Misri  pengarang,kitab ‘Uyunul Atsar  fi Sirah Sayyidil Basyar, Al ‘Iz bin  Jama’ah Al Kanani Al Hamawi salah  seorang hakim di Mesir, dan banyak  lagi kalangan ulama besar Mesir yang  memberikan ilmu pengetahuannya  kepada AJ Bushiri.&lt;br /&gt;Burdah memang tak hanya mantera. la, dibaca  karena keindahan  kata-katanya meskipun dipenuhi doa doa yang bisa  memberi manfaat pada  jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burdah memang tak hanya  mantera. la, dibaca karena keindahan  kata-katanya meskipun dipenuhi doa  doa yang bisa memberi manfaat pada  jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu  tak heran jika banyak ulama membenkan catatan khusus  tentang burdah,  baik dalam bentuk syarah (komentar) atau hasiyah  (catatan kaki atau  catatan pinggir). Menurut Darul Faqih sangat banyak  karya syarh atas  Burdah yang tak ketahuan lagi siapa pengarangnya. Hanya  yang bisa  dicatat dan diketahui namanya karena menjadi bahan kajian di  beberapa  universitas adalah karya Imam Jalaluddin Al Mahalli Asy Syagi  yang  wafat tahun 864 Hijriyah, imam Zakaria Al Anshari yang wafat tahun  926  Hijriyah, Imam Al Qasthalani yang wafat tahun 923 H, Syaikh Al Malla   Ali Qari Al Hanafi yang wafat tahun 1014 H, dan Syaikh Ibrahim Al   Bajuri yang wafat tahun 1276 H. Dr. Zaki Mubarak ahli sastra Arab dan   Mesir dalam skripsinya Al Madaihun Nabawiyah menyebutkan bahwa gaya   puisi Al Burdah banyak mempengaruhi karya karya kemudian. Al Bushiri   sebenamya tak hanya, terkenal dengan karya Burdahnya saja. la juga   dikenal sebagai seorang ahli fikih dan ilmu kalam. Namun nama Burdah   telah menenggelamkannya untuk dikenal sebagai seorang sufi besar yang   memiliki banyak murid.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-4406531912610829467?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/4406531912610829467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=4406531912610829467' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4406531912610829467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4406531912610829467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/burdah.html' title='Burdah'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-lGE9OsdHwZw/TaUL9kQZ7cI/AAAAAAAAAKc/BXx59Ff_7vs/s72-c/Burdah%252BFaqih%252Bpage.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-4872674382626765341</id><published>2011-04-13T02:16:00.000+02:00</published><updated>2011-04-13T02:16:09.859+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>Mutiara Syekh Abul Hasan Syadzily</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Beliau ra berkata: Ilmu-ilmu ini (Ilmu Tasawuf) adalah  benteng-benteng dan penjelasan terhadap posisi-posisi jiwa,  bersitan-bersitan, tipu daya, dan kehendaknya, serta memutus hati dari  memperhatikan, bersantai, dan merasa tentram (dengan ego) diatas jalan  tauhid dan syariat dengan kemurnian cinta dan keikhlasan agama dengan  sunnah. &amp;nbsp; Mereka mempunyai beberapa tambahan dalam maqam-maqam keyakinan  dari zuhud, sabar, harap, takut, tawakal, ridha, dan lain-Iainnya yang  termasuk maqam-maqam yakin. Inilah jalan orang-orang yang menuju (kepada  Allah) dalam metode interaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;img class="img" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/73063_1458002015382_1393341562_31057522_3832046_n.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="caption"&gt;Maqom Syekh Abu Hasan Di Samping Masjid. (Ketika Haul Syekh Abu Hasan as-Syadzily tahun 2010)&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Adapun  ahlullah dan hamba-hamba istimewa-Nya, maka mereka adalah kaum yang  ditarik Allah dari kejahatan serta pangkal-pangkalnya. Dia tugaskan  mereka kepada kebaikan beserta cabang-cabangnya. Dia limpahkan kecintaan  khalwat pada mereka, dan Dia buka jalan munajat bagi mereka. Sehingga  Dia mengenalkan diri-Nya lantas mereka mengenal-Nya. Dia menumbuhkan  cinta pada mereka, maka mereka mencintai-Nya. Dan Dia Yang Menunjukkan  jalan, lalu mereka menempuhnya. Jadi, mereka senantiasa dengan-Nya serta  untuk-Nya. Dia tidak membiarkan mereka untuk selain-Nya dan tidak &lt;em&gt;terhijab&lt;/em&gt; mereka dari-Nya. Bahkan, mereka &lt;em&gt;terhijab&lt;/em&gt; dengan-Nya dari selain-Nya, tidak mengenal selain-Nya, dan tidak cinta kecuali kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Mereka  itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah  orang-orang yang mempunyai akal” (QS Az-Zumar 39;18). &lt;/em&gt; &lt;strong&gt;Hakikat Jalan (Tasawuf)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan  ini tidak ditempuh dengan kerahiban, makan gandum, kulit padi, maupun  sisa produksi. Akan tetapi, dengan kesabaran dan keyakinan dalam  petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman, &lt;em&gt;“Dan Kami jadikan di  antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan  perintah Kami ketika mereka sabar (dalam menegakkan kebenaran) dan  adalah mereka meyakini ayat-ayat kami, Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang  memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat tentang apa yang  selalu mereka perselisihkan padanya.” (QS. As-Sajadah [32]: 24-25)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan,  pelabuhan ini sungguh mulia, padanya lima perkara: sabar, takwa, wara’,  yakin, dan ma’rifah. Sabar apabila disakiti, takwa dengan tidak  menyakiti, wara’ terhadap yang keluar masuk dari sini —dan dia menunjuk  mulutnya— dan pada hati, bahwa tidak menerobos ke dalamnya selain apa  yang dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya, juga keyakinan dalam rezeki, dan  ma’rifat terhadap al-Haqq yang tidak akan hina seseorang bersamanya  kepada siapa pun dari makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Bersabarlah (hai  Muhammad) dan Tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan  Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan  janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.  Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang  yang berbuat kebaikan.” (QS, An-Nahl [16]: 127-128).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hakikat orang yang berakal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau  r.a. berkata: Orang yang berakal adalah orang yang mengerti tentang  Allah, apa-apa yang Dia kehendaki atasnya dan apa yang berasal darinya  secara syariat. Dan, yang Allah inginkan dari hamba itu ada empat:  adakalanya nikmat atau cobaan, ketaatan atau kemaksiatan. Apabila kamu  berada dengan nikmat, maka Allah menuntut syukur darimu secara syariat.  Apabila Allah menghendaki cobaan bagimu, maka Dia menuntut kesabaran  darimu secara syariat. Jika menghendaki ketaatan darimu, maka Allah  menuntut darimu kesaksian terhadap anugerah dan memandang taufik secara  syariat. Dan, jika menghendaki kemaksiatan darimu, maka Allah menuntut  darimu tobat dan kembali kepada-Nya dengan penyesalan secara syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa  yang mengerti empat perkara ini dari Allah dan melakukan apa yang Allah  cintai darinya secara syariat, maka dia adalah hamba yang  sebenar-benarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalilnya adalah sabda Nabi SAW,&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Siapa  yang apabila diberi lantas ia bersyukur, jika ditimpa cobaan dia  bersabar, menzalimi lalu meminta ampun, dan dizalimi lalu memaafkan,”  Kemudian, beliau berdiam. Para sahabat bertanya, “Apa, wahai  Rasulullah?” Beliau menjawab, “Merekalah yang mendapatkan keamanan dan  mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian  juga dalam ungkapan sebagian mereka, “Tidak pernah gampang hal itu  kecuali bagi seorang hamba yang mencinta. Dia tidak mencintai kecuali  karena Allah semata atau mencintai apa yang Allah perintahkan sebagai  syariat agamanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau r.a. berkata: Terdapat di  sebagian khabar, “Siapa yang taat kepada-Ku dalam segala sesuatu dengan  meninggalkan segala sesuatu, niscaya Aku memperkenankannya dalam setiap  sesuatu; bahwa Aku ber-tajalli kepadanya pada setiap sesuatu hingga dia  melihat-Ku seakan-akan Aku adalah segalanya.” Inilah ketaatan yang  terdapat pada hak awam orang-orang yang saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun  ketaatan pada hak khawdsh dari kalangan shiddiqin adalah dengan  ‘keputusasaan’ dari mereka dengan menghadap kepada segala sesuatu karena  bagusnya kehendak Tuhan mereka pada setiap sesuatu. Maka, seolah-olah  Dia berkata, “Siapa yang taat kepada-Ku atas segala sesuatu dengan  menghadap pada segala sesuatu karena bagusnya kehendak-Ku pada setiap  sesuatu, bahwa Aku ber-tajalli kepadanya pada setiap sesuatu hingga dia  melihat-Ku seakan-akan Aku lebih dekat kepadanya dari segala sesuatu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-4872674382626765341?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/4872674382626765341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=4872674382626765341' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4872674382626765341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4872674382626765341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/mutiara-syekh-abul-hasan-syadzily.html' title='Mutiara Syekh Abul Hasan Syadzily'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-529609587206142149</id><published>2011-04-13T02:02:00.000+02:00</published><updated>2011-04-13T02:02:58.431+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Qalbu</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-5A3rYEzXcQM/TaTnoR5C5cI/AAAAAAAAAKY/o-DtH1D3RRU/s1600/hati-nurani.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="288" src="http://3.bp.blogspot.com/-5A3rYEzXcQM/TaTnoR5C5cI/AAAAAAAAAKY/o-DtH1D3RRU/s320/hati-nurani.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Qalbu adalah Singgasana Allah&lt;br /&gt;Pusat kendali diri setiap manusia&lt;br /&gt;Landasan penampakkan Al Haq&lt;br /&gt;Ranah hamparan kasih rahmatNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia adalah cerminan hakikatNya&lt;br /&gt;Mikroskop nilai keluhuranNya&lt;br /&gt;Wadah penampung kalamNya&lt;br /&gt;Jaring penangkap isyarat-isyaratNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dianalogikan dengan cahaya&lt;br /&gt;Diurai dengan huruf-huruf Qur’ani&lt;br /&gt;Ia laksana, minyak dan lampu&lt;br /&gt;Dalam Misykat serta kaca menyala&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mudah terbalik dan pongah,&lt;br /&gt;Qalbu yang ingat mulia, yang lalai nista,&lt;br /&gt;Ia kadang bersinar, kadang gelap,&lt;br /&gt;Ia menyinari jagad diri dan kehidupan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu didatangi DutaNya untuk&lt;br /&gt;Dipersiapkan menerima tugas ketuhanan&lt;br /&gt;Qalb suci bermoral malaikatNya&lt;br /&gt;Qalbu kotor berkarakteri setan terlaknat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu adalah penanda setiap insan&lt;br /&gt;Adakah ia manusia baik atau buruk&lt;br /&gt;Ia merupakan pundit rahasia batin&lt;br /&gt;Samudera pengetahuan setiap manusia&lt;br /&gt;Ia kunci pembuka keagunganNya&lt;br /&gt;Pintu pembentang rahasia-rahasiaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah wajah hakiki qalbumu yang sesungguhnya&lt;br /&gt;Simpanlah rahasia batinmu, kau akan melihat rahasiaNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan dunia bisa diraih dengan jejak kaki&lt;br /&gt;Kebahagiaan hakiki akhirat hanya bisa ditempuh dengan qalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyingkapan Agung dan tirai Makrifat terbuka oleh “laku“ qalbu&lt;br /&gt;Rapor kebaikan dan keburukan setiap insani berdasar “laku“ qalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang membiarkan kalbunya penuh noda hati&lt;br /&gt;Selamanya tidak akan merasakan penyingkapan rahasia AgungNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu adalah perbendaharaan agung&lt;br /&gt;Modal utama setiap manusia menujuNya&lt;br /&gt;Insan yang tidak memuliakan kalbunya&lt;br /&gt;Akan menuai keburukan abadi di sisiNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu adalah landasan pacu hakikat&lt;br /&gt;Nilai hakiki tidak akan landing di qalbu yang kotor&lt;br /&gt;Qalbu yang tidak suci berlumur hijab&lt;br /&gt;Qalbu yang terhijab tidak akan Makrifatullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu adalah media Wushul da Qurb&lt;br /&gt;Keintiman denganNya juga dengan “laku“ qalbu&lt;br /&gt;Hakikat kebaikan bersendikan qalbu&lt;br /&gt;Kebaikan yang tidak bernurani, adalah busuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilham suciNya turun di qalbu suci&lt;br /&gt;Qalbu buruk adalah landasan bisikan jahat setan&lt;br /&gt;Muara “laku“ qalbu adalah ridhaNya&lt;br /&gt;KerelaanNya hanya berdasarkan “laku“ qalbu jernih&lt;br /&gt;KemurkaanNya akibat “ulah“ qalbu&lt;br /&gt;Siksa pedih akhirat juga akibat “ulah“ busuk qalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu adalah sentra penentu nasib&lt;br /&gt;Kebahagiaan dan kesengsaraan hakiki akibat qalbu&lt;br /&gt;Qalbu yang taat beroleh ridhaNya&lt;br /&gt;Qalbu yang kufur, akan menuai kemurkaanNya&lt;br /&gt;Qalbu yang pongah dan tersesat&lt;br /&gt;Adalah qalbu yang lupa mendzikir padaNya&lt;br /&gt;Wajah kebaikan qalbu adalah lurus&lt;br /&gt;Wajah kesesatan qalbu, tindak kemaksiatannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tajamkan mata Qalbu dan pikir&lt;br /&gt;Akan tersingkap keagungan rahasia ayat-ayatNya&lt;br /&gt;Qalbu adalah pengantin jasad dan ruh&lt;br /&gt;Hanya Qalbu Sakinah yang sambung dengan DiriNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah kepada “laku“ baik qalbumu&lt;br /&gt;Itulah rahasia batinmu, dan modal utamamu menujuNya&lt;br /&gt;Pandanglah kebaikan-kebaikanNya&lt;br /&gt;Akan ditampakkan untukmu segala makna hakiki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : Syekh Abdul Karim Ibnu Ibrahim Al Jaili [1366M - 1430M] &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-529609587206142149?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/529609587206142149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=529609587206142149' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/529609587206142149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/529609587206142149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2011/04/qalbu.html' title='Qalbu'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-5A3rYEzXcQM/TaTnoR5C5cI/AAAAAAAAAKY/o-DtH1D3RRU/s72-c/hati-nurani.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-7713567815264617946</id><published>2010-12-09T14:44:00.006+02:00</published><updated>2011-04-12T01:23:27.178+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syar&apos;ie'/><title type='text'>Tasawuf Penting Tapi Dasar Syari'at Adalah Pondasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-4XPu15rVCtM/TaONYa8vnSI/AAAAAAAAAKQ/VgYnLTxXlyc/s1600/tanda-tanya3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 218px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-4XPu15rVCtM/TaONYa8vnSI/AAAAAAAAAKQ/VgYnLTxXlyc/s320/tanda-tanya3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594470612814765346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini ada selingan dikit, hasil perbincangan kemarin antara saya dan 2 orang teman yang sudah lama gak ketemu, setelah basa-basi, temen saya ini akhirnya ngomong masalah agama, nah banyak unsur yang menarik disini (menurut saya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya singkat temen saya itu dengan Alfan dan Badrun (bukan nama asli)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : Ente berdua dimana sekarang (biasa pakai ente kalau udah ngomong ma temen sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfan &amp;amp; Badrun : Kami sekarang masih dalam proses belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfan : Jo (panggilan saya, anggap saja nama saya Bejo hehe…), ente tau gak bahwa kita ini diciptain dari Nur Muhammad,......akhirnya dia ngejelasin tentang ini sampai membahas prihal fuad, lathoif (jamak dari lathifah) dan ilmu tasawuf lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : wah, ente hebat, saya baru tahu dikit aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami jalan dan Badrun bilang kerjaannya sekarang mengajar ngaji Al-Qur'an anak-anak SD kelas 1 dan 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas saat itu si Badrun baca Qur’an, karena saya pikir ada yang agak janggal dengan cara ngajinya akhirnya saya nanya : eeee..Badrun....kalo gak salah itu hukumnya mad wajib muttasil ya....kalau yang ane denger tadi ente bacanya jadi ke mad thabi’ie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badrun :…??????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : kok bengong, makhroj huruf ‘ain itu dimana? tenggorokan bawah, tengah pa atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badrun : ............tengah kayanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : kok kayanya? bukannya ente ngajarin orang?, kok bisa gak yakin ama makhrarijul huruf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;em...... eh...Bad....kalo huruf hijaiyah itu jumlahnya berapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badrun :............28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : bener segitu ? gak 29 ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badrun :............(lama banget mikirnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena si Badrun mikirnya lama akhirnya saya balik nanya ke si Alfan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya : eh...al (al adalah panggilan alfan)...tadi ente kan bicara tentang Nur Muhammad, nah saya mau nanya dikit, kalo ente buang air kecil atau besar kan harus dibasuh tuh.....nah pake apa ngebasuhnya bro?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfan : ya pake air lah...aneh tu pertanyaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : ha..ha....iya-iya maaf deh, saya tahu pake air, kalo gak ada air bisa pake tisu atau batu.........tapi saya mau nanya air apa? Air mutlak, musta'mal, atau yang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfan :.............