Tuesday, October 14, 2008

Amerika Hancur


WASHINGTON, SELASA — Krisis ekonomi yang melanda AS telah memicu banyak orang berpikiran pendek. Beberapa di antaranya memilih bunuh diri untuk mengatasi masalahnya.

Kasus terbaru paling menggemparkan ketika seorang menejer keuangan di California membunuh enam angota keluarganya lalu bunuh diri karena stres tak kunjung mendapatkan pekerjaan, pekan lalu. Kasus lain, seorang janda berusia 90 tahun menembak dadanya sendiri saat petugas datang untuk menyita rumah yang telah ia tempati selama 38 tahun.


Di Massachusetts, seorang ibu rumah tangga mengirimkan pesan kepada sebuah perusahaan hipotek: "Jika saat ini Anda menyita rumahku, saya akan mati." Wanita bernama Carlene Balderrama itu kemudian menembak dirinya hingga tewas. Ia meninggalkan sebuah polis asuransi dan pesan bunuh diri di atas meja. Switchboard Miami mencatat terdapat lebih dari 500 permintaan sita tahun ini.

Kini, Pemerintah AS cemas krisis keuangan akan meningkatkan aksi kekerasan dan bunuh diri. Karena itu, pemerintah meminta warga yang mengalami masalah segera meminta bantuan. Di beberapa tempat, seperti dilaporkan CNN, Selasa (14/10), hotline kesehatan mental dibanjiri pelanggan. Pelanggan layanan jasa konseling juga meningkat.

"Saya mendengar banyak orang mengatakan ini (krisis) paling mencemaskan setelah 9/11 (serangan teroris di WTC menewaskan 3.000 orang)," kata Pendeta Canon Ann Malonee dari Trinity Church di New York.

Ketika tidak ada lagi tempat mengadu, banyak orang menelepon hotline pencegahan bunuh diri. Sebuah hotline pencegahan bunuh diri, Samaritans New York, mencatat ada peningkatan penelepon sebanyak 16 persen dibandingkan tahun lalu. Banyak di antaranya karena kasus ekonomi. "Banyak orang mengadu kepada kami, mereka kehilangan segalanya. Mereka kehilangan rumah mereka, mereka kehilangan pekerjaan," kata Virginia Cervasio, direktur eksekutif pusat pencegahan bunuh diri di Lee County, Florida tenggara.

3 comments:

aduh ngeri banget ya... tapi, gimana masalah kwalitas spiritual mereka yang b unuh diri? termasuk kuat tau...
jangan sampe deh itu menimpa kita, umat muslim, karena kita masih punya Allah, Sang Maha Kaya, Maha Mencinta... semangat! semangat! semangat!

ia nih, kita harus mempertahankan bangsa islam semangat.. semangat.... semangat......

ckckck. gile. Apa hubungannya krisis di Amerika dengan agama Islam? Kok suka sih liat negara lain ngalamin bencana? Waktu Aceh serambi mekah / ladang ganja dilanda tsunami, orang amerika ndak ngait2kan dengan agama, mereka nyumbang kesini 10 juta dolar. Australia 5 juta dolar, diikuti singapore, malaysia, qatar dll. Ini ada bencana di negara yang mbantu indonesia malah disoraki, disumpahi biar jatuh, ckckckckk dasar kalian moral bosok.
Dosa tahu ndak kalo mendoakan bencana buat orang lain! Apalagi bangsa, Pengin tah keluargamu kena Tsunami?