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : yang saya tahu kalau membersihkan sesuatu dari najis harus pake air mutlak atau air suci dan bisa mensucikan, atau jangan jangan air yang biasa ente pakai buat wudhu selama ini ente pakai air musta'mal wah cilaka 12 bro! ... ente berati belum bersih dan syah buat sholat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfan :............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : nah karena sudah bicara tentang air, saya sekalian nanya tentang wudhu basuh telinga itu sunnah atau rukun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfan:.............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : kok bengong? sunnah apa rukun....kalo gitu yang makruh ama yang haram dalam wudhu apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfan :............loh emang ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya : memang ada kan, yang saya tahu kalo ente memperlambat wudhu sementara adzan udah berkumandang nah itu udah makruh, kalo ente mengatakan yang rukun itu sunnah, yang sunnah itu rukun maka jadi haram. Nah, jadi kalo ente bilang basuh telinga tu rukun sementara itu hanya sunnah maka wudhu ente udah haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo haram shalat kita diterima gak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf ya, saya ngomong kaya gini bukan mau sombong atau apa, tapi saya ngomong kaya gini karena ente tadi udah ngomong Nur Muhammad, sirr, maqomat aulia, karomah dan lain lain sedangkan si Badrun udah ngajar ngaji ke anak-anak SD, soalnya kalo ente belajar hanya untuk diri sendiri, ente cukup belajar sedikit, tapi kalo udah mau ngajarin orang lain ente harus banyak belajar ini bukan kata-kata saya, tapi kata Imam Syafi'ie r.a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ente juga harus hari-hati, soalnya kalo ente ngasih pelajaran sementara pelajaran itu gak ente amalin, maka ente bakal nanggung dosa yang sangat banyak karena ente nanggung dosa ente dan dosa orang yang ente ajarin yang gak ngamalin ilmu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ente juga ngomong Nur Muhammad dll itu udah masuk ranah ilmu hakikat atau tassawuf dan ahwal ma'rifat , karena itu ane nanya ilmu syariat atau fiqih supaya ente gak salah jalan, dalam artian ibadah ente benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ente aja gak tau tentang thaharah, jenis-jenis air, ceboknya salah, wudhunya salah, shalatnya salah, nah bagaimana amal ibadah ente bakal diterima. yang lebih parah lagi kalo ente gak hapal rukun islam sama rukun iman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sebenarnya yang kita takutkan itu bukan amal yang sedikit, tapi kalau amalnya itu gak diterima oleh Allah swt, ini bukan saya yang bilang tapi sayyidina Ali bin abi thalib karamallahu wajhah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kalau ente tengok ulama-ulama besar baik yang sekarang maupun yang dulu kaya wali songo, syekh khoalil bangkalan, habib mundzir, dll. Mereka semua kuat banget ilmu fiqihnya, baru naik belajar tassawuf dan pendalaman hakikat tentang rukun iman dan islam serta arti diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya sih, mendingan cari guru lah, ngaji kitab fiqih dulu, ngajinya jangan sendiri tapi ada gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ente ngerasa malu balik belajar dari awal artinya ente udah sombong, dan itu bukanlah perilaku ulama-ulama besar warisatul anbiya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya salah satu guru Syekh Khalil bangkalan itu adalah seorang pemuda yang usianya sama dengan anak Syekh Khalil (atau masyhur di panggil Mbah Khalil Bangakalan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ulama sebesar Syekh Khalil saja mau belajar ama yang lebih muda, kenapa kita enggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cuma saran ya......gak bermaksud mengajari terlebih-lebih menghakimi tapi sekedar mengingatkan supaya kita sama-sama gak salah jalan, karena ente udah ane anggap keluarga, jadi hak saya untuk ngingetin saudara, kalau ente rada tersinggung saya mohon maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya kami pisah dan temen saya akhirnya mau balik lagi belajar dari dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;﻿&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-7713567815264617946?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/7713567815264617946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=7713567815264617946' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7713567815264617946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7713567815264617946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2010/12/tasawuf-penting-tapi-dasar-syariat.html' title='Tasawuf Penting Tapi Dasar Syari&apos;at Adalah Pondasi'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-4XPu15rVCtM/TaONYa8vnSI/AAAAAAAAAKQ/VgYnLTxXlyc/s72-c/tanda-tanya3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-6129697549467656369</id><published>2010-03-27T01:51:00.002+02:00</published><updated>2010-03-27T01:54:50.844+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Feeling'/><title type='text'>Kata - kata Yang Menggugah...</title><content type='html'>1. “Apabila kata-kata keluar daripada hati, maka ia akan masuk ke dalam hati, apabila kata-kata keluar daripada lidah, maka ia akan hilang begitu sahaja” – Nabi Muhammad S.A.W&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. “Bukanlah yang dikatakan kuat itu dengan hebatnya bergusti, sesungguhnya orang yang kuat adalah mereka yang mampu menahan dirinya daripada sifat marah” – Nabi Muhammad S.A.W&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. “Bukanlah yang dikatakan kaya itu adalah kaya harta benda, tetapi hakikat sebenar kaya adalah mereka yang kaya jiwa (budi pekerti)” – Nabi Muhammad S.A.W&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. “Permulaan itu itu adalah 1.dengar 2.faham 3.hafal 4. amal 5.sebar (dakwah)” – Ibnu Mas’ud (Kitab Hilyatu Aulia’)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. “Tiada Islam tanpa jemaah, tiada jemaah tanpa kepimpinan, tiada kepimpinan tanpa ketaatan” – Saidina Umar R.A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. “Makin bertambah ilmuku makin terasa kebodohanku” – Imam Syafie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. “Katakan siapa kawan saudara, kemudian saya akan katakan siapa sebenarnya saudara” – Imam al-Ghazali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. “Rumahku Syurgaku” – Ibnu Taimiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. “Barangsiapa yang tidak berubat menggunakan al-Quran, maka Allah tidak akan menyembuhkan penyakitnya” –Ibnu Qayyim al-Jauzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. “Orang yang tidak melalui dunia (ambil dunia), maka dia tidak akan dapat masuk syurga” – Ibnu Taimiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. “Ulamak dunia adalah ulamak yang menjadikan agamanya tempat cari makan (menjual agama dengan harga yang murah)” – Imam al-Ghazali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. “Ya Allah seandainya aku beribadat kepada-Mu semata-mata kerana takutkan azab api neraka-Mu, maka Kau masukkanlah aku ke dalam neraka” – Rabiatul Adawiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. “Sesungguhnya hidayah itu tidak akan sampai melainkan dengan ilmu” – Ibnu Qayyim al-Jauzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. “Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka dia akan kenal siapa Tuhannya” – Ulamak Sufi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. “Ilmu yang bermanfaat itu adalah sesuatu yang mendatangkan takut kepada Allah S.W.T” – Imam al-Ghazali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. “Di saat engkau dilahirkan orang lain ketawa engkau yang menangis, maka berjuanglah di saat engkau meninggal dunia, biarlah orang lain yang menangis engkau yang gembira” – Hamka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. “Memisahkan agama dan politik adalah cara yang paling mudah untuk menjadi kafir” – Syeikh Mustafa Sobri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. “Sesiapa yang meniru golongan yang soleh, maka ia akan dimuliakan sebagaimana mereka dimuliakan, sesiapa yang meniru golongan yang fasik ia tidak akan dimuliakan” – Al-‘Aqomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. “Orang yang buta huruf pada zaman ini adalah mereka yang tidak bersedia untuk belajar perkara baru” – Troffler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. “Jangan tanya apa yang negara boleh sumbang kepada anda, tanyalah apa yang anda boleh sumbang kepada negara” – Washington Kennedy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. “Keberanian mengandungi keajaiban, kuasa dan kebijaksanaan di dalamnya” – Geothe (pujangga Itali)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. “Pengikut bukannya menyokong pemimpin tapi mereka hanya menyokong perjuangannya” – Mahatma Gandhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. “Pemimpin yang hebat dilihat sebagai hamba kepada organisasi” – Greenleaf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. “Ramai orang berusaha mencari siapa yang bersalah daripada menyelesaikan masalah itu” – Robert Schuller&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. “Apabila saudara mula ke hadapan masyarakat, kekuatan dan keterampilan saudara banyak bergantung kepada kebolehan saudara dalam menyampaikan ucapan dan idea” – Peter Druker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. “Kemahiran berucap adalah faktor paling utama seseorang pemimpin dilihat berkarisma dan hebat” – Conger dan Konungo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. “Berikan saya 10 orang pemuda, nescaya saya akan gegarkan dunia” – Sukarno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. “Harga sesebuah kemasyhuran adalah tanggungjawab” – Winston Churchill&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. “Apa yang seseorang lakukan dalam kehidupan sosialnya adalah cerminan daripada kehidupan peribadinya” – Steven R. Covey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. “Tatacara saudara menjadi tidak bermakna sekiranya ia tidak dilakukan dengan keyakinan” – Elisabeth Egan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. “Tiada terpelihara kehormatan yang tinggi daripada penderitaan, sehingga mengalir darah dari tiap-tiap bahagian tubuh” – Hamka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. “Saya fikir kita harus kembali kepada agama” – tokoh Athies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. “Barangsiapa yang masih lagi tidak meninggalkan maksiat walaupun umurnya mencecah 40 tahun maka bersiap-siaplah untuk dihumbankan ke dalam neraka” – Imam al-Ghazali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujangga Arab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. “Masa itu ibarat pedang, sekiranya kamu tidak potong masa, maka dia akan potong kamu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. “Air mata adalah senjata bagi wanita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. “Ilmu tanpa amal ibarat pokok yang tiada buahnya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. “Alangkah kecilnya duniaku ini, kalau tidak kerana besarnya cita-citaku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. "Istiqamah itu lebih baik daripada 1000 karamah (kemuliaan)"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-6129697549467656369?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/6129697549467656369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=6129697549467656369' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6129697549467656369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6129697549467656369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2010/03/kata-kata-yang-menggugah.html' title='Kata - kata Yang Menggugah...'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-4834587333475877906</id><published>2010-03-25T02:07:00.002+02:00</published><updated>2010-03-25T02:18:29.962+02:00</updated><title type='text'>Syekh Azhar Terbaru : Syekh Ahmed El-Tayyib</title><content type='html'>Presiden Mohamed Hosni Mubarak telah mengeluarkan 62 keputusan presiden untuk tahun 2010 dari rumah sakit Heidelberg Jerman.  salah satu keputusannya adalah menunjuk Syeikh Ahmed El-Tayyib sebagai Grand baru Imam Al Azhar Al Sharif menggantikan Syekh Tantawi yang wafat di Arab Saudi (10/3)&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmed El-Tayyib merupakan salah satu calon terkuat untuk posisi itu sejak pekan lalu bersama mufti saat ini Syeikh Ali Gum’ah. Namun desas-desus pencalonan itu sudah tercium publik sejak meninggalnya Tantawi bahwa rektor Al-Azhar itu memiliki kans besar untuk memangku jabatan sebagai grand Al-Azhar. dan ternyata terbukti Jum’at kemarin (19/03) beliau secara resmi diangkat Mubarak untuk menjadi Syeikh Al-Azhar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak rumor yang berkembang terkait naiknya Tayyib sebagai Syeikh Al-Azhar. Di kalangan Islam moderat menilai penunjukkan Tayyib sebagai Syeikh Al-Azhar sangat tepat, karena lulusan Universitas Sorborne di bidang filsafat Islam ini dipandang  bisa menjembatani antara Timur dan Barat. Sebab Al-Azhar di zaman modern seperti saat ini butuh  komunikasi yang intens dengan Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Ahmed El-Tayyib /egypt today&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak penunjukkan El-Tayyib (64) sebagai syeikh Al-Azhar jelas merugikan Islam konservatif. El-Tayyib menurut mereka dipandang terlalu banyak “Western-minded” serta keterlibatannya sebagai anggota partai yang berkuasa di Mesir, Partai Demokrasi Nasional, yang diketuai oleh putra presiden Gamal Mubarak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dia pernah dituntut mundur sebagai Mufti Mesir tahun 2002 oleh kalangan Muslim Mesir yang berjuang untuk memurnikan Islam dari westernisasi, dimana akhirnya memaksakan Tayyib melepaskan jabatan Mufti Mesir yang sudah berjalan selama satu tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu El-Tayyib dikenal punya hubungan buruk dengan Ikhwanul Muslimien (IM) yang notabene punya kedudukan istimewa muslim arus bawah di Mesir. Benturan pemikirannya diduga sebagai penyebab orang-orang IM kurang begitu menyukai Tayyib. Menurut mereka Tayyib lebih suka menonjolkan kebaratan ketimbang Azharien (sebutan orang-orang al-azhar) seperti suka berpakain Barat ketimbang menggunakan pakaian khas masyayeikh pada umumnya di Al-Azhar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;presiden husni mubarak sedang berkomunikasi lewat tlp, diduga bersama syeikh tayyib/aljazeera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian komentarnya soal niqob yang mengundang reaksi keras dari warga muslim konservatif Mesir. Menurutnya niqob bukan tradisi Islam dan karenanya bukan merupakan kewajiban bagi perempuan muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari fakta itu, beberapa pengamat muslim Mesir berpendapat bahwa pengangkatan Ahmed El-Tayyib sebagai Syeikh Al-Azhar adalah sekadar agenda presiden Hosni Mubarak untuk mewariskan pucuk pimpinan presiden kepada anaknya, Gamal Mubarak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biodata Sheikh Ahmed El-Tayyib:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ahmed Ahmed Mohamed El-Tayyib lahir di Kairo 6 Januari 1946. Beliau mempelajari teologi dan filsafat Islam di Universitas Al-Azhar S1 (1969). Lalu S2 (1971)dan S3 (1977) di universitas dan jurusan yang sama. Kemudian mengambil S3 lagi di Prancis di Universitas Sorborne di bidang filsafat Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Menjabat sebagai Mufti Mesir (10 Maret 2002 hingga 27 September 2003 di tahun itu beliau juga diangkat sebagai anggota sekretaris partai berkusa (nasional). Rektor Al-Azhar  28 September 2003 hingga sekarang. Syeikh Al-Azhar 19 Maret 2010 – sekarang (sumber wekepidia)dan &lt;a href="http://agusromli.net/2010/03/20/sheikh-ahmed-el-tayyib/#more-599"&gt;TAK CUMA BACH&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-4834587333475877906?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/4834587333475877906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=4834587333475877906' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4834587333475877906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4834587333475877906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2010/03/syekh-azhar-terbaru-syekh-ahmed-el.html' title='Syekh Azhar Terbaru : Syekh Ahmed El-Tayyib'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-6090457041740651245</id><published>2009-10-25T06:15:00.003+02:00</published><updated>2009-10-25T06:20:53.702+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resonansi'/><title type='text'>Neo-Salafisme Wahabi: Ironi Teologi dan Pendangkalan Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Oleh : Mukti Ali&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Penulis masih tingkat akhir Akidah-Filsafat, Ushuluddin, Univ. Al-Azhar Kairo)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   Awalnya Wahabi adalah sebuah gerakan dakwah, yang diusung oleh Muhammad bin Abdul al-Wahab, seorang Baduwi Najd. Setelah mendapatkan dukungan politik dari Ibnu Sa’ud, seorang politikus handal, Muhammad bin Abdul al-Wahab bersekongkol dengannya membentuk arus oposisi menentang kekuasaan Dinasti Ottoman. Targetnya adalah mewujudkan mimpi terbentuknya kekuasaan independen, yang mengusung ideologi Islam yang bercita-rasa literalis, berorientasi ke belakang (semakin ke belakang mendekati zaman Nabi dianggap semakin murni?), dan mengkebiri cara berfikir religius yang substansial dan multi-dimensional: mencemooh filsafat, mantik dan tasawuf.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;   Wahabi telah menitik tekankan pada aspek teologi (tauhid) sebagai arena atau wilayah “pemurnian”. Ada pembengkakan wilayah teologi yang diupayakannya. Wahabi berasumsi bahwa ani-tesa tauhid adalah musyrik. Dan musyrik dibagi menjadi dua, yaitu syirik kecil dan besar. Syirik besar bersifat jahri (jelas) adalah sikap yang berlebihan terhadap selain Tuhan, dimana sikap itu sejatinya hanya layak dipersembahkan untuk Tuhan. Jika sikap itu dilakukan, kata Wahabi, maka terejawantahkannya pemberhalaan (tawtsien). Ziarah dan tawashul terhadap kuburan Nabi, para sahabat dan orang-orang salih, sikap memuliakan batu atau sampah, dan mencintai orang-orang salih dianggap oleh Wahabi adalah sikap yang “berlebihan”, karena itu sebagai wujud pemberhalaan. Pandangan ini akan berimplikasi mensejajarkan Nabi dan orang salih dengan batu atau sampah, yang sama-sama tidak boleh disikapi secara berlebihan, lantaran dianggap sama-sama bukan Tuhan.&lt;br /&gt;   Kita tahu bahwa sikap “berlebihan” adalah masalah yang sangat relatif dan kondisional. Terbukti, betapa hidup keseharian adalah cermin bagi kita untuk mengaca diri, betapa kita telah membeda-bedakan cara penyikapan terhadap sekian banyak jenis manusia. Para orang bijak jaman kuno sudah lama mengingatkan kita akan perlunya sikap adil: meletakkan sesuatu (atau manusia) pada tempatnya. Kata Aristoteles dalam Ethica Nicomachea-nya: “Sikap egaliter (musawa) tidak selamanya cerminan dari sikap adil. Adil adalah sikap proporsional, bukan egalitarianisme total”. Kebutuhan seorang mahasiswa berbeda dengan seorang siswa SD, SMP dan seterusnya. Menghadap ke presiden akan berbeda dengan menghadapi wong cilik. Perbedaan adalah wajar untuk mewujudkan rasa adil. Tapi bukan berarti berbeda. Wahabi, yang menyamakan Nabi dan orang salih dengan batu atau sampah, yang dianggap sama-sama makhluknya, kiranya tak tepat mengartikan makna adil.&lt;br /&gt;    Islam idealis dengan patokan teologi rigid yang diandaikan Wahabi menjadikannya sebagai sekelompok Serigala berbulu Domba: menawarkan ke-beradaban dengan cara-cara yang “biadab”. Menyergap kelompok yang lain dan yang berbeda. Nyatanya, setelah gerakan oposan Wahabi mendapatkan bekingan dari Inggris, mereka berhasil memisahkan diri dari Dinasti Ottoman, dan kisah pembantaian terhadap sesama Muslim dimulai. Mekah yang begitu suci dijadikan tempat jagal penyembelihan orang-orang Muslim, yang dianggap sebagai pelaku bid’ah. Wahabi merasa tidak puas menghabisi orang-orang Muslim di kandangnya sendiri (baca; Jazirah Arab), akhirnya Wahabi pun menyembelih orang-orang Muslim Syi’ah di Karbala. &lt;br /&gt;    Jargon pemurnian Islam yang diusung Wahabi menjadi ironi. Lantaran sejatinya mereka bukan memurnikan Islam, tapi mengeringkan Islam. Mendesain Islam sebentuk jalan setapak dan sempit. Sejenis cara berfikir identitas, yang memberikan ukuran-ukuran pasti dan sekematisasi kaku. Siapa pun harus dibentuk, tidak bisa membentuk. Jika sekema itu berbentuk kotak, maka dia harus menjadi kotak. Islam ditonjolkan dalam militansi kesalihan-formalis: bercelana di atas mata kaki, berjenggot, becadar, dll. Hanya dengan itu pula identitas Wahabi dimanifestasikan. Dada kita akan semakin sesak jika kita melihat betapa Wahabi menselaraskan agama dan pemikiran keagamaan. Lantaran Wahabi tak memberikan sedikit pun hak akal dan intuisi untuk didayagunakan dalam bergumul dengan agama. Sementara kita tahu, bahwa pemikiran keagamaan adalah produk ijtihadi penalaran manusia hasil pergumulan dengan agama dan realita. Pemikiran keagamaan akhirnya akan selamanya majemuk. &lt;br /&gt;    Wacana teologi yang diusung Wahabi adalah sejenis wacana yang absen dari percaturan ilmiah, dengan mengembalikannya ke dalam wacana “religius murni” yang bertumpu pada makna literalisme teks-teks primer agama (Quran&amp;amp;hadits), yang bersifat univositas. Bahasa metafor (majaz) adalah barang haram. Berteologi dengan berfikir atau penghayatan-intuitif adalah tindakan kriminal! Syahdan, Wahabi dalam menyikapi ayat-ayat ketuhanan pun tetap berpegang pada makna literalisnya. Yadu-Allah, semisal, diartikan bahwa Tuhan mempunyai tangan, seperti pendapatnya para salaf al-salih, demikian Wahabi berkata. Sejatinya nama besar dan harum “salaf al-salih” di sini sedang dijual sebagai alat legitimasinya. Terbukti, para salaf al-salih dalam menyikapi ayat-ayat ketuhanan, semisal Yadu-Allah, dengan tanpa menentukan makna, dan menyerahkan maknanya kepada Allah. Wa-llahu A’lam. Sementara kita tahu bahwa Wahabi telah menentukan makna literalisnya, dan terperosok ke dalam tajsiem (mempersonifikasi Tuhan yang berjasad). Pengakuan Wahabi sebagai madzhab salaf menjadi musykil. Bahkan, wacana teologi ala Wahabi yang hendak mensakralkan Tuhan, tapi berujung pada desakralisasi Tuhan, bisa jadi akan membawa pada agnostisisme. &lt;br /&gt;    Prinsip Wahabi ini tak selaras dengan ujaran Nabi, bahwa: “al-Quran bagaikan intan permata, yang setiap sisinya memancarkan cahaya yang beragam”. Ini adalah petanda bahwa bahasa al-Quran adalah bahasa yang ambigu dan bahkan ekuivositas (kemajemukan makna). Ada lapisan makna yang terkandung dalam bahasa al-Quran. Karena itu, semisal para teolog, para filsuf dan sufi dalam merumuskan bangunan teologinya dengan epistemologi filosufis-religius, yang diistilahkan Immanuel Kant dan Heidegger dengan “onto-teologi”. Piranti “analogi”, semisal, telah digunakan. Penalaran dan eksperimentasi didayagunakan untuk menyibak kandungan makna al-Quran yang begitu majemuk, demi meraih penyucian dan pensakralan Tuhan yang jitu.&lt;br /&gt;   Muhammad Abduh sebagai saksi mata menilai Wahabi adalah gerakan pembaharuan yang paradok: hendak mengibaskan debu taklid yang mengotori, tapi di saat yang sama menciptakan taklid baru yang lebih menjijikan. Muhammad Abduh dan Wahabi sejatinya terikat dalam satu mimpi bersama, yaitu mengembalikan Islam pada masa Islam belum terkotak-kotak dalam beragam sekte. Biasa diistilahkan sebagai “neo-Salafisme”. Tapi keduanya memilih jalan yang berbeda: Abduh melalui jalan rasionalis, sehingga diklaim sebagai neo-Muktazilah; Wahabi melewati jalan literalis, sehingga diklaim sebagai neo-Khawarij. Pangkal paradoksalitas Wahabi tercium oleh Abduh dalam menjatuhkan pembaharuannya pada jalan literlisme, yang menghantarkan pada “taklid baru yang menjijikan”. Berimplikasi pada pendangkalan Islam yang tak bisa dielakkan: menghempas progresif, mendulang regresif.&lt;br /&gt;   Baru-baru ini saya mendapatkan buku murah di pasar buku lowak (azbaciah) yang bertajuk “al-Sa’udiyyun wa al-Irhabi: Ru’yah ‘Alamiyah” (Orang-orang Saudi dan Terorisme: Sebuah Pandangan Dunia): Riadh, 2005. Sejenis bunga rampai, memuat tulisan dari berbagai kalangan. Ada satu sub judul yang membicarakan relasi terorisme dan Wahabi. Cukup beragam tulisan itu: ada yang menohok bahwa Wahabi adalah salah satu sumber merebaknya terorisme, dan ada yang menyucikan Wahabi dari terorisme. Tapi, penyucian Wahabi dari terorisme menjadi sangsi jika kita melihat kenyataan selalu saja ada pihak yang bergabung dalam komplotan terorisme berkedok agama, yang telah menyerap doktrin Wahabi. Dan benarkah kalau mereka hanyalah sekedar oknum?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-6090457041740651245?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/6090457041740651245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=6090457041740651245' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6090457041740651245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6090457041740651245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/10/neo-salafisme-wahabi-ironi-teologi-dan.html' title='Neo-Salafisme Wahabi: Ironi Teologi dan Pendangkalan Islam'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-5245669203984081055</id><published>2009-10-11T01:37:00.000+02:00</published><updated>2009-10-11T01:39:33.385+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>Hizib (bab 1)</title><content type='html'>Secara harfiah Hizib dapat diartikan sebagai golongan, atau kelompok bahkan ada yang mengartikan sebgai tentara, Kata Hizib muncul di Al-Quran sebanyak beberapa kali yaitu :&lt;br /&gt;  1. Surat Al Maaidah ayat 56 :&lt;br /&gt;      Dan barang siapa yang menjadikan Allah ta'ala, RosulNya dan orang-orang yang beriman sebagai pemimpin, maka sesungguhnya Golongan (Hizbu) Alloh-lah sebagai pemenang.&lt;br /&gt;   2. Surat Al Kahfi ayat 12 :&lt;br /&gt;      Kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah diantara kedua golongan (Al hizbaini) itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal didalam gua itu&lt;br /&gt;   3. Surat Ar Ruum ayat 32 :&lt;br /&gt;      dari orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan (HIzbin) mereka&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;   4. Surat Al Fathiir ayat 6 :&lt;br /&gt;      Sungguh setan itu membawa permusuhan bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, sesungguhnya mereka mengajak Golongannya (Hizbuhu) agar menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.&lt;br /&gt;   5. Surat Al Mujaadilah ayat 19 :&lt;br /&gt;      Setan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Alloh ta'ala; mereka itulah golongan (Hizbu) setan. Ketahuilah bahwa golongan (Hizba) setan lah yang merugi.&lt;br /&gt;   6. Surat Mujadiilaah ayat 22 :&lt;br /&gt;      Engkau tidak akan mendapatkan satu kaum yang beriman kepada Allah ta'ala dan kepada hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang didalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan/ ruh yang datang dari Dia. Lalu dimasukkannya mereka kedalam syurga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha. Merekalah golongan (Hizbu) Allah. Ingatlah sesungguhnya golongan (Hizba) Allah-lah yang beruntung.&lt;br /&gt;Masih segar dalam ingatan kita, ketika Nabi dan para sahabat bertempur melawan kaum musyrikin dalam perang badar, Allah sengaja mendatangkan 5000 pasukan sebagai bala bantuan yang bertandakan putih, mereka adalah para malaikat (Hizbullah), kata Hizib sendiri terkadang juga digunakan untuk menyebut “mendung yang berarak” atau “mendung yang tersisa”. Semisal hizbun min al-ghumum (sebagian atau sekelompok mendung).&lt;br /&gt;Ternyata untuk selanjutnya perkembangan kata hizib dalam tradisi thariqah atau yang berkembang di pesantren adalah untuk “menandai” sebuah bacaan-bacaan tertentu. Misalnya hizib yang dibaca hari jum’at; yang dimaksud adalah wirid-wirid tertentu yang dibaca hari jum’at.&lt;br /&gt;Untuk selanjutnya, makna hizib adalah wirid itu sendiri. Atau juga bisa bermakna munajat, ada hizib Ghazaly, Hizib Bukhori, Hizib Nawawi, Hizib Bahri, Hizib Syeikh Abdul Qadir Jailani, Ratib Al-Ahdad, yang masing-masing memiliki sejarah sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;Hizib adalah himpunan sejumlah ayat-ayat Al-Qur’anul karim dan untaian kalimat-kalimat zikir dan do’a yang lazim diwiridkan atau diucapkan berulang-ulang sebagai salah satu bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.&lt;br /&gt;As Syaikh Abul Hasan Asy Syadzily terkenal sebagai seorang yang memiliki banyak rangkaian doa yang halus dan indah, disamping kekayaan berupa khazanah hizib-hizibnya. Salah satu hizib beliau yang terkenal sejak dulu hingga sekarang adalah hizib Bahr dan hizib Nashor. Kedua hizib tersebut banyak diamalkan oleh kaum muslimin diseluruh dunia, terlebih ulama-ulama besar, kendati sebagian dari mereka tidak mengikuti thoriqot asy syaikh.&lt;br /&gt;Hizib Bahr adalah hizib yang di terima Syaikh Abu Hasan asy Syadzili langsung dari Rasulullah SAW berkaitan dengan lautan yang tidak ada anginnya. Sejarah diterima hizib bahri adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Pada waktu itu asy syaikh Abul Hasan Asy Syadzili tengah melakukan perjalan ibadah haji ke tanah suci. Perjalanan itu diantaranya harus menyeberangi laut merah. Untuk menyeberangi lautan itu sedianya beliau akan menumpang perahu milik seseorang yang beragama nasrani. Orang itu juga akan berlayar walaupun berbeda tujuan dengan asy syaikh. Akan tetapi keadaan laut pada waku itu sedang tidak ada angin yang cukup untuk menjalankan kapal. Keadaan seperti itu terjadi sampai berhari-hari, sehingga perjalannapun menjadi tertunda. Sampai akhirnya pada suatu hari, asy syaikh bertemu dengan baginda Rasulullah SAW. Dalam perjumpaan itu, Rasulullah SAW secara langsung mengajarkan hizib Bahri secara imla’ (dikte) kepada syaikh.&lt;br /&gt;Setelah hizib Bahri yang baru beliau terima dari Rasulululah SAW itu beliau baca, kemudian beliau menyuruh si pemilik perahu itu supaya berangkat dan menjalankan perahunya. Mengetahui keadaan yang tidak memungkinkan, karena angin yang diperlukan untuk menjalankan perahu tetap tidak ada, orang itupun tidak mau menuruti perintah asy syaikh. Namun asy syaikh tetap menyuruh agar perahu diberangkatkan. “Ayo, berangkat dan jalankan perahumu ! sekarang angin sudah waktunya datang “, ucap asy syaikh kepada orang itu. Dan memang benar kenyataannya, angin secara perlahan-lahan mulai berhembus, dan perahupun akhirnya bisa berjalan. Singkat cerita alkisah kemudian si nasrani itupun lalu menyatakan masuk islam.&lt;br /&gt;Berkata syaikh Abdurrahman al Busthomi, “Hizbul Bahri ini sudah digelar di permukaan bumi. Bendera hizbul bahri berkibar dan tersebar di masjid-masjid. Para ulama sudah mengatakan bahwa hizbul bahri mengandung Ismullohil ‘adhom dan beberapa rahasia yang sangat agung.&lt;br /&gt;Dalam kitab Kasyf al-Zhunun `an Asami al-Kutub wa al-Funun, Haji Khalifah seorang pustakawan terkenal asal Konstantinopel (Istanbul Turki) menulis berbagai jaminan yang diberikan asy Syaikh Abul Hasan Syadzili dengan Hizib Bahrinya ini. Di antaranya, menurut Haji Khalifah, Asy Syaikh Syadzili pernah berkata: Seandainya hizibku (Hizib Bahri, Red.) ini dibaca di Baghdad, niscaya daerah itu tidak akan jatuh. Mungkin yang dimaksud Asy Syaikh Syadzili dengan kejatuhan di situ adalah kejatuhan Baghdad ke tangan Tartar,Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;Bila Hizib Bahri dibaca di sebuah tempat, maka termpat itu akan terhindar dari malapetaka, ujar Syaikh Abul al-Hasan, seperti ditulis Haji Khalifah dalam Kasyf al-Zhunun.&lt;br /&gt;Haji Khalifah juga mengutip komentar ulama-ulama lain tentang Hizib Bahri ini. Ada yang mengatakan, bahwa orang yang istiqamah membaca Hizib Bahar, ia tidak mati terbakar atau tenggelam. Bila Hizib Bahri ditulis di pintu gerbang atau tembok rumah, maka akan terjaga dari maksud jelek orang dan seterusnya.&lt;br /&gt;Konon, orang yang mengamalkan Hizib Bahri dengan kontinu, akan mendapat perlindungan dari segala bala’. Bahkan, bila ada orang yang bermaksud jahat mau menyatroni rumahnya, ia akan melihat lautan air yang sangat luas. Si penyatron akan melakukan gerak renang layaknya orang yang akan menyelamatkan diri dari daya telan samudera. Bila di waktu malam, ia akan terus melakukan gerak renang sampai pagi tiba dan pemilik rumah menegurnya.&lt;br /&gt;Banyak komentar-komentar, baik dari Asy Syaikh Syadzili maupun ulama lain tentang keampuhan Hizib Bahri yang ditulis Haji Khalifah dalam Kasyf al-Zhunun jilid 1 (pada entri kata Hizb). Selain itu, Haji Khalifah juga menyatakan bahwa Hizib Bahri telah disyarahi oleh banyak ulama, diantaranya Syaikh Abu Sulayman al-Syadzili, Syaikh Zarruq, dan Ibnu Sulthan al-Harawi.&lt;br /&gt;Seperti yang telah disampaikan dalam manaqib Asy Syaikh Syadzili, bahwa menjelang akhir hayat beliau, asy syaikh telah berwasiat kepada murid-murid beliau agar anak-anak mereka, maksudnya para murid thariqah syadziliyah, supaya mengamalkan hizib Bahri. Namun untuk mengamalkan Hizib ini seyogyanya harus melalui talqin atau ijazah dari seorang guru yang memiliki wewenang untuk mengajarkannya. Seseorang yang tidak mempunyai wewenang tidak berhak mengajarkannya ataupun memberikan hizib ini kepada orang lain. Hal ini merupakan adabiyah atau etika dilingkungan dunia thariqah.&lt;br /&gt;Inilah sekilas pandang tentang Hizib, dan insya Allah untuk berikutnya akan saya bahas satu-satu tentang hizib, mulai dari hukum, sejarah, sanad, fadilah, beserta teksnya dan insya Allah untuk teks Hizib akan saya usahakan untuk bisa di download, supaya bisa memudahkan bagi anda yang berminat mengamalkannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-5245669203984081055?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/5245669203984081055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=5245669203984081055' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5245669203984081055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5245669203984081055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/10/hizib-bab-1.html' title='Hizib (bab 1)'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-3144065073541305236</id><published>2009-09-03T09:59:00.002+02:00</published><updated>2009-09-03T10:03:21.921+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Bumi "Menangis" di Lapisan Es Norwegia</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/Sp931omb-JI/AAAAAAAAAJs/gb3K6ouz5dU/s1600-h/1417312p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/Sp931omb-JI/AAAAAAAAAJs/gb3K6ouz5dU/s320/1417312p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377148243419068562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekilas gletser itu seperti gletser lain di kutub utara yang beku. Namun dalam pengamatan lebih dekat, sebuah wajah pedih terlukis pada dinding es yang meleleh, yang tampak tengah &lt;a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/09/03/14234728/Bumi.Menangis.di.Lapisan.Es.Norwegia"&gt;menangis&lt;/a&gt; dan mengalirkan sungai air mata.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Citra "Ibu Bumi' yang sedang sedih terlihat oleh penduduk setempat selama proses pencairan, dengan es yang meleleh dan salju jatuh ke laut di bawahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar menarik pada lapisan es Austfonna yang terletak di Nordaustlandet di Kepulauan Svalbard, Norwegia itu hampir pasti akan digunakan para aktivis lingkungan untuk melakukan protes terkait perubahan iklim. Kenaikan muka laut yang disebabkan es yang meleleh merupakan salah satu kekuatiran utama dari dampak pemanasan global. Para ahli telah mengingatkan bahwa negara-negara yang berada di dataran rendah akan berada di bawah permukaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar Ibu Bumi yang menangis itu diambil seorang fotografer angkatan laut dan dosen lingkungan hidup Michael Nolan dalam sebuah pelayaran tahunan untuk mengamati gletser tersebut dan kehidupan liar di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jon Ove Hagen, seorang ahli gletser yang juga anggota Jawatan Monitoring Gletser Dunia (World Glacier Monitoring Service/WGMS) dan profesor geosains di Universitas Oslo, Norwegia, telah memberikan konfirmasi bahwa lapisan es yang memberi citra Ibu Bumi yang 'menangis' itu terus menerus menyusut sebanyak 160 kaki setiap tahun selama beberapa dekade. Hagen telah mempelajari lapisan es Austfonna sejak tahun 1988. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Austfonna merupakan kawasan lapisan es terbesar di Norwegia, tepatnya di Pulau Nordaustlandet di Kepulauan Svalbard. Menurut Hagen (59), Austfonna memiliki luas sekitar 3.000 mil persegi dan sejauh ini merupakan lapisan es terbesar di Svalbard dan salah satu yang terbesar di Arctic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, penyusutan permukaan gletser di Austfonna dalam 12 tahun rata-rata mencapai 160 kaki per tahun. Geometri kawasan es itu, katanya, sedang berubah. Bagian depannya terus mundur, bagian bawahnya menjadi lebih tipis, dengan tingkat penipisan tiga kaki per tahun, sementara bagian dalamnya menebal sekitar 1,6 kaki per tahun. Lapisan itu, kata Hagen, berkurang sekitar 1,6 kubik mil es setiap tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Austfonna merupakan area lapisan es terbesar kedua di Eropa setelah Vatnajvkull di Islandia dan tergolong ketujuh tersebesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-3144065073541305236?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/3144065073541305236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=3144065073541305236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3144065073541305236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3144065073541305236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/09/bumi-menangis-di-lapisan-es-norwegia.html' title='Bumi &quot;Menangis&quot; di Lapisan Es Norwegia'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/Sp931omb-JI/AAAAAAAAAJs/gb3K6ouz5dU/s72-c/1417312p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-2834378780961866312</id><published>2009-06-30T07:16:00.002+03:00</published><updated>2009-06-30T07:58:25.689+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>KEPALA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SkmbXPYo3aI/AAAAAAAAAJk/o9gjKzbFm_s/s1600-h/Topeng+Kehidupan.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 251px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SkmbXPYo3aI/AAAAAAAAAJk/o9gjKzbFm_s/s320/Topeng+Kehidupan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352980455675714978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Puisi ini ditulis oleh penyairnya dengan bahasa yang diusahakan sangat seadanya, yang kira-kira bisa dipahami oleh setiap anak yang baru mengenal sejumlah kata-kata, sebab penyair itu merasa begitu ketakutan bahwa kematiannya akan menjadi sempurna jika ternyata tak seorangpun memahami kata-katanya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salah sangka. Ia takut bukan karena kawatir akan kehilangan kepala, melainkan justru ia sangat mendambakan betapa bahagianya kalau pada suatu hari ia kehilangan kepala. Masalahnya - terus terang saja - kepala itu sudah bertengger di atas lehernya hampir tigapuluh tahun. Baginya ini merupakan beban yang teramat berat dan membuat ia merasa tidak normal. Karena teman-temannya yang normal pada umumnya hanya menyangga satu kepala paling lama lima tahun, bahkan ada yang hanya satu dua tahun, malah ada juga yang sesudah dua tiga bulan sudah berganti kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyair kita ini sudah menghubungi Tuhan ribuan kali melalui salat, wirit dan tarikat, demi memperoleh kejelasan resmi mengenai keanehan ini. Bahkan sebelum itu sudah ia datangi beratus-ratus dukun, kiai dan kantor ikatan cendekiawan, namun tidak seorangpun sanggup memberinya jawaban yang memuaskan hati. Tuhan sendiri sepertinya terlalu bersabar menyimpan teka-teki ini, bahkan sesekali ia merasakan Tuhan seakan-akan bersikap ogah-ogahan terhadap masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari selalu terbit dan tetumbuhan tak pernah berhenti mengembang, tapi itu hanya menambah ketegasan perasaan penyair kita bahwa sesungguhnya yang berlangsung hanyalah kemandegan. Ayam berkokok tiap menjelang pagi, kemudian manusia bangun dan tidak melakukan apa-apa untuk mengubah kebosanan yang sedemikian merajalela. Alam semesta ini sendiri begitu patuh menggantikan siangnya dengan malam dan menggilirkan malamnya dengan siang, tapi manusia hanya sibuk memproduksi ungkapan yang berbeda untuk kenyataan yang sama, manusia habis waktu dan tenaganya untuk mengulangi kebodohan dan keterperosokan yang sama, meskipun mereka membungkusnya dengan perlambang-perlambang baru sambil ia meyakin-yakinkan dirinya atas perlambang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, Allah", seru penyair kita ini pada suatu malam yang sunyi, "patahkan leherku agar kepalaku menggelinding ke dalam parit, kemudian persiapkan kepala yang baru yang bisa membuatku hidup kembali !".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dipastikan Tuhan mendengar doa itu, tetapi siapa yang menjamin bahwa Ia bakal mengabulkannya? Bukankah penyair itu sendiri yang dulu meminta kepalanya yang ini untuk menggantikan kepala yang sebelumnya. Apa jawab penyair kita ini seandainya Tuhan mengucapkan argumentasi begini : "Bagaimana mungkin kuganti kepalamu, sedangkan kepala-kepala lain di tanganKu belum punya pengalaman sama sekali untuk bertindak sebagai kepala ? Bukankah untuk menjadi kepala, segumpal kepala harus memiliki pengalaman sebagai kepala sekurang-kurangnya lima tahun ?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyair kita sangat-sangat menyesal kenapa makhluk Tuhan harus hidup dengan syarat mempunyai kepala. Pada mulanya ia hanya badan saja, badan bulat yang seluruh sisi-sisinya sama. Tapi kemudian karena ia kawatir akan disangka sederajat dengan buah kelapa, maka ia memohon kepada Tuhan serta mengupayakan sendiri pengadaan kepala, lantas kaki dan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ternyata inilah sumber utama malapetaka hidupnya. Pada mulanya kepala itu berendah hati dan patuh kepadanya, karena pada dasarnya kepala itu memang tidak pernah ada seandainya ia tidak meminta kepada Tuhan dan mengadakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan pertama yang dilakukan oleh penyair ini adalah meletakkan kepala di bagian atas dari badannya, sehingga badannya itu dengan sendirinya kalah tinggi dibanding kepalanya, dan dengan demikian menjadi bawahannya. Hari-haripun berlalu, sampai pada suatu saat ia menyadari bahwa sang kepala ternyata telah mengambil alih hampir semua perannya. Misalnya soal berpikir, sekarang telah dimonopoli oleh kepala. Apa yang harus ia lakukan, kemana harus melangkah, apa yang boleh dan tidak boleh, ditentukan oleh kepala. Ia sendiri dilarang berpikir karena segala gagasan telah disediakan oleh kepala, sedemikian rupa sehingga ia bukan saja tak boleh berpikir, tapi lama kelamaan ia juga menjadi tidak mampu lagi berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu ia membayangkan, tangan akan menggenggam fulpen atau senapan, jari-jari hendak mengelupas buah nanas atau menyogoki lubang hidung, dialah yang berhak menentukan. Tapi ternyata ketika ada makanan, yang memerintahkan tangan untuk mengambilnya adalah kepala, kemudia diberikannya kepada mulut yang menjadi aparat sang kepala, sedangkan badannya hanya menampung makanan itu, tanpa ikut mengunyah dan merasakan nikmatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga ia yakin bahwa apakah kakinya akan melompati sungai atau dipakai untuk menjungkir badan, dialah yang merancang dan memutuskannya. Tapi sekarang segala sesuatunya menjadi jelas bahwa hak itu telah diambil alih oleh kepala, dan ketika ia mempertanyakan hal itu, tiba-tiba saja tangannya yang memegang pentungan menggebugnya, dan kakinya yang bersatu tebal keras menendangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Tuhan, pengasuh badan yang menderita", guman penyair kita dengan nada yang penuh kecengengan, "jikapun tanganMu terlalu suci sehingga jijik untuk berurusan dengan segala yang kotor dalam kehidupan hamba-hambaMu, tolonglah Engkau berkorban sekali ini saja, sentuhlah kepalaku, pegang ia dan cabut dariku, kemudian kuusulkan langsung saja dirikanlah kerajaanMu dan Engkau sajalah yang mulai sekarang bertindak sebagai kepalaku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EMHA AINUN NADJIB&lt;br /&gt;1994&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-2834378780961866312?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/2834378780961866312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=2834378780961866312' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/2834378780961866312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/2834378780961866312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/06/kepala.html' title='KEPALA'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SkmbXPYo3aI/AAAAAAAAAJk/o9gjKzbFm_s/s72-c/Topeng+Kehidupan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-3225278631292918869</id><published>2009-06-18T03:16:00.004+03:00</published><updated>2009-06-18T03:21:46.254+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>Tiga Sudut Pandang Tasawuf</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SjmIQcFcpcI/AAAAAAAAAJc/T5GWlzWoNc0/s1600-h/Habib+Luthfi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 313px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SjmIQcFcpcI/AAAAAAAAAJc/T5GWlzWoNc0/s320/Habib+Luthfi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348455848477500866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.habiblutfiyahya.net/Wawasan-Pemikiran/Tiga-Sudut-Pandang-Tasawuf.html"&gt;Taswuf&lt;/a&gt; sumbernya ada tiga; pertama tasawuf indal akhlaq wal adab, yang kedua tasawuf indal Fuqaha; tasawuf menurut fuqaha, tasawuf inda ahlil Ma’rifat. Ini yang perlu diketahui. Tasawuf inda akhlaq wal adab bisa kita terapkan sedini mungkin untuk anak-anak kita. Terutama makan; pake tangan kanan, di ajari sedini mungkin, masuk kamar mandi kaki kiri, keluar kaki kanan ini tasawuf akhlak wal adab. Karena sumbernya tasawuf adalah min akhlaq wal adab, dari pekerti dan tatakrama.     &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua tasawuf indal fuqaha: bagimana fiqih ini tidak berhenti hanya secara fiqhiah belaka. Contoh orang kalau sudah menjalakan wudhu mau sholat, setelah dipake shalat wudhunya kemana? Selesai kan?!  Nah orang tasawuf tidak mau. Tasawuf menuntut sejauhmana anda membawa  wudhu ini terlepas daripada kefardhuan yang sudah anda laksanakan. Apakah anda wudhu didalam shalat hanya terikat oleh syarat-syarat atau hukum-hukum syari’at. Anda dituntut oleh ulama tasawuf agar  wudhumu bisa mewudhui bathiniah Anda atau tidak. Dan seterusnya. Disinilah hebatnya ilmu tasawuf.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf inda ahli ma’rifat, nah disni banyak orang terjebak. Dalam dunia tasawuf, dalam ilmu ma’rifat  mereka yang perbendaharaannya belum mumpuni, belum mencukupi seringkali terjebak. Akhirnya dia memunculkan analis-analis, seolah-olah tasawuf berbau Budha tasawuf, berbau Hindu. Karena apa? Mereka tidak tahu. Ilmu ma’rifatnya saja mereka tidak  mengerti, apa sebetulnya ma’rifat itu. Dari kekosongan itu, mereka belajar menganalis tasawuf; orang-orang yang sudah ahli Marifat, tinggi sekali, dengan bahasanya yang luar biasa. Wong dalam Tasawuf fuqaha saja mereka sudah tidak bias memahami.                        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Imam Abu Hamid bin Muhammad bin Muhammad al Ghazali menjawab dunia falsafah, menjawab dunia tauhid aliarn ilmu kalam pada waktu berkembang macem-macem faham. Dijawab dengan tasawuf fuqaha, yaitu dengan munculnya ‘Ihya Ulumiddin’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa dalam kitab Ihya ulumiddin banyak hadits-hdits maudu’ disamping dhaif. Karena apa? Pendapatnya ahli  falasifah dijawab oleh Imam Al Ghazali dengan hadits yang maudhu saja, masih lebih baik haidits maudu’ daripada pendapat-pendapat kaum falasifah. Masih tepat, karena apa? Walaupun ini maudhu, tapi yang menggunakannya adalah orang-orang yang mengerti ma’rifat kepada Allah. Makanya disini digunakan oleh Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-3225278631292918869?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/3225278631292918869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=3225278631292918869' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3225278631292918869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3225278631292918869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/06/tiga-sudut-pandang-tasawuf.html' title='Tiga Sudut Pandang Tasawuf'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SjmIQcFcpcI/AAAAAAAAAJc/T5GWlzWoNc0/s72-c/Habib+Luthfi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-7789459363427276889</id><published>2009-04-03T05:13:00.002+02:00</published><updated>2009-04-03T05:16:55.911+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tyson Maki Korban Perkosaannya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SdV_PvCYA8I/AAAAAAAAAJM/jRUY2NaWlRs/s1600-h/224104p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SdV_PvCYA8I/AAAAAAAAAJM/jRUY2NaWlRs/s320/224104p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320298443109303234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;LONDON, &lt;a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2009/04/02/12571172%20/tyson.maki.korban.perkosaannya"&gt;KOMPAS.com&lt;/a&gt; — Dalam film dokumenter terbaru tentang dirinya, Mike Tyson memaki korban perkosannya, Desiree Washington, sebagai pembohong yang menghancurkan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film Tyson yang berdurasi 90 menit karya James Toback telah beredar akhir Maret lalu. Film ini berkisah tentang sejarah hidup Tyson sejak menjadi pengedar obat bius hingga menjadi petinju legendaris.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehancuran karier Tyson sebagai petinju kelas dunia terjadi saat ia terbukti bersalah melakukan perkosaan atas seorang kontestan ratu kecantikan, Desiree Washington. Tyson dinyatakan terbukti memerkosa Washington (18) di sebuah hotel di Indiana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam filmnya, Tyson mengaku semua adalah tuduhan palsu. "Saya dituduh melakukan tindakan perkosaan terhadap perempuan itu, Desiree Washington," kata Tyson. Ia memaki Washington dengan sebutan yang tak layak dituliskan. "Ini adalah saat terburuk dalam hidup saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat masuk penjara, saya kehilangan sisi kemanusiaan saya. Saya kehilangan reputasi serta semua yang telah saya raih melalui kerja keras," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau mau jujur, saya memang orang yang kadang berperilaku buruk. Namun, saya tidak pernah melakukan hal seburuk itu," katanya. "Saya pernah melakukan pelecehan terhadap wanita sebelumnya, namun tidak terhadap dia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tyson mengaku mengambil banyak pelajaran dari kasus perkosaan itu. "Saya tidak pernah lagi mau percaya kepada orang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-7789459363427276889?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/7789459363427276889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=7789459363427276889' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7789459363427276889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7789459363427276889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/04/tyson-maki-korban-perkosaannya.html' title='Tyson Maki Korban Perkosaannya'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SdV_PvCYA8I/AAAAAAAAAJM/jRUY2NaWlRs/s72-c/224104p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-5709027074048802189</id><published>2009-04-03T05:05:00.001+02:00</published><updated>2009-04-03T05:08:10.280+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>David Tewas karena Temuannya Sangat Bernilai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SdV9WH8Z47I/AAAAAAAAAJE/szsL9VSx_8o/s1600-h/0745336p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SdV9WH8Z47I/AAAAAAAAAJE/szsL9VSx_8o/s320/0745336p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320296353851106226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, &lt;a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/04/03/08260470/David.Tewas.karena.Temuannya.Sangat.Bernilai"&gt;KOMPAS.com&lt;/a&gt; — Penemuan konsep aplikasi teknologi tinggi yang sangat bernilai dari David Hartono diduga menjadi pendorong pengakhiran secara paksa hidup mahasiswa brilian asal Indonesia yang berkuliah di Nanyang Technological University (NTU), Singapura, itu, kata Iwan Piliang, Ketua Tim Verifikasi Kematian David Hartono, kepada Antara, Kamis (2/4) malam.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Riset yang dilakukan David bernilai ekonomi tinggi," kata Iwan seraya menyebut dampak keilmuwan dan bisnis yang luas dari riset David bertemali dengan kematian juara dua Olimpiade Science tingkat nasional dan salah satu wakil Indonesia pada Olimpiade Matematika tingkat internasional itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iwan menengarai, pihak-pihak tertentu di Singapura telah menyimpulkan riset dan inovasi yang dirintis David berdampak luas, sangat sensitif, dan mengusik keamanan bisnis sehingga mendorong tindakan-tindakan sangat berlebihan yang membuat David meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iwan yang dalam satu tulisannya di Kompas mengutipkan pengakuan seorang saksi bahwa David sempat berteriak hendak dibunuh sekelompok orang mengatakan, dia telah menjalin banyak kontak di Singapura untuk menguatkan klaim bahwa David sengaja diakhiri hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"They want to kill me (mereka mau membunuh saya)," kata Iwan mengutip David yang meneriakkan kalimat itu sambil berlari seperti dikejar seseorang. Iwan mengutipkan kalimat ini dari seorang saksi di Singapura yang mengutarakan kesaksian itu kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa Fakultas Teknik Kelistrikan dan Elektro (EER) NTU itu sedang mengambil skripsi dengan meneliti pemanfaatan aplikasi Open CV dari Intel yang adalah software tak berbayar (open source) yang fokusnya terutama untuk pemrosesan gambar secara real-time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi ini dihubungkannya untuk mengoptimalisasi kamera CCTV yang umum digunakan di gedung-gedung dan objek-objek publik bagi pengintaian berobjek tiga dimensi (3D).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, keluarga kecewa kepada pihak berwajib Singapura yang tidak menepati janjinya menyampaikan hasil otopsi mengenai penyebab kematian anggota keluarganya. "Kami heran negeri semaju Singapura sampai bisa menghabiskan waktu sebulan untuk melakukan otopsi," kata William Hartono Widjaja, kakak kandung almarhum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William mengisahkan, sebulan lalu keluarganya dijanjikan seorang penyidik (senior investigative) Singapura bernama Soh Chee Ing bahwa hasil otopsi akan diperoleh sebulan lagi (awal April 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sampai lewat Kamis (2/4), hasil otopsi tidak didapatkan keluarga, padahal keluarga telah mematuhi segala prosedur yang diinstruksikan Singapura meskipun keluarga merasa arahan Singapura itu ganjil dan mengada-ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-5709027074048802189?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/5709027074048802189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=5709027074048802189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5709027074048802189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5709027074048802189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/04/david-tewas-karena-temuannya-sangat.html' title='David Tewas karena Temuannya Sangat Bernilai'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SdV9WH8Z47I/AAAAAAAAAJE/szsL9VSx_8o/s72-c/0745336p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-1675438634460416450</id><published>2009-04-03T04:39:00.001+02:00</published><updated>2009-04-03T04:45:04.386+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Gila, Apple Pindah ke Windows</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SdV4Jw2GL4I/AAAAAAAAAI8/_3n1SEtWYLI/s1600-h/0837402p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SdV4Jw2GL4I/AAAAAAAAAI8/_3n1SEtWYLI/s320/0837402p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320290643934064514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, &lt;a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/04/03/08375438/Gila..Apple.Pindah.ke.Windows"&gt;Kompas.com&lt;/a&gt; - Inilah kabar yang pasti membuat para pencinta Mac marah besar. Mulai minggu depan, semua Mac baru yang dijual akan datang resmi dengan salinan Windows Vista Premium preload.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Apple, begitu dinyalakan, semua Mac baru akan mem-booting Windows Vista, bukan OS Macintosh Ya, inilah hasil kerjasama lisensi langsung baru antara Apple dan Microsoft.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar baiknya, beralihnya Apple ke Windows tidak akan mendongkrak harga Mac. Selain itu OS X Leopard sendiri tetap ditawarkan, tetapi sebagai upgrade berbayar. OS X Leopard disediakan hanya jika konsumen membeli OS seharga US$ 129 itu secara terpisah, lalu meng-install-nya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpindahan Apple ke Windows ini oleh beberapa analis dan investor dikuatirkan merupakan tanda-tanda berakhirnya era Steve Jobs. Para loyalis Mac pun meradang, menuduh produsen Apple berkhianat, dan mewanti-wanti bahwa menganakemaskan Vista dan bukannya sistem operasinya sendiri akan meniadakan daya tarik dan keistimewaan Mac.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-1675438634460416450?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/1675438634460416450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=1675438634460416450' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/1675438634460416450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/1675438634460416450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/04/gila-apple-pindah-ke-windows.html' title='Gila, Apple Pindah ke Windows'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SdV4Jw2GL4I/AAAAAAAAAI8/_3n1SEtWYLI/s72-c/0837402p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-3268447693767685439</id><published>2009-03-28T15:45:00.002+02:00</published><updated>2009-03-28T16:05:26.763+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Antara titik dan koma</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/Sc4ugk3g0bI/AAAAAAAAAI0/mNJpiTjImIs/s1600-h/1_197961573l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 230px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/Sc4ugk3g0bI/AAAAAAAAAI0/mNJpiTjImIs/s320/1_197961573l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318239347158340018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak terasa kaki ini sudah empat tahun menjajakkan di negeri seribu menara, tidak terasa pula bahwa kini kawan-kawan seangkatan mulai satu-satu meninggalkan tanah para anbiya. Aura memancar dari mereka yang dengan bangga akan kembali ke tanah air dengan berbekal Lc nya. Tidak sedikit pula terlihat redupan aura yang kian pias terkena panasnya cairo.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah gontai terlihat dari segerombolan kawan yang merasa sudah mencapai titik jenuh kalah berkelahi dengan diktat kuliah, mata mereka sembab terkena tohokan natijah yang tak kunjung membaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus masisir yang sedu sedan bak gelombang siap menerkam siapa saja, hanya segelintir masih tertancap kuat bak karang tak tergoyahkan, sisanya hanyut bak sampah bau tak terkira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aneh,... diantara aura memancar terlihat hati yang gamang nan bingung seperti orang linglung yang tidak tahu kompas kehidupan, tidak tahu mengapa?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diri yang termasuk sampah ini tidak mau menjadi titik tapi terus menjadi koma-koma dalam setiap bait kalimat, kumelihat ada orang yang bangga sudah mencapai titik puncak tertinggi dari himalaya dan menancapkan bendera kebanggaannya tapi belum mampu mengalahkan pegunungan nafsu didadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam usaha memperbaiki diri selalu ada titik-titik penghalang bak dinding baja tak tertembus, setiap kali mencoba merobohkannya selalu titik-titik air mata yang di raih. Pahit nan perih selalu menemani tapi doa dan ikhtiar selalu menjadi koma-koma dalam bait-bait kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mau berhenti pada titik dan berusaha mengalahkan dengan koma-koma yang selalu bergelora di dada walau kadang redup terkena percikan dari titik-titik air hujan cobaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang terlelap dalam selimut kala derasnya hujan, kadang hangus terbakar bermandikan keringat kala terik mentari tapi ku tak mau menjadi titik, aku harus selalu menjadi koma selama nyawa di kandung badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa nyinyir kala habis berkomunikasi dengan keluarga, rasa tak punya muka kala bersua dengan kawan yang terbiasa menapaki titik-titik kehidupan, rasa sesal kala menoleh kebelakang, rasa muak kala bercermin pada tembok tembok tua di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ucapan selamat terutarakan, kala berjumpa dengan kawan yang sukses menapaki tangga-tangga dengan senyum disertai doa di hati semoga kalian selalu sukses menapaki jalanan yang penuh onak dan duri, penuh dengan topeng kepalsuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iri di hati pasti ada tapi ini bukan satu titik tapi menjadi koma untuk bangkit dari keterpurukan karena lama berdengkur yang akhirnya tersungkur dalam tumpukan sampah masisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih kuat dalam ingatan ketika pertama kali berkumpul di mahbubiah, ikatan emosi mulai tejalin erat walaupun pada perjalanannya simpul simpulnya mulai renggang dan terlepas sati satu, semoga ini tidak menjadikan tali silaturahmi kita memudar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawa senyum kalian kan terukir dalam sanubari serta terlukis dalam lukisan hati walaupun dalam bentuk abstrak karena hanya itu yang mampu kulakukan karena bukan ahli lukis apalagi ukiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keterpurukan yang hanya berteman dengan sampah-sampah Cairo yang selalu terkais kais anjing jalanan, orang-orang selalu menutup hidung ketika melewatinya kusempatkan menengadah ke langit tuk mendoakan kalian kawan, semoga kalian selalu mampu menghadapi jalanan yang sebenarnya ketika pulang nanti, walaupun ku tak tahu apakah yang di atas berkenan mengabulkannya karena terlalu banyak hijab menjadi penghalangnya tapi satu yang ku yakini Dia Maha Mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....bersambung.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-3268447693767685439?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/3268447693767685439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=3268447693767685439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3268447693767685439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3268447693767685439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/03/antara-titik-dan-koma.html' title='Antara titik dan koma'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/Sc4ugk3g0bI/AAAAAAAAAI0/mNJpiTjImIs/s72-c/1_197961573l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-4146690181040414118</id><published>2009-03-08T09:00:00.001+02:00</published><updated>2009-03-08T09:20:40.661+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syar&apos;ie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Hukum Merokok</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SbNxfHk_6mI/AAAAAAAAAIs/TQZ2eKckzRs/s1600-h/sjdhf.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SbNxfHk_6mI/AAAAAAAAAIs/TQZ2eKckzRs/s400/sjdhf.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310713165024062050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para ulama' berbeda pendapat dalam hukum rokok, tetapi setelah merenung dan menyadari bahwa islam adalah agama yang bersih dari segala kotoran zahir maupun batin, dan islam adalah agama yang hanya mengajak kepada yang lebih baik, ternyata ia juga adalah agama yang mudah dan jauh dari berbagai kesulitan dan tasyaddud, al-Qur'an dan Sunnah adalah pegangan satu-satunya, dari itu mengapa bersusah payah? dan mengapa menyusahkan orang? Allah swt. berfirman : "Allah sama sekali tidak pernah berkehendak memberimu kesulitan walau sedikit". Rasulullah saw. bersabda : "Yang halal sudah nyata dan yang harampun telah nyata". &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Para pembaca yang budiman, di dalam syari'at Islam yang benar, mudah dan suci, merokok ternyata hukumnya tidak haram, mengapa?&lt;br /&gt;1. Allah swt. dan Rasul-Nya saw. tidak pernah menegaskan bahwa tembakau atau rokok itu haram.&lt;br /&gt;2. Hukum asal setiap sesuatu adalah halal kecuali ada nash yang dengan tegas mengharamkan.&lt;br /&gt;3. Sesuatu yang haram bukanlah yang memudlaratkan, dan sesuatu yang halal bukanlah yang memiliki banyak manfaat, akan tetapi yang haram adalah yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya walau bermanfaat, dan yang halal adalah yang dihalalkan oleh Allah dan Rasul-Nya walau memudlaratkan.&lt;br /&gt;4. Tidak setiap yang memudlaratkan itu haram, yang haram adalah yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya baik itu memudlaratkan atau tidak. Cabe, daging kambing, gula, asap mobil, dll. juga memudlaratkan tapi tidak haram, mengapa justru rokok saja yang haram padahal masih banyak yang lain yang juga memudlaratkan?&lt;br /&gt;5. Segala jenis ikan di dalam laut hukum memakannya halal sebagaimana yang diterangkan dalam hadits. Padahal banyak jenis ikan yang memudlaratkan di dalam laut tersebut, tetapi tetap halal walau memudlaratkan. Kalau kita mengharamkannya maka kita telah mentaqyid hadits yang berbunyi "Yang suci airnya dan yang halal bangkainya". &lt;br /&gt;6. Kita boleh saja melarang atau meninggalkan tapi kata-kata haram tidak boleh terucapkan karena Allah berfirman : "Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah". Kita boleh mengatakan: Jangan merokok karena ia memudlaratkan, tapi tidak boleh kita mengatakan : Merokok itu haram, sebagaimana kita mengatakan kepada anak-anak kita : Jangan makan coklat karena ia merusak gigi, dan kita tidak pernah mengatakan : Makan coklat itu haram. Kita mungkin mengatakan : Memakan permen yang diberi sambel dapat menyebabkan penyakit influenza, namun tidak boleh kita mengatakan : Makan permen yang dicampur sambel itu haram.&lt;br /&gt;7. Kalau rokok dikatakan bagian dari khaba'its maka bawang juga termasuk khaba'its, mengapa rokok saja yang diharamkan sementara bawang hanya sekedar makruh (itupun kalau akan memasuki masjid)?&lt;br /&gt;8. Rokok adalah termasuk Mimma ammat bihil-balwa pada zaman ini.&lt;br /&gt;9. Hadits “La dlarara wala dlirar” masih umum, dan bahaya-bahaya rokok tidak mutlak dan tidak pasti, kemudian ia bergantung pada daya tahan dan kekuatan tubuh masing-masing.&lt;br /&gt;10. Boros adalah: menggunakan sesuatu tanpa membutuhkannya, dari itu jika seseorang merokok dalam keadaan membutuhkannya maka ia tidaklah pemboros karena rokok ternyata kebutuhan sehari-harinya juga.&lt;br /&gt;11. Rokok adalah bagian dari makanan atau minuman sebab ia dikonsumsi melalui mulut, maka ia halal selama tidak berlebihan, Allah berfirman : "Makan dan minumlah dan jangan berlebih-lebihan" dan Allah telah menyebutkan makanan-makanan dan minuman-minuman yang haram seperti arak, babi, dll. dan ternyata Allah tidak menyebut rokok di antaranya.&lt;br /&gt;12. Realita menunjukkan bahwa rokok ternyata memberi banyak manfaat terutama dalam menghasilkan uang, di pulau Lombok misalnya, hanya tembakaulah yang membuat para penduduknya dapat makan, jika rokok diharamkan maka mayoritas penduduk Lombok tidak tahan hidup. Allah berfirman: "Katakanlah hai Muhammad: Terangkanlah kepadaku tentang rezki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan sebagiannya halal. Katakanlah: Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu tentang ini atau kamu mengada-adakan saja terhadap Allah?"&lt;br /&gt;13. Terdapat banyak cara untuk mengurangi dan mencegah bahaya-bahaya rokok.&lt;br /&gt;14. Qiyas kepada khamr tidak benar karena rokok tidak memabukkan dan tidak menghilangkan akal, justru seringnya melancarkan daya berfikir. Dan yang paling penting adalah haramnya khamr karena ada nash, dan tidak haramnya rokok karena tidak ada nash. Kemudian qiyas tidak boleh digunakan dengan sembarangan.&lt;br /&gt;15. Rokok tidak ada hubungannya sama sekali dengan ayat "Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan" karena ayat tersebut membicarakan hal lain.&lt;br /&gt;16. Adapun ayat "Dan janganlah kamu membunuh dirimu" maksudnya adalah bunuh diri, maka adakah orang yang sengaja membunuh dirinya dengan menghisap rokok? kalaupun ada jenis rokok yang sengaja dibuat untuk bunuh diri maka tetap yang haram bukan rokoknya akan tetapi yang haram adalah bunuh dirinya. Sebagaimana seseorang membunuh dirinya dengan pisau, maka yang haram bukan menggunakan pisaunya tetapi bunuh dirinya.&lt;br /&gt;17. Mengharamkan yang bukan haram adalah termasuk dosa besar maka diharapkan untuk berhati-hati, Allah berfirman: "Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta : Ini halal dan ini haram, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidakah beruntung".&lt;br /&gt;18. Banyak ulama' dan auliya' yang juga perokok bahkan perokok berat, apakah kita menyamakan mereka dengan para bajingan yang minum arak di pinggir jalan? Allah berfirman: "Apakah patut Kami jadikan orang-orang islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa? Mengapa kamu berbuat demikian? bagaimanakah kamu mengambil keputusan?", Allah juga berfirman: "Apakah orang yang beriman itu sama seperti orang yang fasik? Sesungguhnya mereka tidak sama", Allah juga berfirman: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?".&lt;br /&gt;19. Banyak ulama' yang tidak mengharamkan rokok seperti : Syekh Syehristani, Syekh Yasin al-Fadani, Syekh al-Sistani, Syekh Muhammad al-Salami, Syekh al-Dajawi, Syekh Alawi al-Saqqaf, Syekh Muhammad bin Isma'il, Syekh al-Ziadi, Syekh Mur'i al-Hanbali, Syekh Abbas al-Maliki, Syekh Izzuddin al-Qasysyar, Syekh Umar al-Mahresi, Syekh Muhammad Alawi al-Maliki, Syekh Hasan al-Syennawi, Syekh Ahmad bin Abdul-Aziz al-Maghribi, Syekh Abdul-Ghani al-Nabulsi ra., Syekh Muhammad Utsman Abduh al-Burhani ra., Maulana Syekh Mukhtar ra., dll.&lt;br /&gt;20. Dalam kitab Muntakhabat al-Tawarikh Lidimasyq, Syekh Muhammad Adib al-Hishni mengutip ungkapan seorang wali besar dan ulama’ ternama serta tokoh sufi terkemuka asal Syiria, yaitu Sidi Abdul-Ghani al-Nabulsi ra. (wafat tahun 1143 H.) yang berbunyi sebagai berikut :&lt;br /&gt;دخان التبغ هام به البرايا # فطيب العود سفل وهو علو&lt;br /&gt;مرارته حلاوة ذائقيه # ألا فاعجب لمر وهو حلو&lt;br /&gt;Asap rokok menggoda selera;&lt;br /&gt;Pun semerbak kasturi tertandingi.&lt;br /&gt;Pahitnya, manis terasa,&lt;br /&gt;Aneh, pahit kok manis rasanya.&lt;br /&gt;21. Dalam buku yang sama menceritakan: Syekh Sunan Efendi yang lebih dikenal dengan sebutan Allati Barmaq, seorang mufti dan pakar fiqh bermazhab hanafi yang sempat meraih julukan Syaikhul-Islam pada zamannya, pernah membaca karya tulis Sidi Abdul-Ghani al-Nabulsi ra. tentang kebolehan merokok, yang berjudul: al-Ishlah bainal-Ikhwan fi Ibahat Syurb al-Dukhan, Syekh Allati Barmaq saat itu mengharamkan rokok, oleh karena itu ia sangat kontra dengan isi buku tersebut yang kemudian terjadilah adu argumen antara Syekh Allati Barmaq dengan Sidi al-Nabulsi yang akhirnya Syekh Allati Barmaq mengakui kebenaran Sidi al-Nabulsi lantas minta maaf, lalu dengan tegas mengatakan bahwa yang mengharamkan rokok adalah jahil, tolol, zindiq dan tak ubahnya dengan binatang hina. Sebab ternyata pada rokok terdapat rahasia Allah yang menyirati banyak khasiat dan manfaat. Aroma dan rasanya pun amat lezat. Ungkapan tersebut berbunyi sebagai berikut :&lt;br /&gt;جهول منكر الدخان أحمق # عديم الذوق بالحيوان ملحق&lt;br /&gt;مليح ما به شيء حرام # ومن أبدى الخلاف فقد تزندق&lt;br /&gt;ألا يا أيها الصوفي ميلا # إلى الدخان علك أن توفق&lt;br /&gt;ولولا أن في الدخان سرا # لما فاحت روائحه وعبق&lt;br /&gt;ففي الدخان سر الله يبدو # وشاهده المحقق التي برمق&lt;br /&gt;Sungguh tolol, yang tak peka asap rokok,&lt;br /&gt;Bak hewan yang tak punya cita rasa.&lt;br /&gt;Tak patut diharamkan,&lt;br /&gt;Hanya kaum zindiq lah yang merekayasa.&lt;br /&gt;Wahai para pecandu sufi,&lt;br /&gt;Kenapa tak kau rengkuh rokok saja.&lt;br /&gt;Andai tak ada rahasia,&lt;br /&gt;Baunya pun tak kan lezat terasa.&lt;br /&gt;Padanya; rahasia Sang Kuasa,&lt;br /&gt;Ahli hakekat, Allati Barmaq sebagai saksinya.&lt;br /&gt;22. Dalam kitab Jawahirul-Bihar fi Fadla’ilinnabiyyil-Mukhtar oleh Syekh Yusuf al-Nabhani, menyatakan sebagai berikut :&lt;br /&gt;من جواهر العارف النابلسي قوله رضي الله عنه في رحلته الحجازية المذكورة : جاء إلى مجلسنا السيد عبد القادر أفندي على عادته، وكان يقرأ علينا في مختصر صحيح البخاري في أواخره فقرأ الحديث الذي أخرجه البخاري : عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : " من رآني في المنام فسيراني في اليقظة ولا يتمثل الشيطان بي " فتكلمنا على هذا الحديث بما تيسر وذكرنا رسالة الشيخ السيوطي التي سماها إنارة الحلك في إمكان رؤية النبي والملك، وذكرنا بعض قصص وآثار فأخبرنا السيد عبد القادر المذكور بأن هذه الرسالة عنده وجاء بها إلينا بعد ذلك في ضمن مجموع . ثم جرت معه مذاكرة في شرب الدخان فأخبرنا عن الشيخ أحمد بن منصور العقربي عن شيخنا الشريف أحمد بن عبد العزيز المغربي أنه كان يجتمع بالنبي صلى الله عليه وسلم مراراً عدة وأنه مرض مرضاً شديداً فسأل النبي صلى الله عليه وسلم عن شرب الدخان فسكت النبي صلى الله عليه وسلم ولم يرد له الجواب، ثم أمره باستعماله .&lt;br /&gt;Artinya: Syekh Abdul-Ghani al-Nabulsi Ra. menceritakan sebuah perjalanannya menimba ilmu di tanah Hijaz : "Syekh Abdul-Qadir Efandi seperti biasa, hadir bersama kami untuk membacakan ringkasan Sahih Bukhari. Lantas, ia membaca hadits yang berbunyi; Dari Saidina Abi Hurairah dari Nabi saw. beliau bersabda; "Siapa yang bertemu aku pada saat mimpi; pasti akan bertemu denganku dalam keadaan terjaga, dan tak mungkin setan menyerupaiku" . Kami berdiskusi tentang hadits ini seraya mengutip karya Imam Suyuthi yang berjudul Inaratul-Halak fi Imkan Ru'yat al-Nabi wal-Malak. Syekh Abdul-Qadir Efandi menyebutkan bahwa ia memiliki karya tersebut sah secara silsilah dan akan disampaikan kepada kita (para santrinya). Selanjutnya kami berdiskusi tentang hukum merokok, lalu ia meriwayatkan: "Ada sebuah kisah dari Syekh Ahmad bin Manshur al-Aqrabi, dari Syekh Ahmad bin Abdul-Aziz al-Maghribi, ia menyatakan bahwa ia sering bertemu dengan Nabi saw. (dalam tidur maupun jaga). Suatu ketika ia jatuh sakit dan menemui beliau, kemudian menanya tentang hukum merokok, Nabi pun diam tak menjawab. Kemudian beliau malah menyuruhnya untuk merokok" !!!&lt;br /&gt;وكان لأهل المدينة فيه غاية الإعتقاد وكان من أكابر الأولياء ومن محققي العلماء الأعلام رحمه الله تعالى .&lt;br /&gt;Syekh Ahmad bin Abdul-Aziz al-Maghribi (yang senantiasa menjumpai Rasul dan sempat menanya beliau tentang rokok dan ternyata mendapat perintah untuk menghisapnya) adalah seorang pemuka kenamaan dan tokoh kepercayaan pada masanya. Seorang ulama’ berjasa besar bahkan waliyullah papan atas.&lt;br /&gt;23. Boleh saja membuat peraturan-peraturan tertentu demi terjaganya kesehatan seperti membuat lokasi-lokasi khusus bagi para perokok, atau yang lainnya asalkan tidak mengharamkannya, itu saja, sekali lagi yang penting kita tidak mengharamkan yang halal sebab itu adalah dosa besar. Selanjutnya... terserah anda... Allah berfirman : "Katakanlah: Sesungguhnya kebenaran itu telah datang dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin percaya, hendaklah ia percaya, dan barang siapa yang ingin ingkar biarlah ia ingkar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-4146690181040414118?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/4146690181040414118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=4146690181040414118' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4146690181040414118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4146690181040414118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/03/hukum-merokok.html' title='Hukum Merokok'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SbNxfHk_6mI/AAAAAAAAAIs/TQZ2eKckzRs/s72-c/sjdhf.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-4982611667296888485</id><published>2009-02-23T08:11:00.002+02:00</published><updated>2009-02-23T08:17:52.040+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Kiamat 2012?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SaI_fWLhOtI/AAAAAAAAAIU/zRxqGcpJ3zw/s1600-h/kiamat92.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SaI_fWLhOtI/AAAAAAAAAIU/zRxqGcpJ3zw/s320/kiamat92.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305873118758255314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/kiamat-2012.htm"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Eramuslim&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,Dalam buku ‘Apocalypse 2012’ (Lawrence E.Joseph: 2007), penulis berdarah Lebanon yang menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi Aerospace Consulting Corporation di New Mexico ini dipaparkan dengan sangat jelas dan juga ilmiah tentang kemungkinan terjadinya bencana alam di tahun tersebut. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana itu antara lain: siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun 2012 yang menyebabkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer kita sudah mengalami penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi dengan radikal juga melelehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang dahsyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak bahkan ada yang sampai sebesar kota California di sana-sini. Pergeseran kutub juga tengah berlangsung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata surya kita tengah memasuki medan awan energi antar bintang. Awan itu mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet. Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 20120 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fisikawan UC Berkeley menyatakan dinosaurus serta spesies lainnya telah punah akibat tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam. Menurut siklus yang diperhitungkan secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supervulkan Yellowstone yang memiliki siklus letusan dahsyat setiap 600 hingga 700 ribu tahun tengah bersiap untuk meletus kembali. Beberapa perhitunmgan ilmiah lainnya turut mendukung pandangan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, ramalan bangsa Maya (juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku kuno lainnya) di dalam kalendernya dengan detil mengungkapkan jika tahun 2012 merupakan akhir sekaligus awal zaman baru. Bagaikan kelahiran seorang anak manusia, maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah. Suku Maya merupakan salah satu suku kuno di dunia ini yang dikenal sebagai suku yang sangat detil memperhatikan dan menghitung bintang-bintang dan benda langit lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab kuno dari Cina, I Ching, juga menyatakan akan terjadi bencana besar di tahun 2012. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ativitas modern juga terkait dengan tahun 2012, yakni dateline modernisasi besar-besaran Pentagon paska ditubruk rudal dalam peristiwa 11 September 2001, batas akhir pelaksanaan Codex Alimentarius yang berupaya mengurangi populasi manusia di bumi dengan rekayasa genetika dan makanan transgenik, dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang tokoh spiritual Yahudi dunia bernama Titzchak Qadduri jauh-jauh hari sudah menyerukan kaum Yahudi agar sesegera mungkin meninggalkan daratan Amerika Serikat karena menurut perhitungannya, sebuah komet atau asteroid raksasa tengah meluncur di alam semesta dan mengarah serta akan menumbuk menuju daratan Amerika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu merupakan ramalan-ramalan para pakar di bidangnya masing-masing.Menurut Islam, kiamat adalah hal yang tidak bias dihindarkan. Hanya saja, kita tidak akan pernah tahu kapan pastinya akan terjadi. Bisa dua jam lagi, bisa besok, atau entah kapan. Umat Islam adalah umat akhir zaman.      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kita tengah menghadapi bencana nyata yakni krisis global yang sebentar lagi akan tiba di Indonesia. PHK massal, ratusan ribu pekerja sangat mungkin terjadi, juga bangkrutnya sejumlah kegiatan usaha. Hal ini ditambah dengan keputus-asaan masyarakat kita yang kian hari kian hidup susah. Kekecewaan ini menumpuk tatkala melihat para tokoh dan pejabat negara hidup dalam kemewahan. Bisa jadi, dalam waktu dekat kita akan menghadapi bencana lain di negeri ini, apalagi Pemilu 2009 kian dekat dan elit politik kita masih saja bagaikan orang-orang autis yang tidak peka terhadap kesulitan hidup dan kemiskinan rakyat di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-4982611667296888485?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/4982611667296888485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=4982611667296888485' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4982611667296888485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4982611667296888485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/02/kiamat-2012.html' title='Kiamat 2012?'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SaI_fWLhOtI/AAAAAAAAAIU/zRxqGcpJ3zw/s72-c/kiamat92.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-8752411626666558060</id><published>2009-02-23T07:37:00.002+02:00</published><updated>2009-02-23T07:39:28.372+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Bom Meledak di Kawasan Bersejarah Islamic-Cairo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SaI2fy7chtI/AAAAAAAAAIM/Q0X-TKzF4xU/s1600-h/husain1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 254px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SaI2fy7chtI/AAAAAAAAAIM/Q0X-TKzF4xU/s320/husain1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305863230870816466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.eramuslim.com/berita/dunia/bom-meledak-di-kawasan-bersejarah-islamic-cairo.htm"&gt;Kairo&lt;/a&gt;,Petang Ahad (22/2) kemarin, sebuah bom meledak di kawasan wisata Husain di bilangan Kairo-Islam (Islamic Cairo). Akibat peristiwa itu, seorang wisatawan asing asal Prancis meninggal dunia, 17 wisatawan asing lainnya (dari Prancis, Jerman, Spanyol, dan Saudi Arabia) mengalami luka-luka.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber keamanan pemerintahan Mesir menyatakan bahwa sebuah benda secara tiba-tiba meledak sekitar sepuluh meter tepat di depan mesjid sekaligus makam Imam Husain, sang cucu Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebuah bom tangan meledak di depan sebuah kafe yang terletak beberapa meter di antara Mesjid Husain dan Mesjid Azhar," kata sumber keamanan Mesir sebagaimana dilansir situs berita berbahasa Arab Aljazeera (22/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa mobil ambulan dan tim medis Mesir segera datang ke lokasi tak lama setelah peristiwa ledakan. Para korban pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, yaitu rumah sakit Husain dan Ahmad Mahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aljazeera melansir bahwa bom tersebut meledak sekitar 10 meter dari masjid Saidina Husein. Pihak keamanan yang berjaga di sepanjang TKP melarang adanya peliputan berita dari para wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas keamanan Mesir juga segera menyerukan para wisatawan dan pengunjung kawasan Husain dan Khan Khalili untuk mengosongkan area, karena dikhawatirkan adanya ledakan susulan. Dengan alasan ini pula, pihak keamanan Mesir juga menahan para wartawan untuk tidak meliput kejadian lebih lanjut terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi pusat kantor ruters menyebutkan insiden berdarah tersebut telah menewaskan 4 orang warga asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga berita ini diturunkan, masih belum ada pihak yang menyatakan dan dinyatakan bertanggung jawab atas peristiwa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan Husain berdempetan dan menyambung langsung dengan tiga tempat wisata terkenal lainnya, yaitu Mesjid dan Universitas al-Azhar, Wikalah (Rumah Dagang Kuno Masa Islam) Ghuriyah, dan Bazaar Khan Khalili. Kawasan wisata ini kerap disebut juga dengan "Segi Tiga Emas Kairo Islam" yang menjadi salah satu tujuan utama wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun sebelumnya kejadian serupa pernah terjadi di pusat pariwisata yang banyak dipenuhi aneka aksesoris dan cafe-cafe tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-8752411626666558060?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/8752411626666558060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=8752411626666558060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8752411626666558060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/8752411626666558060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/02/bom-meledak-di-kawasan-bersejarah.html' title='Bom Meledak di Kawasan Bersejarah Islamic-Cairo'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SaI2fy7chtI/AAAAAAAAAIM/Q0X-TKzF4xU/s72-c/husain1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-6142477369857913489</id><published>2009-01-30T14:15:00.001+02:00</published><updated>2009-01-30T14:26:41.889+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>150 Pesantren NU Tolak Fatwa Haram Rokok</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYLx-mGEPjI/AAAAAAAAAIE/U759CJqUNec/s1600-h/rokok.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYLx-mGEPjI/AAAAAAAAAIE/U759CJqUNec/s320/rokok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297062169421299250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BLITAR - Sebanyak 150 pondok pesantren (ponpes) se-Jawa Timur yang tergabung dalam Forum Musyawarah Pondok Pesantren (FMPP) bersuara bulat menolak fatwa haram rokok yang rencananya akan dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan ini diputuskan dalam acara Bahtsul Masail atau forum pembahasan masalah di Ponpes Mamba'ul Hikam Desa Mantenan, Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut keterangan perumus Bahtsul Masail Komisi C , dari ponpes Salafiyah Al Falah Ploso, Kediri, Abdul Manan, apa yang dikeluarkan MUI  melalui bungkus fatwa mengenai pengharaman rokok adalah tidak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Secara sosial dan ekonomi, keberadaan rokok bisa membawa manfaat terciptanya lapangan kerja, yang mengurangi angka pengangguran. Dan ini tidak sebanding dengan mubadzir," ujarnya kepada wartawan, Minggu (25/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan lain, menurut Manan, masalah kultur sosial. Rokok sudah menjadi bagian budaya di Pulau Jawa. Masyarakat Jawa, khususnya kaum pria,  dalam keseharian, sulit untuk lepas dari tembakau bungkus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karenanya pengharaman rokok ini rawan menimbulkan persoalan di masyarakat. Dan jelas dengan adanya fatwa haram ini masyarakat akan terbingungkan," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara hukum (Al Qur'an dan Al Hadis), menurut Manan tidak ada yang menyatakan rokok adalah haram. Dengan pengeluaran fatwa rokok haram ini, FMPP menilai MUI tidak profesional dan terlalu memaksakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, dasar hukum MUI tidak jelas. Manan menilai, fatwa tersebut bisa saja pesanan sponsor kelompok tertentu. "Kita sudah kirimkan hasil Bahtsul Masail ini ke MUI sebagai rekomendasi FMPP menolak fatwa Haram rokok," pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 150 ponpes se-Jawa Timur yang hadir dalam Bahtsul Masail ini di antaranya, Ponpes Al Anwar Rembang, Ponpes Al Munawwir Krapyak, Ponpes API Tegalrejo Magelang, Ponpes APIK Kendal, Ponpes Maslakhul Huda Kajen Pati, Ponpes Lirboyo Kediri, Ponpes Langitan Tuban, serta Ponpes Sidogiri Pasuruan. (Solichan Arif/Sindo/teb)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-6142477369857913489?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/6142477369857913489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=6142477369857913489' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6142477369857913489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/6142477369857913489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/01/150-pesantren-nu-tolak-fatwa-haram.html' title='150 Pesantren NU Tolak Fatwa Haram Rokok'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYLx-mGEPjI/AAAAAAAAAIE/U759CJqUNec/s72-c/rokok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-3326481973182928664</id><published>2009-01-30T14:06:00.001+02:00</published><updated>2009-01-30T14:08:10.695+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Obama Diharapkan Tak Dukung Separatis RI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYLti_ZZDZI/AAAAAAAAAH8/4ZlyrG_8vl8/s1600-h/144216p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYLti_ZZDZI/AAAAAAAAAH8/4ZlyrG_8vl8/s320/144216p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297057297130392978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kompas.com/read/xml/2009/01/30/07305366/obamadiharapkantakdukungseparatisri"&gt;KENDARI&lt;/a&gt;, KAMIS — Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid sangat menaruh harapan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama untuk tidak memberikan "angin" kepada separatis yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Obama ingat Indonesia tidak hanya karena bakso, nasi goreng, dan rambutannya, tapi juga harus ingat Indonesia sebagai negara kesatuan dari Sabang sampai Merauke yang tidak ingin diganggu oleh separatis," katanya ketika berpidato pada acara silaturahmi akbar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kendari, Kamis (29/1).&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayat Nur Wahid mengharapkan agar Presiden Obama menolak segala bentuk separatisme yang mengganggu NKRI, seperti gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM). "Di masa pemerintahan Presiden Bush, pelaku separatis seperti Alex Manuputy dari RMS mendapatkan suaka politik, bahkan dengan dukungan sebagian anggota Kongres AS telah memberikan angin untuk kemerdekaan RMS dan OPM," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita harapkan Presiden Obama tidak memberi angin kepada separatis ini untuk mengganggu negara berdaulat NKRI, dan kalau ini dilakukan Obama (tidak memberi "angin" pada separatis) merupakan sumbangsih yang luar biasa terhadap peradaban umat Muslim dan peradaban dunia," ujarnya. Sebab, kata Nur Wahid, Indonesia merupakan salah satu negara besar di dunia, baik dari luas wilayahnya maupun jumlah penduduknya yang mayoritas beragama Islam, dan negara ini juga memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nur Wahid juga mengkritik kebijakan Presiden Obama yang mengutus George Micthell dalam menyelesaikan konflik Palestina-Israel tanpa melibatkan kelompok Hamas. "Ini tidak menyelesaikan masalah di Palestina, tapi bisa menimbulkan masalah baru," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, Indonesia dapat meningkatkan peran di kancah politik dunia, termasuk upaya penyelesaian konflik di Timur Tengah, khususnya masalah Palestina-Israel, karena negara Indonesia dapat diterima baik oleh negara Timur Tengah maupun negara-negara Barat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-3326481973182928664?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/3326481973182928664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=3326481973182928664' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3326481973182928664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/3326481973182928664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/01/obama-diharapkan-tak-dukung-separatis.html' title='Obama Diharapkan Tak Dukung Separatis RI'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYLti_ZZDZI/AAAAAAAAAH8/4ZlyrG_8vl8/s72-c/144216p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-5522312599346682091</id><published>2009-01-30T05:55:00.004+02:00</published><updated>2009-01-30T06:00:20.373+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Presiden Israel Diteriaki "Pembunuh" oleh PM Turki</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYJ7TNIeqNI/AAAAAAAAAH0/2k7PLMpOmVE/s1600-h/095151p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYJ7TNIeqNI/AAAAAAAAAH0/2k7PLMpOmVE/s320/095151p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296931681614080210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/read/xml/2009/01/30/0952368/Presiden.Israel.Diteriaki.Pembunuh.oleh.PM.Turki"&gt;KOMPAS&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;,DAVOS,  JUMAT — Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan beranjak meninggalkan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Kamis (29/1), setelah menyebut Presiden Israel Shimon Peres sebagai "pembunuh." Sebutan itu dikumandangkan oleh Tayyip Erdogan sebagai bentuk keprihatinan terhadap sikap Shimon Peres yang mendukung operasi militer Israel di Gaza.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta debat yang bertopik Gaza, seperti penasihat Presiden Barack Obama, Valerie Jarret, tersontak melihat Erdogan dan Shimon Peres terlibat debat sengit dengan nada tinggi dan penuh emosi. Dalam debat yang memanas itu, Peres tetap membela posisi Israel dalam serangan militer selama 23 hari terhadap militan Hamas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peres menerangkan, operasi militer Israel diberlakukan sebagai respons atas serangan roket Hamas selama 8 tahun yang diarahkan ke wilayah teritorial Israel. Saat menyampaikan pandangannya itu, Peres kerap kali melepas pandangannya ke Erdogan yang mengkritik pemblokadean Israel atas wilayah Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erdogan menyebut pemblokadean itu sebagai penjara "terbuka" yang terisolasi dari belahan dunia lain. Erdogan menyampaikan keprihatinannya terhadap operasi militer Israel yang menewaskan sekitar 1.300 warga Palestina, lebih dari separuh di antaranya adalah warga sipil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa Hamas menembakkan roket? Tak ada pemblokadean terhadap Hamas sebelumnya," kata Peres dengan nada suara penuh emosional. "Kenapa mereka (Hamas) memerangi kami, apa yang mereka inginkan? Tak pernah ada kelaparan sebelumnya di Gaza."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debat ini melibatkan Israel dan Turki sebagai pusat perhatian mengingat peran penting Turki sebagai moderator perdamaian Israel dengan Suriah. Erdogan menyampaikan kekecewaannya dengan mengenang upayanya mengadakan pendekatan perdamaian dengan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert sebelum Israel melancarkan operasi militer di Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sedih mengetahui peserta forum bertepuk tangan terhadap ucapanmu (Peres)," kata Erdogan. "Kamu pembunuh. Dan saya berpendapat tindakan itu sangat keliru." Emosi Erdogan memuncak saat seorang moderator panel memotong pernyataannya untuk menanggapi pembelaan Peres terhadap operasi militer Israel melawan Hamas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luapan kemarahan ini berlangsung menyusul diadakan debat selama 1 jam di forum yang dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia di Davos. Erdogan berupaya memojokkan Peres lewat sanggahannya saat debat akan berakhir dengan meminta moderator yang adalah kolumnis Washington Post, David Ignatius, memperkenankan menambah waktu baginya untuk berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya masih ingat dengan anak-anak yang tewas di pantai-pantai," tegas Erdogan. Saat Erdogan diperintahkan menghentikan komentarnya, Erdogan dengan sikap gusar meninggalkan forum yang dihadiri panelis Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Sekretaris Liga Arab Amr Moussa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Anda mengetahui betul pembantaian terhadap warga Palestina," ujar Erdogan secara lantang kepada Peres. "Saya masih ingat 2 mantan perdana menteri di negaramu yang pernah mengaku senang saat tank-tank Israel berhasil menjejakkan kehadiran di tanah Palestina," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat moderator berupaya memotong pernyataan Erdogan dengan menjelaskan waktunya telah memasuki jam makan malam, Erdogan menyelanya dengan mengatakan: "Jangan interupsi saya. Kamu tidak mengizinkan saya untuk berbicara. Saya tidak akan ke Davos lagi," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erdogan menekankan alasannya meninggalkan forum di Davos bukan karena perselisihannya dengan Peres. Erdogan menjelaskan tidak diberikan cukup waktu untuk menanggapi pernyataan Shimon Peres. Erdogan mengeluh karena Peres diberikan waktu 25 menit untuk menyampaikan komentar, sementara dirinya hanya diberi waktu 12 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-5522312599346682091?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/5522312599346682091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=5522312599346682091' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5522312599346682091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5522312599346682091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/01/presiden-israel-diteriaki-pembunuh-oleh.html' title='Presiden Israel Diteriaki &quot;Pembunuh&quot; oleh PM Turki'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYJ7TNIeqNI/AAAAAAAAAH0/2k7PLMpOmVE/s72-c/095151p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-710922583515517771</id><published>2009-01-29T23:39:00.002+02:00</published><updated>2009-01-29T23:41:31.149+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>OKI: Bongkar Kejahatan Israel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYIie3hgDVI/AAAAAAAAAHk/7jctAv2ZZsI/s1600-h/kttliga_arab.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYIie3hgDVI/AAAAAAAAAHk/7jctAv2ZZsI/s320/kttliga_arab.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296834025437007186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menteri Penerangan Negara-negara Anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) menyatakan pentingnya langkah membongkar kejahatan Rezim Zionis Israel untuk diketahui opini publik internasional. Sebagaimana dilaporkan TV Al-Alam, Menpen negara-negara anggota OKI Rabu (28/1) dalam konferensi di Rabat, Maroko menegaskan urgensi memperluas jaringan penerangan Islam guna melawan konspirasi yang ingin memburukkan citra Islam dan umat muslim serta berupaya membongkar kejahatan Rezim Zionis Israel di hadapan opini publik internasional.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait hal ini, Menteri Luar Negeri Pemerintah Palestina dukungan Mahmud Abbas, Riyadh al-Maliki di sela-sela pertemuan Rabat mengatakan, konferensi ini meliputi agenda dukungan materil dan teknis terhadap media-media kelompok Palestina dan pentingnya upaya membongkar kekejian Israel. Al-Maliki menambahkan dengan terbongkarnya kejahatan Rezim Zionis Israel sebagaimana adanya seluruh dunia akan mengetahui fakta kejahatan yang dilakukan rezim ini.(Irib/sbl)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-710922583515517771?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/710922583515517771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=710922583515517771' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/710922583515517771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/710922583515517771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/01/oki-bongkar-kejahatan-israel.html' title='OKI: Bongkar Kejahatan Israel'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYIie3hgDVI/AAAAAAAAAHk/7jctAv2ZZsI/s72-c/kttliga_arab.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-7645579427742145046</id><published>2009-01-29T23:32:00.003+02:00</published><updated>2009-01-29T23:38:34.898+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Tolak Fatwa Rokok Haram</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYIhkfHqsxI/AAAAAAAAAHc/jdWqfZ6K0Kw/s1600-h/sampoerna_dji_sam_soe_234_unfiltered.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 308px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYIhkfHqsxI/AAAAAAAAAHc/jdWqfZ6K0Kw/s320/sampoerna_dji_sam_soe_234_unfiltered.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296833022453789458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; KUDUS - Komunitas Kiai Taswiquth Thullab Salafi (TBS) Menara Kudus menilai, hasil ijtima (kesepakatan) Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Padang Panjang yang mengeluarkan fatwa rokok haram terhadap empat kategori dinilai sarat kepentingan.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebab, hukum Islam selalu bersifat pasti. Sementara, dari fatwa yang dihasilkan MUI, disebutkan bahwa rokok haram bagi anak-anak, ibu hamil, mereka yang merokok di tempat umum, serta pengurus MUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fatwa rokok haram dengan syarat tertentu seperti yang dikeluarkan MUI tidak mencerminkan kepastian hukum Islam. Karena, yang namanya haram ya tetap haram. Tidak bisa diserta dengan persyaratan di belangkangnya. Dalam fiqih tidak ada seperti itu. Misalnya untuk keputusan haram merokok di tempat umum, dapat diartikan jika tidak di tempat umum tidak haram. Apa ada hukum Islam yang seperti itu," kata salah seorang anggota Komunitas Kiai TBS Menara Kudus KH Mustajib, Kamis (29/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, masih ada ketidaksesuaian antara fatwa MUI dengan hukum fiqih, seperti fatwa haram yang ditujukkan kepada anak-anak. Dalam ajaran Islam, anak-anak belum terkena hukum syariat agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila MUI ingin melindungi anak dari bahaya merokok, maka langkah yang dapat diambil antara lain dengan menambah intensitas pelajaran akhlak di sekolah. Sebab, selama ini pelajar di sejumlah sekolah lebih mengedepankan pelajaran umum dan kejuruan tentang keahlian, dibandingkan dengan pelajaran akhlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota lainnya, KH Abdul Bashir menyatakan hal ini akan lebih efektif dan mendidik masyarakat untuk berpikir lebih maju, daripada dengan pengeluaran fatwa haram merokok yang tidak ada dalam Alquran dan Hadis. "Pelajaran akhlak dapat mengendalikan perilaku anak dalam pergaulan sehari-hari. Kalau memang diperlukan, dapat juga pelajaran akhlak dimasukkan dalam ujian nasional, sehingga pelajar terdorong untuk memahami pelajaran tentang akhlak tersebut," tambah dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan lainnya, hukum merokok masih menjadi perdebatan panjang sejumlah ulama. Lantaran, di Alquran dan Hadis memang tidak ada penjelasannya. Maka hukum merokok hanya sebuah qiyas (analogi) dengan hukum sesuatu yang lain yang ada dalam Alquran. Sehingga, MUI memfatwakan rokok haram dengan dasar hanya qiyas dalil Alquran tentang minuman keras.(fit) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-7645579427742145046?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/7645579427742145046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=7645579427742145046' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7645579427742145046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/7645579427742145046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2009/01/tolak-fatwa-rokok-haram.html' title='Tolak Fatwa Rokok Haram'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SYIhkfHqsxI/AAAAAAAAAHc/jdWqfZ6K0Kw/s72-c/sampoerna_dji_sam_soe_234_unfiltered.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-4191768729919286235</id><published>2008-12-11T08:11:00.003+02:00</published><updated>2008-12-11T08:17:58.104+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Obama Akan Berpidato di Negara Muslim (Barack Husain Obama)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SUCwF5lmjpI/AAAAAAAAAHU/eTdPfDBHd8s/s1600-h/3122685p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 132px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SUCwF5lmjpI/AAAAAAAAAHU/eTdPfDBHd8s/s200/3122685p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278412378682592914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Washington, Selasa - Presiden Amerika Serikat terpilih, Barack Obama, merencanakan berpidato di ibu kota sebuah negara Islam setelah dilantik. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya memperbaiki citra AS di dunia Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya kira kita memiliki kesempatan unik untuk memulihkan citra AS di seluruh dunia dan khususnya di dunia Muslim,” kata Barack Obama dalam sebuah wawancara dengan Chicago Tribune, Selasa (9/12) malam waktu setempat.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak disebutkan secara spesifik negara Muslim yang dimaksud Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wawancara itu, Obama juga menyatakan pemerintahannya tidak akan mengurangi perlawanan terhadap terorisme. ”Pesan yang ingin saya sampaikan adalah kita tidak akan mundur dalam menumpas ekstremis terorisme seperti yang kita lihat di Mumbai (India),” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obama akan dilantik pada 20 Januari 2009 sebagai presiden AS ke-44. Dia menyatakan akan menggunakan nama lengkapnya, Barack Hussein Obama, dalam upacara pelantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama masa kampanye, rival- rival Obama sering merujuk namanya untuk menunjukkan bahwa dia diam-diam seorang Muslim. ”Saya kira tradisinya adalah menggunakan tiga nama dan saya akan mengikuti tradisi,” kata Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skandal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, sebuah skandal di dalam negeri yang melibatkan Gubernur Illinois, daerah asal Obama, berpotensi ”mengancam” Obama. Gubernur Rod Blagojevich, Selasa, ditahan dengan tuduhan bersekongkol menjual kursi senat yang ditinggalkan Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blagojevich, yang berasal dari Partai Demokrat, juga dituduh menuntut pembayaran kembali dari sebuah kontrak pemerintah. Dia juga menginginkan editor tertentu dari Chicago Tribune dipecat karena pemberitaan surat kabar itu yang kritis terhadap pemerintahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaksa Patrick Fitzgerald mengatakan, ”Gubernur Blagojevich telah membawa kita benar-benar sampai ke dasar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi kasus itu, Obama mengambil jarak. ”Saya tidak memiliki kontak dengan Gubernur atau kantornya sehingga saya tidak tahu apa yang sedang terjadi,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Seperti semua warga Illinois, saya sedih dan prihatin mendengar kabar dari kantor jaksa AS hari ini,” kata Obama. Dia menambahkan, tidak pada tempatnya dia berkomentar soal penyelidikan yang tengah berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitzgerald menegaskan, gugatan kriminal terhadap Blagojevich tidak menyebutkan bahwa Obama tahu atau terlibat dalam rencana gubernur itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skandal Blagojevich memunculkan spekulasi tentang siapa lagi yang mungkin terimbas kasus itu. Otoritas menuduh Blagojevich menginginkan kursi senat bagi dirinya untuk menghindari pemakzulan oleh anggota legislatif Illinois dan memperbaiki citranya untuk maju dalam pemilu presiden tahun 2016.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blagojevich dibebaskan dengan jaminan 4.500 dollar AS hari itu juga setelah muncul sebentar di hadapan hakim federal di Chicago. Pengacara Blagojevich, Sheldon Sorosky, mengatakan, kliennya terkejut atas tuduhan itu dan merasa tidak melakukan kesalahan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-4191768729919286235?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/4191768729919286235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=4191768729919286235' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4191768729919286235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/4191768729919286235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2008/12/obama-akan-berpidato-di-negara-muslim.html' title='Obama Akan Berpidato di Negara Muslim (Barack Husain Obama)'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SUCwF5lmjpI/AAAAAAAAAHU/eTdPfDBHd8s/s72-c/3122685p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-5252511511351267752</id><published>2008-11-16T17:22:00.003+02:00</published><updated>2008-11-19T03:13:43.846+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tasawuf'/><title type='text'>Menembus Batas</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SSBBCBgHa5I/AAAAAAAAAHM/bbBFvhw4ie8/s1600-h/telaga%2520sunyi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 144px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SSBBCBgHa5I/AAAAAAAAAHM/bbBFvhw4ie8/s200/telaga%2520sunyi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269283067042163602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alam Mitsal (alam malakut) adalah alam yang berada antara alam makna/spiritual (alam jabarut) dan alam dunia atau alam jasmani (alam muluk). Alam muluk adalah alam dunia yang sedang kita lalui saat ini sedangkan alam jabarut adalah alam ketuhanan dan alam yang ketiga adalah alam yang akan kita bahas saat ini.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karakter utama dari alam mitsal adalah bahwa di alam ini yang murni spiritual dimaterikan, sedangkan yang materi dispiritualkan, alam ini adalah alam perantara antara alam jasmani dan rohani yang mana mahluk jasmani seperti manusia tidak mungkin bisa berkomunikasi dengan mahluk spiritual seperti malaikat atau jin. Di alam misal jiwa-jiwa manusia yang sucilah yang diijinkan untuk bisa masuk, sedangkan jiwa yang masih kotor dengan dunia atau terbelenggu oleh ikatan-ikatan dunia tidak akan diijinkan masuk. Dan ini bisa dicapai ketika manusia berhasil melakukan pembersihan diri (tazkiyat al-nafs) yang pada intinya adalah penspiritualan manusia, karena alam mitsal adalah untuk jiwa yang telah dispiritualkan atau dibersihkan dari debu dunia, dan bukan untuk jiwa yang kotor, lebih-lebih bukan untuk jasad manusia. Tidak bisa entitas jasmani masuk ke dalam alam misal. Walaupun ada juga yang menempuhnya dengan jalan menyimpang mereka tertipu (terkena talbis syaithan) dan makin tersesat di dalamnya yang pada akhirnya mengaku-ngaku Waliyullah, nabi, rosul bahkan mengaku Tuhan (Na'udzubillahi min dzalik) &lt;br /&gt;Dikisahkan oleh Ibn ‘Arabi bahwa orang-orang yang telah berhasil memasuki alam mitsal, mereka akan disambut di sebuah gerbang oleh mahkluk yang telah ditugaskan oleh Allah untuk melayaninya. Mereka mempersembahkan dan menganugerahi mereka dengan jubah kebesaran sesuai dengan tingkat kesucian mereka. Lalu ia mengajak mereka untuk berjalan-jalan dan berkeliling di sana. Yang menakjubkan adalah bahwa ternyata mereka bisa melakukan dialog bukan hanya dengan jenis manusia tetapi dengan batu-batuan, kayu, hewan, dan sebagainya. Demikian juga mereka bisa berkomunikasi dengan sesama manusia yang berbeda-beda bahasanya.&lt;br /&gt;Dengan apakah mereka melakukan dialog seperti itu? Dialog seperti itu tentu tidak dilakukan dengan lisan lahiriah tetapi dengan “lisan” batiniah. Kita juga tidak melihat mahkluk-mahkluk itu dengan mata lahiriah kita tetapi dengan mata batin kita. Sesungguhnya sebagian besar kita juga telah mengalami, dalam tingkatnya yang rendah, berdialog atau melakukan persepsi/pengindraan batin ini. Dalam mimpi ketika mata lahiriah kita tertutup rapat, kita toh bisa melihat obyek-obyek yang muncul dalam mimipi kita. Dengan mata manakah kita bisa melihat obyek-obyek tersebut ketika mata kepala kita tertutup rapat ? Tentu dengan mata batiniah. Bahkan dalam mimpi selain bisa melihat orang-orang yang masih hidup kita bisa melihat orang-orang yang sudah meninggal. Dengan mereka bukan saja kita bisa saling pandang tetapi juga bisa mengadakan dialog. Bagaimana kita bisa melakukan dialog dengan mereka ketika mulut kita terkatup? Tentu bukan dengan lisan yang sehari-hari kita gunakan. Bukankah Allah juga menunjukkan dalam salah satu ayatnya bahwa pada hari kebangkitan bukan lisan kita yang berbicara, tetapi tangan, kaki, dan seluruh anggota tubuh kita yang lainnya. Ini adalah isyarat bahwa ada selain lisan yang bisa kita gunakan untuk berkomunikasi pada tataran dunia yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;Alam mitsal ini, menurut para ahli (ahli sufi, Mursyid Thariqah), terbagi menjadi dua. Bagian atas lebih mencerminkan dunia spiritual yang disimbolkan dengan istilah “jabal qa” sedangkan bagian bawah lebih mencerminkan dunia material/jasmani yang disimbolkan dengan istilah “jabal sha”. Bagian atas alam mitsal ini merupakan tempat bagi mahkluk-mahkluk spiritual, seperti malaikat, untuk memanifestasikan dirinya kepada orang-orang yang berkenan masuk ke alam ini, sedangkan bagian bawahnya tempat bermanifestasinya mahkluk-mahkluk lainnya, seperti jin, barangkali tuyul, dedemit, gondoruwo dan sebagainya, dengan mana orang-orang tertentu bisa mengadakan komunikasi atau dialog.&lt;br /&gt;Dari apa yang telah dijabarkan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa di alam mitsal kita berdialog bukan dengan indra lahir tetapi indra batin, karena memang kita, menurut para pemikir muslim, memiliki bukan hanya panca indera lahir tetapi juga panca indera batin, yang masing-masing bisa mempunyai pengalaman yang unik.  Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-5252511511351267752?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/5252511511351267752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=5252511511351267752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5252511511351267752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5252511511351267752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2008/11/menembus-batas.html' title='Menembus Batas'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SSBBCBgHa5I/AAAAAAAAAHM/bbBFvhw4ie8/s72-c/telaga%2520sunyi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-1653456973467345552</id><published>2008-11-15T22:26:00.002+02:00</published><updated>2008-11-15T22:35:10.527+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Surat Barack Obama Tentang Islam</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SR8yY1GCz4I/AAAAAAAAAHE/dry3gdOJM1Y/s1600-h/OBAMA.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SR8yY1GCz4I/AAAAAAAAAHE/dry3gdOJM1Y/s200/OBAMA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268985491197448066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;I found the below letter from BArack Obama very interesting reading as it does shed a light on the new President's mindset in terms of how he views people. I still have a hard time believing that he will somehow shift the current trajectory of America's blatantly imperialist policies. I guess we can only wait and see.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------&lt;br /&gt;There has been a lot made in the recent weeks about the Muslim history&lt;br /&gt;of my family. Some of the things that have been said are true, others&lt;br /&gt;are false, so I am writing this letter to clear up the&lt;br /&gt;misunderstandings on this issue.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yes, it is true that I have a name that is common amongst Kenyan&lt;br /&gt;Muslims where my father came from and that my middle name is Hussein.&lt;br /&gt;Barack is a name which means "blessing" and Hussein is a masculine&lt;br /&gt;form of the word beauty. Since there is nothing inherently wrong with&lt;br /&gt;the concept of blessings from God and the beauty He creates I fail to&lt;br /&gt;see the problem with these names. Some will say wouldn't it be a&lt;br /&gt;problem to have a president with a name similar to the deposed and&lt;br /&gt;executed former dictator of Iraq ? My answer to this is simply no;&lt;br /&gt;rather it is the strength and beauty of America that the son of an&lt;br /&gt;African man with a "funny sounding" name, born under British Colonial&lt;br /&gt;Rule, can now be a serious candidate for the presidency of the United&lt;br /&gt;States .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My father was a Muslim and although I did not know him well the&lt;br /&gt;religion of my father and his family was always something I had an&lt;br /&gt;interest in. This interest became more intense when my mother married&lt;br /&gt;an Indonesian Muslim man and as a small child I lived in Indonesia and&lt;br /&gt;attended school alongside Muslim pupils. I saw their parents dutifully&lt;br /&gt;observing the daily prayers, the mothers covered in the Muslim hijab,&lt;br /&gt;the atmosphere of the school change during Ramadan, and the&lt;br /&gt;festiveness of the Eid celebrations.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The man my mother was married to was not particularly religious; but&lt;br /&gt;he would attend the mosque on occasion, and had copies of the Quran in&lt;br /&gt;different languages in the home, and books of the sayings and life of&lt;br /&gt;the Prophet Muhammad. From time to time he would quote Islamic phrases&lt;br /&gt;such as "no one truly believes until he wants for his brother what he&lt;br /&gt;wants for himself", "oppression is worse than slaughter", and "all&lt;br /&gt;humans are equal the only difference comes from our deeds".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Growing up in Hawaii with my mother and her grandparents Islam&lt;br /&gt;largely escaped my mind. My mother installed in me the values of&lt;br /&gt;humanism and I did not grow-up in a home were religion was taught.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It was later while I attended college at Columbia University and&lt;br /&gt;Harvard Law that I became reacquainted with Muslims as both schools&lt;br /&gt;had large Muslims student populations. Some of them were my friends&lt;br /&gt;and many came from countries that our nation now has hostile relations&lt;br /&gt;with. The background I had from my early childhood in Indonesia&lt;br /&gt;helped me get to know them and learn from them and to me Muslims are&lt;br /&gt;not to be looked upon as something strange. In my experiences up until&lt;br /&gt;college a Muslim was no less exotic to me than a Mormon, a Jew, or a&lt;br /&gt;Jehovah's Witness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After college I settled in my adopted hometown of Chicago and lived&lt;br /&gt;on the South Side and worked as a community organizer. Chicago has&lt;br /&gt;one of the largest Muslim populations in America (estimated to be&lt;br /&gt;around 300,000) and Muslims make-up some of the most productive&lt;br /&gt;citizens in the area. I met countless numbers of Muslims in my job as&lt;br /&gt;an organizer and later on in my early political career. I ate in their&lt;br /&gt;homes, played with their kids, and looked at them as friends and peers&lt;br /&gt;and sought their advice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Therefore, when the tragic terrorist attacks of 9-11 occurred I was&lt;br /&gt;deeply saddened with the rest of America , and I wanted justice for&lt;br /&gt;the victims of this horrific attack, but I did not blame all Muslims&lt;br /&gt;or the religion of Islam. From my experience I knew the good character&lt;br /&gt;of most Muslims and the value that they bring to America . Many, who&lt;br /&gt;did not personally know Muslims, indicted the entire religion for the&lt;br /&gt;bad actions of a few; my experience taught me that this was something&lt;br /&gt;foolish and unwise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Later I had the chance to visit the homeland of my father and meet&lt;br /&gt;Muslim relatives of my including my grandmother. I found that these&lt;br /&gt;were people who wanted the same things out of life as people right&lt;br /&gt;here in America and worked hard, strive to make a better way for&lt;br /&gt;their children, and prayed to God to grant the success.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is what I will bring to the office of the Presidency of the&lt;br /&gt;United States . I will deal with Muslims from a position of&lt;br /&gt;familiarity and respect and at this time in the history of our nation&lt;br /&gt;that is something sorely needed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barack Obama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;San Francisco, California , USA"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo mo jelasnya buka &lt;a href="http://front-line.blogspot.com/2008/11/letter-from-barack-obama-on-his-muslim.html"&gt;Link&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-1653456973467345552?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/1653456973467345552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=1653456973467345552' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/1653456973467345552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/1653456973467345552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2008/11/surat-barack-obama-tentang-islam.html' title='Surat Barack Obama Tentang Islam'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SR8yY1GCz4I/AAAAAAAAAHE/dry3gdOJM1Y/s72-c/OBAMA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-5045296470517596749</id><published>2008-11-08T22:17:00.003+02:00</published><updated>2008-11-08T22:57:10.610+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resonansi'/><title type='text'>Amrozi dkk Sudah Di Eksekusi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SRX9CTq3ItI/AAAAAAAAAG8/_HCKNwJUbio/s1600-h/20071013100633-nurokhman-amrozi-cs-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 241px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SRX9CTq3ItI/AAAAAAAAAG8/_HCKNwJUbio/s400/20071013100633-nurokhman-amrozi-cs-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266393555361276626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Innalillahi wainna ilaihi roji'un....&lt;br /&gt;Amrozi dkk sudah di eksekusi pada jam 00.00 Minggu, 9 November 2008. Apakah kita "puas,sedih,miris,ngeri,bahagia,marah atau malah nggak peduli" terhadap aksi eksekusi mati terhadap pengebom di hotel yang ada di Bali?...Apa serta mengapa yang membuat anda bersikap demikian? pastinya kita akan memiliki jawaban yang sangat beragam akan hal ini.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hemat penulis aksi "hukum pancung"(baca tembak mati,red)terhadap mereka bertiga kurang atau bahkan bukan ide dan jalan keluar yang terbaik, jika yang di harap pemerintah adalah supaya mereka(yang sealiran amrozi dkk)jera,maka menurut saya itu bukan penyelesaian yang tepat karena orang seperti mereka sudah terdoktrin yang sangat susah untuk bisa keluar dari jerat tersebut,langkah yang tepat menurut penulis adalah dengan mensosialisasikan ajaran yang humanis baik di sekolah-sekolah negeri maupun swasta di berbagai jenjang,pesantren dan lembaga-lembaga di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena mereka kurang memahami agama mereka secara kaffah maka dalam hal ini peranan Pesantren sangat dominan,Oleh karena itu pemerintah harus bekerja sama dengan pesantren demi mewujudkan keamanan dan keharmonisan antara warga dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati saya bertanya-tanya, apakah dengan telah di eksekusinya Amrozi dkk maka aksi terorisme akan hilang dari bumi Indonesia?...Wallahu a'lam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6101151823502614257-5045296470517596749?l=aliks-fx.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliks-fx.blogspot.com/feeds/5045296470517596749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6101151823502614257&amp;postID=5045296470517596749' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5045296470517596749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6101151823502614257/posts/default/5045296470517596749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliks-fx.blogspot.com/2008/11/amrozi-dkk-sudah-di-eksekusi.html' title='Amrozi dkk Sudah Di Eksekusi'/><author><name>Muhammad Falikh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18036923437182811688</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SMDR9VHyYMI/AAAAAAAAABc/eODRxMkNChM/S220/aku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SRX9CTq3ItI/AAAAAAAAAG8/_HCKNwJUbio/s72-c/20071013100633-nurokhman-amrozi-cs-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6101151823502614257.post-4467088120004477723</id><published>2008-11-08T11:22:00.003+02:00</published><updated>2008-11-08T12:26:08.771+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Malu-maluin (Kubu McCain dan Palin Ribut)...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SRVbU6CSNzI/AAAAAAAAAG0/9am-ZctgwDs/s1600-h/palin.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 126px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_nHBe6paqpQw/SRVbU6CSNzI/AAAAAAAAAG0/9am-ZctgwDs/s200/palin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266215754014013234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ribut merebak antara kubu John McCain dan Sarah Palin. Media AS, termasuk televisi Fox dan CNN, hari Kamis (6/11) memberitakan, penyebab pertikaian antara kubu calon presiden dan wakil presiden dari Partai Republik ini antara lain Palin tidak paham bahwa Afrika adalah sebuah benua.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palin bereaksi atas semua itu. ”Saya kecewa dengan media-media besar AS. Begitu gampang memunculkan berita, yang seharusnya dikonfirmasikan lebih dulu,” kata Palin saat mendarat di Anchorage, Alaska, Rabu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut The Canadian Press, Palin tidak tahu bahwa Afrika itu sebuah benua. Palin bahkan mengira Afrika adalah sebuah negara dan Afrika Selatan adalah bagian dari satu negara Afrika. Isu ini beredar di televisi Fox.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Itu benar-benar merupakan ulah dari orang yang berpikiran sempit. Saya tidak mau berkomentar soal itu, hingga sa
